Proses Pergantian Ketua DPRD Surabaya Memasuki Tahap Akhir
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Proses pergantian ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya setelah kematian Adi Sutarwijono telah memasuki tahapan akhir. Langkah ini menjadi fokus utama partai PDI Perjuangan (PDIP) dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pengurusan pemerintahan kota.
Kriteria Penentuan Calon Pengganti
Penentuan sosok yang akan menggantikan posisi Adi Sutarwijono dilakukan dengan mekanisme berjenjang, mulai dari tingkat DPC hingga DPP PDIP. Kader yang dipertimbangkan harus memenuhi beberapa kriteria penting seperti memiliki pengalaman di struktur partai, loyal terhadap ideologi partai, serta mampu bekerja sama dengan pemerintah kota.
Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji, menyampaikan bahwa proses penentuan sudah berjalan secara lancar dan tinggal menunggu keputusan resmi dari DPP PDIP. “Sudah berproses dan tinggal menunggu waktu penugasan DPP. Siapa yang ditugaskan menjadi ketua DPRD, semua kewenangan DPP PDIP,” ujarnya.
Partai Berhak atas Posisi Ketua DPRD
PDI Perjuangan memiliki hak eksklusif atas posisi ketua DPRD Surabaya karena meraih suara terbanyak dalam pemilihan legislatif (Pileg) dengan 11 kursi di DPRD. Hal ini membuat partai tersebut menjadi satu-satunya yang berhak menentukan sosok pengganti Adi Sutarwijono.
“Sebanyak 11 anggota Fraksi PDIP berkesempatan sama untuk diajukan sebagai calon pengganti Adi,” tambah Armuji. Meski demikian, ia menegaskan bahwa semua keputusan akhir ada di tangan DPP PDIP.
Aturan dan Pedoman Partai
Salah satu tokoh senior PDIP, Saleh Mukadar, menegaskan bahwa proses pergantian ketua DPRD harus sesuai dengan aturan yang tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. “Semua harus tegak lurus dengan pedoman regulasi ini,” katanya.
Saleh juga menekankan bahwa hanya anggota DPRD yang bisa diajukan sebagai calon ketua. Hal ini bertujuan untuk menjaga konsistensi dan kestabilan dalam sistem pemerintahan daerah.
Masa Depan DPRD Surabaya
Dengan proses pergantian yang sudah mencapai tahap finalisasi, masyarakat Surabaya kini menantikan pengumuman resmi dari DPP PDIP. Proses ini tidak hanya penting untuk menjaga kelancaran kerja DPRD, tetapi juga untuk memastikan bahwa kepemimpinan parlemen tetap berada di tangan kader yang kompeten dan berkomitmen pada kepentingan rakyat.
Tantangan dan Harapan
Meski proses telah berjalan baik, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah menjaga harmonisasi antara DPRD dengan pemerintah kota agar dapat bekerja sama secara efektif. Selain itu, masyarakat juga berharap sosok yang terpilih mampu membawa perubahan positif dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi dewan.
Dengan penyelesaian proses pergantian ini, harapan besar ditempatkan pada masa depan DPRD Surabaya yang lebih stabil dan progresif.***

>
>
Saat ini belum ada komentar