Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Dewan Kebudayaan Surabaya: Mencari Rumah untuk Jiwa Kota Pahlawan

Dewan Kebudayaan Surabaya: Mencari Rumah untuk Jiwa Kota Pahlawan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah arus modernisasi yang semakin cepat, Surabaya sedang mencari jalan untuk menjaga kekayaan budayanya. Balai Pemuda, yang dulu menjadi tempat tumbuhnya banyak generasi seniman, kini menjadi simbol perubahan yang penuh tantangan. Dalam keterangannya, Heti Palestina Yunani, Ketua Dewan Kebudayaan Surabaya periode 2026-2029, menekankan bahwa kebudayaan bukan sekadar soal struktur atau nomenklatur. Ia adalah tentang ingatan, rasa memiliki, dan ruang hidup bersama.

Budaya sebagai identitas kota

Surabaya tidak hanya dikenal sebagai kota perdagangan dan industri. Di balik wajah metropolitannya, kota ini memiliki akar budaya yang kuat. Ludruk, parikan, reog, dan berbagai bentuk seni tradisional lainnya adalah bagian dari sejarah sosial yang terus berkembang. Namun, selama bertahun-tahun, kebudayaan sering dianggap sebagai agenda acara semata. Setelah festival atau peresmian selesai, ekosistem budaya kembali berjalan sendiri-sendiri.

Ketua Dewan Kebudayaan Surabaya menilai bahwa langkah Wali Kota Eri Cahyadi untuk membuka ruang publik bagi seniman adalah langkah penting. Dengan memperluas akses ke Balai Pemuda, taman kota, dan fasilitas publik, pemerintah menunjukkan bahwa budaya bukan lagi beban anggaran, tetapi bagian dari pembangunan kota. Pendekatan ini relevan dengan cara pandang kota-kota besar dunia seperti Seoul, Melbourne, dan Yogyakarta, yang menghidupkan ruang publik melalui seni dan komunitas kreatif.

Tantangan transisi lembaga budaya

Pembentukan Dewan Kebudayaan Surabaya menimbulkan harapan sekaligus kegelisahan. Polemik pengosongan sekretariat Dewan Kesenian Surabaya di Balai Pemuda menunjukkan bahwa transisi lembaga budaya tidak sederhana. Bagi sebagian seniman lama, Balai Pemuda bukan hanya aset pemerintah, tetapi juga ruang sejarah yang penuh memori kolektif. Di sisi lain, pemerintah berargumen bahwa ruang tersebut harus lebih terbuka dan inklusif.

Dewan Kebudayaan diuji sebagai lembaga moral sekaligus intelektual. Jika hanya menjadi birokrasi, legitimasi di mata seniman akan hilang. Tetapi jika hanya larut dalam romantisme komunitas lama, ia sulit menjawab tantangan zaman.

Inovasi tanpa kehilangan akar

Salah satu ide penting yang diajukan oleh Heti Palestina Yunani adalah riset dan regenerasi budaya. Surabaya membutuhkan pemetaan budaya yang serius. Selama ini, banyak kebijakan lahir tanpa data kuat. Kota ini punya ludruk, tetapi belum memiliki strategi besar regenerasi pemainnya. Punya seni kampung yang hidup, tetapi belum terdokumentasi dengan baik.

Inovasi seperti menggabungkan ludruk dengan format populer seperti stand up comedy bisa menjadi cara agar budaya lokal tetap relevan. Namun, inovasi harus hati-hati agar tidak menghilangkan ruh budaya itu sendiri. Ludruk bukan sekadar lucu-lucuan, tetapi memiliki sejarah sosial panjang tentang kritik, keberanian, dan suara rakyat kecil.

Arah kebudayaan yang berkelanjutan

Pembentukan Dewan Kebudayaan Surabaya seharusnya menjadi momentum memperbaiki cara kota ini memandang budaya. Kebudayaan tidak boleh diposisikan di pinggir pembangunan. Sebaliknya, ia menentukan watak sebuah kota.

Beberapa pekerjaan besar yang mendesak dilakukan antara lain:

  • Membangun peta budaya kota secara serius dan terbuka
    Surabaya membutuhkan data tentang komunitas seni, ruang budaya, tradisi kampung, hingga kondisi ekonomi para pelaku budaya. Tanpa data, kebijakan budaya hanya akan menjadi proyek tahunan.

  • Memperluas ruang budaya hingga tingkat kampung
    Kebudayaan tidak boleh berhenti di Balai Pemuda. Kampung-kampung Surabaya memiliki potensi besar yang selama ini kurang disentuh.

  • Membangun regenerasi jangka panjang
    Kota ini membutuhkan sekolah budaya, laboratorium kreatif, residensi seniman muda, hingga digitalisasi arsip budaya.

