Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Pemkot Surabaya Perkuat Penanggulangan TBC, Pemeriksaan Suspek Capai 71,54 Persen

Pemkot Surabaya Perkuat Penanggulangan TBC, Pemeriksaan Suspek Capai 71,54 Persen

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah. Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan suspek TBC di Kota Pahlawan menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengatakan saat ini terdapat lima area di Kota Pahlawan yang menjadi fokus kegiatan tracing dan screening setiap pekan. “Kita punya kegiatan untuk tracing dan screening. Di Surabaya ini ada lima area yang setiap minggu itu kita lakukan kegiatan untuk tracing dan screening,” ujar dr Billy, Rabu (10/6/2026).

Billy menjelaskan, tracing dilakukan terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC. Sedangkan screening menyasar masyarakat yang tidak bergejala maupun tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita. “Jadi tracing ini untuk yang kontak erat. Sedangkan screening (untuk) yang tidak bergejala, dan tidak pernah kontak juga,” katanya.

Berdasarkan data Dinkes Surabaya periode Januari-Mei 2026, dari target penemuan 61.624 suspek atau terduga TBC, sebanyak 44.088 orang telah diperiksa atau mencapai 71,54 persen. Sementara capaian skrining telah menjangkau 644.201 penduduk atau 45,78 persen dari target 50 persen jumlah penduduk yang harus diskrining.

Dari estimasi 11.412 kasus TBC pada 2026, sebanyak 4.191 kasus berhasil ditemukan, terdiri atas 4.078 kasus TBC sensitif obat (SO) dan 113 kasus TBC resistan obat (RO). Saat ini, sebanyak 4.166 pasien TBC tengah menjalani pengobatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Surabaya.

Untuk kasus TBC SO, sebanyak 3.443 pasien atau 84,43 persen telah memulai pengobatan. Sedangkan dari 113 kasus TBC RO yang ditemukan, sebanyak 90 pasien atau 79,65 persen telah menjalani terapi.  Tingkat keberhasilan pengobatan atau Treatment Success Rate (TSR) TBC SO di Surabaya tercatat mencapai 89,36 persen, sementara angka kematian pasien TBC selama menjalani pengobatan berada di angka 1,80 persen.

Selain itu, Dinkes Surabaya juga mencatat sebanyak 2.461 investigasi kontak telah dilakukan dan 2.729 orang mendapatkan terapi pencegahan kontak serumah sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan.

Menurut Billy, hasil kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Hingga Mei 2026, pemeriksaan telah dilakukan terhadap lebih dari separuh target temuan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. “Nah, sampai bulan Mei kemarin kita sudah lakukan pemeriksaan itu terhadap sekitar 50 persen lebih dari 68.000 estimasi (target penemuan) yang diberikan Kemenkes ke Kota Surabaya,” ungkap dr Billy.

Ia mengungkapkan, kegiatan tracing dan screening salah satunya digelar di Puskesmas Sawah Pulo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir. Dalam kegiatan itu, Dinkes Surabaya melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), dokter spesialis paru, serta residen paru. “Di sana kita libatkan FK Unair dari dokter spesialis paru dan residen paru. Ada turun sekitar enam orang dan kepala Irna-nya (Instalasi Rawat Inap),” ujarnya.

Selain dukungan tenaga medis, dr Billy menyebut kegiatan tersebut juga memanfaatkan teknologi pemeriksaan terbaru yang dinilai dapat mempermudah deteksi TBC. “Ada alat untuk pemeriksaan baru. Kalau selama ini kan kita harus pakai dahak. Nah, kesulitan untuk dapat dahak ini, ternyata ada alat yang bisa membantu kita, cukup saliva atau air liur saja kita bisa mendeteksinya,” jelas dr Billy.

Bahkan, dr Billy menuturkan bahwa pengembangan metode pemeriksaan tersebut mendapat dukungan dari tim ahli internasional. “Jadi, kegiatan itu didukung oleh tim ahli juga dari Cina dan Korea,” imbuhnya.

Billy menjelaskan, langkah penanganan TBC di Surabaya dilakukan segera setelah pasien terdiagnosis. Obat dan paket terapi telah tersedia di seluruh puskesmas untuk memastikan pasien dapat segera menjalani pengobatan. “Jadi langkah dari tracing dan screening ini begitu kita ketemu, langsung kita terapi. Setelah diagnostik selesai kita terapi. Paket-paket untuk terapi ini sudah ada di Puskesmas,” bebernya.

Untuk memastikan keberhasilan pengobatan, Dinkes Surabaya juga melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH), petugas puskesmas, dan tim Dinkes dalam memantau kepatuhan pasien mengonsumsi obat. “Jadi baik itu Kader Surabaya Hebat, tim dari Puskesmas setempat dan Dinas Kesehatan akan memantau memantau ketaatan minum obatnya,” kata dr Billy.

