Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Mengendalikan Urbanisasi di Surabaya, Satpol PP Lakukan Operasi Yustisi

Mengendalikan Urbanisasi di Surabaya, Satpol PP Lakukan Operasi Yustisi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, sebagai kota besar di Jawa Timur, terus menghadapi tantangan dari arus urbanisasi yang meningkat setiap tahun. Setelah libur Lebaran, jumlah pendatang ke kota ini cenderung melonjak, sehingga memicu langkah-langkah pemerintah untuk mengendalikannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah operasi yustisi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya.

Operasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa pendatang memiliki tujuan tinggal yang jelas dan tidak menjadi beban sosial bagi masyarakat setempat. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan bahwa operasi akan berlangsung selama satu minggu, mulai dari 30 Maret hingga 5 April 2026. Langkah ini dilakukan agar semua pendatang dapat terdata dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku.

Empat Kategori Pendatang yang Disasar

Operasi yustisi menargetkan empat kategori pendatang, yaitu:
Pekerja formal, yang harus melampirkan jaminan pekerjaan dari perusahaan dan didata sebagai penduduk non-permanen sesuai Permendagri 74 Tahun 2022.
Pekerja informal, seperti pedagang kaki lima (PKL), yang harus memiliki surat keterangan dari Ketua RT/RW serta tempat tinggal yang sah.
Tamu keluarga, yang wajib melakukan pelaporan dalam waktu 24 jam kepada Ketua RT setempat.
Warga tanpa identitas, yang akan langsung dibawa ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) untuk dipulangkan ke daerah asal melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Eddy menekankan bahwa penegakan aturan ini dilakukan dengan kerja sama yang erat antara Satpol PP, Kelurahan, dan Kecamatan. Sasaran tidak hanya rumah kos, tetapi juga rumah tinggal yang menampung orang baru.

Data Urbanisasi Menunjukkan Penurunan

Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, terdapat tren penurunan jumlah pendatang di Surabaya. Pada 2024, tercatat 6.250 warga pendatang, sedangkan pada 2025 angka tersebut turun menjadi 5.655 orang. Meskipun demikian, pihak pemerintah tetap memperhatikan kualitas dan kemampuan pendatang.

Menurut Eddy, pendatang yang masuk ke Surabaya harus memiliki keterampilan baik hard skill maupun soft skill. “Jangan sampai unskilled karena itu hanya akan menyulitkan mereka bertahan hidup dan berpotensi menjadi beban pemerintah,” ujarnya.

Pelaksanaan Operasi Yustisi di Wilayah Peneleh

Operasi yustisi dilakukan pada Senin (30/3/2026) malam, dengan menyasar sejumlah rumah indekos di wilayah Kelurahan Peneleh. Petugas mendapati sedikitnya lima warga pendatang yang belum melapor. Dalam pelaksanaannya, petugas akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pendatang yang tidak memiliki dokumen kependudukan.

Peran RT dan RW dalam Pengawasan

Koordinasi dengan Ketua RT dan RW sangat penting dalam operasi ini. Mereka dianggap paling paham tentang mobilitas penduduk di wilayah masing-masing. Selain itu, pengawasan juga dilakukan terhadap penghuni kos yang sudah kembali dari kampung halaman setelah mudik Lebaran.

Masa Depan Urbanisasi di Surabaya

Meski jumlah pendatang mengalami penurunan, Surabaya tetap terbuka bagi pendatang yang memenuhi persyaratan administrasi dan memiliki tujuan jelas. Pemerintah berharap warga baru bisa memberikan kontribusi positif bagi perkembangan kota. Namun, keberhasilan ini bergantung pada kesiapan para pendatang untuk memiliki keterampilan dan kemampuan yang cukup.

Dengan operasi yustisi yang dilakukan secara intensif, pihak pemerintah berharap bisa menciptakan lingkungan yang lebih teratur dan aman bagi seluruh warga, baik penduduk asli maupun pendatang.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Leeds vs Norwich di FA Cup

    Jadwal dan Cara Menonton Pertandingan Leeds vs Norwich di FA Cup

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Leeds United dan Norwich City dalam babak kelima Piala FA menjadi salah satu laga yang paling dinantikan oleh para penggemar sepak bola. Kedua tim bertemu untuk memperebutkan tiket ke babak perempat final, dengan pertandingan yang akan digelar hari ini, Minggu, 8 Maret 2026, pada pukul 16:30 WIB. Lokasi dan Jadwal Laga […]

  • Komisi III DPR RI , Hakim MK, Adies ,Inosentius

    Penjelasan Komisi III DPR RI tentang Penggantian Calon Hakim MK, Adies Gantikan Inosentius

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi III DPR RI telah mengungkap alasan di balik pemilihan Adies Kadir sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan menggantikan Inosentius Samsul. Pergantian ini terjadi setelah Inosentius mendapat penugasan lain yang membuatnya tidak dapat melanjutkan proses seleksi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, dalam sebuah pernyataan resmi. Alasan Utama […]

  • Fraksi PDIP Ingatkan Defisit Rp4,3 Triliun Harus Memberi Manfaat bagi Wong Cilik

    Fraksi PDIP Ingatkan Defisit Rp4,3 Triliun Harus Memberi Manfaat bagi Wong Cilik

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 263
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa defisit dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2025 yang melebar hingga Rp4,397 triliun harus benar-benar diarahkan untuk kepentingan rakyat kecil. Juru Bicara Fraksi PDIP, Agus Black Hoe Budianto, menyampaikan hal itu dalam Sidang Paripurna DPRD Jatim terkait pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan […]

  • Sesi 1 Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya, 52 Motor Hasil Ungkap Curanmor Telah Kembali ke Pemilik

    Sesi 1 Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya, 52 Motor Hasil Ungkap Curanmor Telah Kembali ke Pemilik

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Puluhan warga yang pernah menjadi korban curanmor kini bisa bernapas lega setelah kendaraan mereka yang sempat hilang dicuri berhasil ditemukan kembali. Melalui program Bazar Ranmor, Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur telah menyerahkan kembali secara gratis, 52 unit kendaraan sitaan kepada pemilik sahnya selama periode sesi pertama. Hal itu seperti disampaikan oleh Plt Kasihumas […]

  • Anak Petani hingga Montir Jadi Lulusan Terbaik Bintara Remaja SPN Polda Jatim

    Anak Petani hingga Montir Jadi Lulusan Terbaik Bintara Remaja SPN Polda Jatim

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Tribrata Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur, pada Rabu pagi (24/12/2025). Di atas tanah yang dijuluki Bumi Kandung Majapahit ini, sejarah baru terukir bagi 247 siswa Diktukba Polri T.A. 2025. Setelah Lima bulan ditempa dalam “Kawah Candradimuka”, mereka kini resmi melepas status siswa dan menyandang pangkat Brigadir Polisi […]

  • Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah

    Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati. Upaya tersebut akan berpengaruh dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Polri, ujar Jenderal Sigit, akan berusaha memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat nyaman saat arus balik. Selain itu, jajaran kepolisian juga akan terus berupaya mengurai kepadatan […]

expand_less