Persiapan Intensif IPSI Surabaya untuk Kejurprov Jatim 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Tim Pencak Silat Kota Surabaya, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar di Jawa Timur, kini tengah mempersiapkan diri secara maksimal untuk Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim 2026. Dengan target yang tinggi, IPSI Surabaya berkomitmen untuk mempertahankan gelar juara umum sekaligus meningkatkan prestasi atletnya.
Persiapan yang dilakukan oleh IPSI Surabaya melalui program Puslatcab selama enam bulan telah memberikan dampak signifikan. Performa fisik dan teknik atlet mengalami peningkatan hingga lebih dari 50 persen. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan yang terstruktur dan intensif berhasil menciptakan kualitas yang lebih baik di antara para atlet.
Kombinasi Atlet Berpengalaman dan Wajah Baru
Ketua IPSI Kota Surabaya, Bambang Haryo Soekartono, menjelaskan bahwa dari total 28 atlet yang akan diberangkatkan, sebanyak 24 di antaranya merupakan wajah baru. Mereka dipersiapkan sebagai lapis kedua dalam rangka regenerasi atlet. Fokus utama adalah pengaderan, di mana atlet muda ini akan disiapkan untuk naik ke level yang lebih tinggi, seperti POPDA dan PORPROV.
“Ini memang fokus kami pada pengaderan, di mana mereka disiapkan sebagai lapis kedua untuk nantinya naik ke lapis pertama menuju ajang POPDA dan PORPROV,” ujar Bambang.
Target yang Tinggi dan Strategi yang Matang
Surabaya akan turun dengan kekuatan penuh di 28 nomor, terdiri dari 12 kategori seni dan 16 kategori tanding. Target yang dipasang pun meningkat, yakni minimal enam medali emas, lebih tinggi dari capaian sebelumnya di Malang yang meraih lima emas.
“Jika mereka lolos di Kejurprov, mereka akan siap masuk ke Puslatda Provinsi untuk menghadapi Pra-PON dan PON,” tambah Bambang.
Selain itu, ia juga menaruh harapan besar pada atlet putri, terutama di nomor seni beregu dan tunggal putri yang pada tahun sebelumnya berhasil menyapu bersih medali emas. Atlet andalan seperti Tria Monita diharapkan bisa kembali membawa prestasi yang gemilang.
Pola Latihan yang Semakin Ketat
Sekretaris IPSI Surabaya, Faisal Ardianto, menjelaskan bahwa pola latihan kini semakin diperketat dengan jadwal rutin empat kali dalam sepekan. Menjelang dua minggu sebelum pertandingan, para atlet akan menjalani training camp (TC) dengan intensitas latihan dua kali sehari di KONI Jawa Timur.
“Target kami untuk Kejurprov Dewasa bulan Mei adalah meraih lima medali emas,” ujarnya.
Target tersebut disusun berdasarkan evaluasi hasil Porprov Malang 2025, dengan sejumlah nomor unggulan seperti Regu Putri, Tunggal Putri, serta kategori tanding kelas J, F, dan H.
Visi Jangka Panjang Menuju PON
Ambisi IPSI Surabaya tidak hanya berhenti di Kejurprov Jatim 2026. Mereka juga memiliki visi jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) di NTB-NTT, dengan sasaran minimal empat emas, enam perak, dan enam perunggu.
Melalui manajemen atlet yang terstruktur, IPSI Surabaya berharap mampu menjaga dominasi dan supremasi pencak silat di tingkat nasional.
Peran Penting Regenerasi Atlet
Faisal menilai kualitas tim lapis kedua tidak terpaut jauh dari tim utama. Dengan intensitas latihan yang terus ditingkatkan, ia optimistis kemampuan para atlet akan terus berkembang.
Dengan strategi yang matang, persiapan yang intensif, dan komitmen untuk regenerasi atlet, IPSI Surabaya menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi tantangan di Kejurprov Jatim 2026 dan menjadi kekuatan utama dalam olahraga pencak silat di Jawa Timur.***

>

Saat ini belum ada komentar