Menurutnya, durasi terapi yang cukup panjang kerap menjadi tantangan bagi pasien. Karena itu, pendampingan dan motivasi terus diberikan agar pasien tidak menghentikan pengobatan di tengah jalan. “Sehingga obat yang diberikan benar-benar diminum karena terapinya cukup banyak. Itu yang membuat kadang-kadang pasien lelah. Nah, kita motivasi terus sehingga mereka tetap semangat,” tuturnya.

Pihaknya berharap berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya dapat membantu pencapaian target nasional eliminasi TBC pada 2030. “Kita harapkan paling tidak target dari Kementerian Kesehatan itu kita bisa dapat, sehingga angka eliminasi TB (tahun 2030) yang diharapkan itu tercapai,” pungkasnya.

Target tersebut sejalan dengan Perpres Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis, yang menargetkan angka kejadian TBC turun menjadi 65 kasus per 100.000 penduduk dan angka kematian menjadi 6 kasus per 100.000 penduduk pada 2030. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anya Geraldine Staycation Di Malang, Outfitnya Bikin Netizen Melongo

    Anya Geraldine Staycation Di Malang, Outfitnya Bikin Netizen Melongo

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 363
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anya Geraldine, aktris dan selebgram yang selalu berhasil mencuri perhatian, baru-baru ini membagikan momen staycation mewahnya di Malang. Tak hanya menikmati keindahan kota apel, outfit yang dikenakan Anya selama liburannya sukses membuat netizen terpana. Malang memang menjadi destinasi favorit banyak wisatawan, termasuk para selebriti. Udara sejuk, pemandangan alam yang memukau, serta berbagai pilihan […]

  • Ahli Hukum Ungkap Unsur Eksploitasi dalam Sidang Perdagangan Ginjal di PN Sidoarjo

    Ahli Hukum Ungkap Unsur Eksploitasi dalam Sidang Perdagangan Ginjal di PN Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 294
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sidang lanjutan perkara dugaan perdagangan ginjal yang menyeret pasangan suami istri asal Sidoarjo kembali digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Kamis (19/6/2025). Dalam persidangan terbuka itu, dua saksi ahli dihadirkan untuk memberikan pandangan hukum terkait konstruksi pidana dalam kasus tersebut. Saksi pertama yang dihadirkan oleh tim penasihat hukum terdakwa adalah Bastian Nugroho, akademisi dari […]

  • Cetak Sejarah! Mahasiswa Baru FK UWKS Hasilkan Belasan Jurnal Ilmiah dan Hak Kekayaan Intelektual

    Cetak Sejarah! Mahasiswa Baru FK UWKS Hasilkan Belasan Jurnal Ilmiah dan Hak Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 406
    • 0Komentar

    NAWACITAPOST.COM – Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) menggelar kegiatan Planning of Action (POA) sebagai bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan ini dilaksanakan selama seminggu dan diikuti oleh 110 mahasiswa baru. Wakil Dekan III FK UWKS, Dr. Sukma Sahadewa, dr., M.Kes., SH., MH., S.Sos., M.Sos., CLA., FISPH., FISCM […]

  • Polres Ngawi Tuai Apresiasi, Ungkap Curanmor dan Kembalikan Motor ke Pemiliknya Gratis*

    Polres Ngawi Tuai Apresiasi, Ungkap Curanmor dan Kembalikan Motor ke Pemiliknya Gratis*

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya cepat dan profesional jajaran Polres Ngawi Polda Jatim dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menuai apresiasi dari masyarakat. Setelah berhasil mengamankan tersangka dan menemukan kendaraan yang dilaporkan hilang, Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K yang didampingi Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.H secara resmi menyerahkan barang bukti kepada para […]

  • Kebijakan Baru Pemkab Lumajang: ASN Diizinkan Aktif di Media Sosial

    Kebijakan Baru Pemkab Lumajang: ASN Diizinkan Aktif di Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, mengambil langkah inovatif dengan memperbolehkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) untuk aktif di media sosial. Keputusan ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan daerah. Peran Media Sosial dalam Komunikasi Publik Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang Agus Triyono menjelaskan bahwa media sosial menjadi alat penting untuk […]

  • Orthopedic hingga Woman & Children Center, RS Mitra Keluarga Sidoarjo Resmi Beroperasi

    Orthopedic hingga Woman & Children Center, RS Mitra Keluarga Sidoarjo Resmi Beroperasi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 206
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Layanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo kembali bertambah. RS Mitra Keluarga Sidoarjo resmi beroperasi di Jalan K.H. Ali Masud, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, dengan membawa konsep pelayanan medis modern yang menekankan kecepatan, profesionalisme, dan keselamatan pasien. Rumah sakit ini berdiri di atas lahan seluas 1,2 hektare dan memiliki kapasitas awal sebanyak 100 tempat tidur. […]

expand_less