Layanan Kesehatan Terdepan di Tengah Masyarakat: Inisiatif Pemkot Surabaya yang Menyentuh Hati
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan. Salah satu inisiatif terbaru adalah program “Nakes Menyapa Warga” yang bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan langsung ke rumah warga. Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi, yang diluncurkan pada Selasa (21/4/2026).
Program ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan merata bagi semua lapisan masyarakat. Dengan pendekatan langsung ke rumah warga, layanan medis tidak lagi hanya tersedia di fasilitas kesehatan, tetapi juga bisa dinikmati oleh mereka yang kesulitan mengakses tempat tersebut.
Pendekatan Humanis dalam Layanan Kesehatan
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan tenaga kesehatan (nakes) bersama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya. Salah satu tokoh yang turut serta adalah Rini Indriyani, yang dikenal sebagai Bunda Rini. Ia turun langsung ke lokasi untuk memberikan dukungan moral kepada warga yang sedang berjuang melawan penyakit.
Bunda Rini menekankan bahwa layanan kesehatan tidak hanya tentang pengobatan, tetapi juga tentang memberikan semangat dan dukungan emosional. Ia berbagi pengalaman dengan seorang penyintas kanker yang telah pulih total, memberikan motivasi bahwa semangat hidup dan ketaqwaan kepada Tuhan merupakan kunci dalam proses pemulihan.
Keberhasilan Gotong Royong di Kampung Pancasila
Kampung Pancasila Gubeng menjadi salah satu contoh keberhasilan gotong royong antara warga, kader KSH, PKK, hingga pengurus RW dalam membantu sesama. Bunda Rini mengapresiasi solidaritas ini, yang mencerminkan semangat kebersamaan yang khas dari Kota Surabaya.
Selain itu, momentum Hari Kartini menjadi kesempatan bagi Bunda Rini untuk menyampaikan pesan khusus bagi perempuan di Surabaya. Ia mengajak para perempuan untuk tetap tangguh dan percaya diri dalam menghadapi tantangan hidup, termasuk dalam hal kesehatan.
Teknologi Digital Mendukung Layanan Kesehatan
Untuk memastikan layanan kesehatan dapat mencapai semua lapisan masyarakat, Pemkot Surabaya menggunakan aplikasi digital bernama Medical Record Vision (MRV). Aplikasi ini digunakan untuk memantau kunjungan nakes ke rumah warga, sehingga data kesehatan bisa terpantau secara real-time.
Menurut dr. Billy Daniel Messakh, Kepala Dinkes Kota Surabaya, program ini sangat penting untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dalam layanan kesehatan. Ia menjelaskan bahwa selain pemeriksaan hemoglobin, pengukuran antropometri anak, cek kolesterol dan asam urat, juga dilakukan screening TBC dengan rontgen paru di lima Puskesmas terpilih hingga September mendatang.
Penguatan Kesehatan Rumah Tangga
Melalui sinergi antara nakes, PKK, dan teknologi digital, Pemkot Surabaya berharap kualitas kesehatan warga dapat terjaga hingga tingkat rumah tangga. Dengan pendekatan yang lebih personal dan proaktif, layanan kesehatan di Surabaya semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Program “Nakes Menyapa Warga” bukan hanya sekadar bakti sosial, tetapi juga menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat dan tangguh. Dengan pendekatan yang humanis dan teknologi yang modern, layanan kesehatan di Surabaya semakin berkembang dan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.***

>

Saat ini belum ada komentar