Perubahan Kepemimpinan DPRD Surabaya: Syaifuddin Zuhri Jadi Pemimpin Baru
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Syaifudin Zuhri.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya periode 2024-2029 resmi berganti. Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Syaifuddin Zuhri, diusulkan menjadi pemimpin baru lembaga legislatif kota pesisir tersebut. Pengusulan ini dilakukan dalam sidang paripurna yang digelar pada Senin, 27 April 2026.
Proses Pengusulan dan Penetapan
Sidang paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyetujui pengusulan Syaifuddin Zuhri sebagai ketua baru. Dalam pernyataannya, Arif menyebut bahwa secara de facto, Syaifuddin Zuhri kini sudah menjalankan tugas sebagai ketua DPRD. Namun, statusnya masih bersifat sementara hingga SK Gubernur Jawa Timur diterbitkan.
“Secara de facto, Syaifuddin Zuhri kini jadi ketua DPRD. Secara de jure menunggu SK Gubernur,” ujarnya.
Pengangkatan ini dilakukan setelah Adi Sutarwijono, ketua sebelumnya, meninggal dunia pada 10 Februari 2026. Sebelumnya, DPRD Surabaya telah memutuskan untuk memberhentikan Adi Sutarwijono dari jabatannya. Keputusan ini disahkan seluruh anggota DPRD dalam sidang paripurna.
Latar Belakang dan Rekomendasi PDIP
Syaifuddin Zuhri, yang akrab disapa Kaji Ipuk, merupakan tokoh politik PDIP yang memiliki latar belakang kuat di Surabaya. Ia juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya. Pengangkatannya sebagai ketua DPRD didukung oleh partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Menurut informasi, PDIP mengusulkan Syaifuddin Zuhri sebagai kandidat tunggal karena dinilai mampu menjaga stabilitas dan keberlanjutan kerja DPRD Surabaya. Selain itu, ia memiliki pengalaman dalam berbagai isu politik lokal dan nasional.
Dinamika di Komisi A
Sebelum sidang paripurna, suasana di Komisi A sempat memanas dengan kehadiran sejumlah anggota DPRD. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Anas Karno, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Ketua Komisi A, Yona Bagus Widyatmoko, menyambut kehadiran Syaifuddin Zuhri, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi A. Di ruang komisi, banner digital penyambutan Anas Karno turut dipasang, menambah dinamika menjelang penetapan pimpinan DPRD yang baru.
Target Penetapan Akhir April
DPRD Surabaya berharap proses administrasi berjalan cepat sehingga penetapan resmi dapat dilakukan dalam waktu dekat. Arif Fathoni menyebut pihaknya menargetkan SK Gubernur Jawa Timur terbit sebelum akhir April 2026.
Meski belum resmi, Syaifuddin Zuhri kini telah menjalankan tugas sebagai ketua DPRD Surabaya. Hal ini menunjukkan bahwa proses transisi kepemimpinan berjalan lancar meskipun ada beberapa tantangan administratif.
Tanggung Jawab dan Harapan
Dengan posisinya sebagai ketua DPRD, Syaifuddin Zuhri diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan rakyat dan kebijakan pemerintah daerah. Ia juga diminta tetap menjaga etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Said Abdullah, salah satu tokoh masyarakat Surabaya, menyampaikan harapan agar Syaifuddin Zuhri mampu menjaga amanah rakyat dan menjalankan tugas dengan baik.
Tantangan dan Peluang
Di tengah perubahan kepemimpinan, DPRD Surabaya dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan. Syaifuddin Zuhri diharapkan mampu membuka ruang dialog yang lebih luas antara legislatif dan eksekutif.
Selain itu, ia juga harus mampu menghadapi isu-isu yang berkembang di kota Surabaya, seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan pengelolaan keuangan daerah.***

>

Saat ini belum ada komentar