Ringkasan Berita:
- Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengutuk aksi perampokan dan penganiayaan sadis terhadap Rohmani (68), lansia penjual rujak di Rungkut Kidul.
- Mas Toni mendesak kepolisian bergerak cepat meringkus pelaku tanpa kompromi serta menuntut hukuman pidana seberat-beratnya agar memberi efek jera.
- Sebagai langkah preventif, pimpinan dewan berkoordinasi dengan pengurus RW setempat dan siap memfasilitasi pemasangan kamera pengawas CCTV di lingkungan warga.
DIAGRAMKOTA.COM — Aksi kejahatan jalanan berupa pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang perempuan lanjut usia, Rohmani (68), di Rungkut Kidul Gang 2 Nomor 10A, Kecamatan Rungkut, memicu keprihatinan mendalam Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni. Korban yang sehari-harinya berjualan rujak mengalami luka parah di area kepala akibat diserang secara brutal oleh pelaku bermodus mencari kamar kos, hingga harus menjalani tindakan operasi dan perawatan intensif di RSAL dr Ramelan, Selasa (3/11/2026).
Politisi yang akrab disapa Mas Toni ini mengaku sangat terpukul atas musibah yang menimpa tetangganya sendiri. Ia mengutuk keras perbuatan pelaku yang melampaui batas kemanusiaan karena tega menyerang dan menganiaya lansia rentan demi merampas dua buah kalung emas milik korban pada Senin (2/11/2026).
“Ini peristiwa memilukan. Mengingat korban adalah ibu lansia yang berjuang menafkahi keluarga dengan berjualan rujak,” ungkap Arif Fathoni menegaskan rasa empatinya.
Desak Kepolisian Bertindak Cepat dan Beri Hukuman Maksimal
Melihat tingkat kesadisan tindak pidana tersebut, Mas Toni mendesak jajaran kepolisian untuk bergerak cepat menyisir jejak pelaku dan melakukan penangkapan tanpa kompromi. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas mutlak diperlukan agar tidak ada lagi celah bagi aksi serupa di wilayah Kota Pahlawan.
“Saya berharap pelaku dapat segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya, agar menimbulkan efek jera bagi pelaku yang lain. Karena tindakan pelaku begitu sadis, melakukan pencurian dengan pemberatan terhadap seorang lansia,” tegas Toni.
Langkah Nyata Mas Toni: Gandeng Pengurus RW dan Bantu Pemasangan CCTV
Tak hanya mendesak penegakan hukum dari aparat kepolisian, Arif Fathoni juga langsung mengambil inisiatif taktis guna meredam kecemasan masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Ia tidak ingin trauma kejahatan mengganggu ketenteraman hidup warga permukiman.
Perkuat Pengawasan dan Keamanan Permukiman
Mas Toni mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi langsung dengan pengurus rukun warga (RW) setempat untuk merancang sistem pengamanan lingkungan yang lebih terstruktur dan ketat.
“Saya juga sudah berkomunikasi dengan ketua RW,” tutur Toni.
Sebagai wujud dukungan konkret di lapangan, politisi Partai Golkar tersebut berkomitmen untuk membantu pengadaan fasilitas kamera pengawas (Closed Circuit Television / CCTV) di titik-titik rawan kawasan permukiman Rungkut Kidul.
“Insya Allah dalam waktu dekat kami bantu pemasangan CCTV di area tersebut,” imbuhnya memastikan jaminan rasa aman bagi warganya.
Soroti Modus Pelaku dan Perlindungan Warga Rentan
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pelaku perampokan diketahui melancarkan aksinya seorang diri. Pelaku sempat memetakan rutinitas dan kondisi hunian sehari sebelumnya dengan dalih mencari tempat sewa kos. Saat korban lengah, pelaku melancarkan serangan bertubi-tubi hingga korban terkapar bersimbah darah.
Kondisi korban yang hidup sebatang kara pascaditinggal wafat sang suami serta tanpa anak kandung dinilai Mas Toni sebagai potret masyarakat rentan yang membutuhkan perlindungan bersama, baik dari kesiagaan lingkungan tetangga maupun kehadiran fasilitas keamanan publik yang memadai.





















