Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » BRIDA Surabaya Jadi Motor Kebijakan Berbasis Bukti dan Inovasi Daerah

BRIDA Surabaya Jadi Motor Kebijakan Berbasis Bukti dan Inovasi Daerah

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencetak sejarah baru dalam tata kelola pemerintahan daerah. Mulai Januari 2026, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya resmi beroperasi sebagai Perangkat Daerah (PD) mandiri, menandai komitmen kuat Pemkot dalam menghadirkan kebijakan publik yang berbasis riset dan sains.

Pembentukan BRIDA Surabaya menjadi langkah strategis untuk memperkuat perumusan kebijakan daerah agar lebih terukur, akurat, dan berorientasi pada solusi.

Seluruh program dan kebijakan kota ke depan didorong untuk didasarkan pada kajian ilmiah, data empiris, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan pembentukan BRIDA merupakan kebutuhan mendesak bagi kota metropolitan seperti Surabaya. Ia menekankan BRIDA bukan sekadar penambahan struktur birokrasi, melainkan berfungsi sebagai pusat analisis strategis sebelum kebijakan dan anggaran ditetapkan.
 
“Tantangan Surabaya di tahun 2026 makin kompleks. Kita tidak bisa lagi membangun hanya pakai ‘ilmu kira-kira’ atau kebiasaan lama. BRIDA adalah ‘dapur’-nya. Harapan saya, BRIDA memastikan setiap rupiah APBD menghasilkan solusi konkret. Risetnya jangan menumpuk di laci, tapi harus jadi aplikasi atau kebijakan yang dirasakan warga Surabaya,” ujar Wali Kota Eri, Selasa (20/1/2026).
 
Salah satu perubahan signifikan dalam struktur baru ini adalah bergabungnya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebun Raya Mangrove secara langsung di bawah naungan BRIDA. Kebijakan tersebut mengubah paradigma pengelolaan kawasan Mangrove Gunung Anyar dan Wonorejo.

Kawasan ini tidak lagi semata diposisikan sebagai destinasi wisata alam, melainkan sebagai pusat riset konservasi berstandar internasional.
 
Kepala BRIDA Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, menjelaskan integrasi tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan marwah Kebun Raya sesuai standar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
 
“Kebun Raya Mangrove kini punya mandat ilmiah yang kuat. Di bawah BRIDA, kami fokus menjadikannya pusat studi blue carbon (karbon biru) dan benteng ekologi kota. Surabaya akan menjadi pilot project nasional bagaimana kota pesisir memanfaatkan mangrove untuk mitigasi perubahan iklim sekaligus potensi ekonomi karbon,” kata Agus.
 
Lebih jauh, Agus memaparkan bahwa BRIDA dirancang sebagai agregator ekosistem riset dan inovasi. Surabaya yang dikenal memiliki banyak perguruan tinggi berkualitas serta industri strategis, selama ini menyimpan potensi riset besar yang belum terintegrasi secara optimal. Kehadiran BRIDA diharapkan mampu menyinergikan berbagai potensi tersebut.

Untuk memperkuat kolaborasi, BRIDA Surabaya meningkatkan model kerja sama dari konsep Pentahelix menjadi Heptahelix. Dalam skema ini, terdapat tujuh elemen utama yang saling terhubung, yakni pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media, serta dua elemen tambahan yang dinilai krusial, yaitu komunitas dan pengguna (user).
 
“Banyak riset kampus yang bagus tapi berhenti di tengah jalan karena tidak ada biaya produksi atau tidak selaras dengan daya dukung alam. Sebagai agregator, BRIDA bertugas melakukan matchmaking. Kami menghubungkan peneliti dengan lembaga pendanaan agar inovasi bisa dihilirisasi,” terang Agus.
 
“Di sisi lain, elemen ‘lingkungan’ kami masukkan sebagai pilar ketujuh untuk memastikan setiap inovasi, seperti proyek blue carbon, mendukung keberlanjutan ekologis,” tambah Agus.
 
Dalam kerangka Heptahelix tersebut, BRIDA berperan sebagai pusat penghubung (hub) yang mengorkestrasi agar riset perguruan tinggi selaras dengan kebutuhan industri, didukung pembiayaan yang berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan.
 
Dengan terbentuknya BRIDA dan penerapan konsep Heptahelix, Pemkot Surabaya menetapkan tiga target utama. Pertama, penyelesaian masalah perkotaan melalui riset yang difokuskan pada persoalan riil seperti pengangguran, ekonomi, kemacetan, sampah, dan banjir dengan pendekatan inovasi tepat guna.
 