  • Menjaga dialog tetap terbuka
    Polemik antara pemerintah dan seniman seharusnya menjadi pelajaran bahwa kebudayaan tidak bisa dibangun dengan pendekatan sepihak.

Ukuran keberhasilan Dewan Kebudayaan bukan pada banyaknya festival atau megahnya panggung pertunjukan. Ukurannya adalah apakah warga Surabaya kembali merasa memiliki budayanya sendiri. Kebudayaan yang hidup bukan hanya yang dipertontonkan di panggung, melainkan yang tumbuh dalam keseharian kota: di kampung, di taman, di jalanan, dan di hati warganya.

Dan Surabaya, dengan segala keberaniannya sebagai Kota Pahlawan, kini sedang mencari cara agar modernitas tidak membuatnya kehilangan jiwa.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Akan Kunjungi Lampung, NTT, dan Jabar dalam Perjalanan Keliling Indonesia

    Jokowi Akan Kunjungi Lampung, NTT, dan Jabar dalam Perjalanan Keliling Indonesia

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi), akan segera melakukan perjalanan keliling Indonesia dalam waktu dekat. Informasi ini diungkapkan oleh Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, yang menyebutkan bahwa kunjungan Presiden akan dimulai dari tiga wilayah utama, yaitu Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat (Jabar). Dalam keterangannya, Bestari Barus […]

  • Iskak Cup 2024: Karyawan RSUD dr. Iskak Tunjukkan Semangat Olahraga dalam Turnamen Tenis Meja

    Iskak Cup 2024: Karyawan RSUD dr. Iskak Tunjukkan Semangat Olahraga dalam Turnamen Tenis Meja

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 266
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – ISKAK Cup 2024 menjadi ajang bagi para karyawan RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk menunjukkan semangat dan keterampilan mereka dalam olahraga tenis meja. Kompetisi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-107 rumah sakit ini berlangsung pada 21-22 November 2024 di Ruang Dialisis Aula, lantai 2, RSUD dr. Minggu 22/11/24 Sebanyak 56 karyawan […]

  • Dapat remisi Natal, hukuman suami Sandra Dewi berkurang

    Dapat remisi Natal, hukuman suami Sandra Dewi berkurang

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 165
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan mengonfirmasi bahwa suami Sandra Dewi, Harvey Moeis memperoleh remisi Natal. Terpidana perkara korupsi tata kelola timah itu mendapat pengurangan masa hukuman selama sebulan. “Iya (remisi) satu bulan,” kata Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan Ditjen Pemasyarakatan, Rika Aprianti saat dikonfirmasi DIAGRAMKOTA.COMpada Kamis (25/12/2025). Ditjen Pemasyarakatan mengklaim Harvey Moeis memenuhi syarat […]

  • Generasi Tertib Lalu Lintas: Duta Lalu Lintas 2025 Resmi Dilantik Satlantas Gresik

    Generasi Tertib Lalu Lintas: Duta Lalu Lintas 2025 Resmi Dilantik Satlantas Gresik

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 238
    • 0Komentar

      Pemilihan Duta Lalu Lintas Polres Gresik 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik resmi mengumumkan pemenang ajang pemilihan Duta Lalu Lintas Polres Gresik 2025. Muhammad Zikky Karamy dan Yohara Kayzabrina Pinky terpilih sebagai duta lalu lintas yang akan mewakili Kabupaten Gresik dalam ajang Duta Lalu Lintas Mahameru Polda Jatim 2025. Keduanya berhasil menyingkirkan […]

  • Persebaya Surabaya Tampaknya Akan Kembali Mencuri Perhatian dengan Kedatangan Striker Lokal Timnas Indonesia

    Persebaya Surabaya Tampaknya Akan Kembali Mencuri Perhatian dengan Kedatangan Striker Lokal Timnas Indonesia

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola ternama di Indonesia, kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar mengejutkan terkait rencana transfer striker lokal yang bermain di luar negeri. Kabarnya, klub asal Kota Pahlawan ini sedang mempertimbangkan untuk menggaet Ramadhan Sananta, pemain yang saat ini berlaga di Liga Malaysia bersama Brunei DPMM FC. Potensi Kedatangan Ramadhan […]

  • Jerman ,Ghana

    Indonesia Gagal Raih Gelar di Final FIFA Series 2026, Kalaah 0-1 dari Bulgaria

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Indonesia gagal meraih gelar juara dalam final FIFA Series 2026 setelah kalah 0-1 dari Bulgaria. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi momen penting bagi timnas Indonesia yang berusaha memperkuat posisi mereka di kancah internasional. Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari tim tuan rumah, tetapi Bulgaria mampu menjaga pertahanan yang […]

expand_less