Kedua, pengembangan Kebun Raya Mangrove sebagai living laboratory atau laboratorium terbuka bagi peneliti lokal maupun internasional, sekaligus sebagai sarana edukasi sains bagi pelajar Surabaya, Indonesia, hingga dunia.
 
Ketiga, pembangunan ekosistem riset dan inovasi terintegrasi dengan menjadikan BRIDA sebagai jembatan kolaborasi Heptahelix, sehingga hasil penelitian dosen dan mahasiswa dapat dihilirisasi menjadi kebijakan publik maupun produk ekonomi yang nyata. “Ini adalah investasi jangka panjang. Tahun 2026 adalah titik tolak Surabaya menjadi World Class Smart City yang digerakkan oleh inovasi dan riset,” pungkas Agus.
 
Sebagai informasi, BRIDA Surabaya resmi terbentuk pada 2 Januari 2026. Pada pelantikan pejabat awal tahun 2026, Wali Kota Eri menunjuk Agus Imam Sonhaji sebagai Kepala BRIDA Surabaya yang pertama.

BRIDA bertugas melaksanakan kebijakan, koordinasi, serta sinkronisasi penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan inovasi daerah, termasuk pengelolaan UPT Kebun Raya Mangrove. (*)
 

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bedah Fitur Terbaru iPhone vs Android: Mana Unggul?

    Bedah Fitur Terbaru iPhone vs Android: Mana Unggul?

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tentu, berikut adalah artikel mendalam mengenai perbandingan fitur terbaru iPhone dan Android, dirancang untuk menjadi konten bernilai tinggi dengan panjang sekitar 900 kata. Pertarungan Sengit Fitur Terbaru: iPhone vs Android, Siapa Raja Sejati? Dalam lanskap teknologi yang terus bergejolak, perdebatan abadi antara penggemar iPhone dan Android tampaknya tak pernah usai. Setiap tahun, raksasa […]

  • Tim SAR Gabungan Polres Probolinggo Berhasil Temukan ABK di Perairan Gili Ketapang Pasca 3 hari Hilang

    Tim SAR Gabungan Polres Probolinggo Berhasil Temukan ABK di Perairan Gili Ketapang Pasca 3 hari Hilang

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 170
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jasad Abdul Holis (45), seorang ABK asal Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilakukan pencarian selama Tiga hari. Korban sebelumnya dilaporkan terjatuh pada Senin (12/5), dari KMN Brazil di Perairan Gending. Mayat korban ditemukan sekitar pukul 10.35 WIB, di perairan timur Pulau Gili Ketapang. Sekitar 6 mil laut […]

  • Jalan Rusak di Jalur Pantura

    Penanganan Jalan Rusak di Jalur Pantura Gresik Jelang Libur Nataru 2025

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah dan aparat terkait di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, telah mengambil langkah proaktif untuk memastikan keselamatan pengguna jalan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah penandaan jalan berlubang di jalur Pantura, khususnya di sepanjang Jalan Raya Deandles, Kecamatan Manyar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah kecelakaan lalu […]

  • Prediksi Pertandingan Sepak Bola Liga Champions AFC Shanghai Port Vs FC Seoul

    Prediksi Pertandingan Sepak Bola Liga Champions AFC Shanghai Port Vs FC Seoul

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Shanghai Port dan FC Seoul akan menjadi fokus utama dalam babak penyisihan grup Liga Champions AFC. Kedua tim akan bertemu di Stadion Sepak Bola Pudong pada hari Selasa, dengan kick-off yang dijadwalkan pada pukul 17.00 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Shanghai Port untuk mencuri kemenangan pertama mereka musim ini setelah mengalami […]

  • blitar

    Penemuan Mayat Perempuan di Kos Blitar, Viral dan Penuh Luka

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang wanita dengan inisial MT (25) ditemukan meninggal di kamar kos Jalan Kedondong, Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, pada hari Rabu (20/8/2025). Beberapa luka ditemukan di tubuh seorang wanita yang merupakan warga Kanigoro, Kabupaten Blitar. Kemungkinan besar MT menjadi korban pembunuhan setelah ditemukan beberapa luka potongan dan memar akibat benturan benda tumpul. Kepala […]

  • Ungkap Jaringan Narkotika, Satnarkoba Polrestabes Surabaya Tangkap Dua Pengedar Sabu

    Ungkap Jaringan Narkotika, Satnarkoba Polrestabes Surabaya Tangkap Dua Pengedar Sabu

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada Rabu, 26 Juni 2024, sekitar pukul 03.00 WIB, Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wilayah Kelurahan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Penggerebekan terjadi di depan sebuah rumah di Jalan Wonokusumo Jaya yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika. Tersangka dan Barang Bukti Dalam operasi tersebut, polisi […]

expand_less