Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Wali Kota Surabaya Evaluasi Beasiswa Pemuda Tangguh

Wali Kota Surabaya Evaluasi Beasiswa Pemuda Tangguh

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.ACOM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program beasiswa Pemuda Tangguh. Hasilnya mengejutkan, sebanyak 70 persen penerima bantuan tidak tepat sasaran. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Penyebab Kesalahan Sasaran

Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa mayoritas penerima beasiswa berasal dari keluarga yang mampu. Bahkan, ada kasus di mana anak mantan pejabat menerima bantuan UKT dengan nominal besar. Menurutnya, kebijakan tersebut harus segera diperbaiki agar bantuan bisa lebih tepat dan adil.

“Saya harus berani membongkar ini demi keadilan. Ada yang UKT-nya sampai Rp 15 juta per semester dan dibayar pemkot, padahal dari keluarga mampu. Sementara masih banyak warga prasejahtera yang membutuhkan bantuan,” tegas Eri.

Jalur Mandiri sebagai Indikator Kemampuan Ekonomi

Salah satu penyebab kesalahan sasaran adalah mahasiswa yang masuk melalui jalur mandiri. Eri menjelaskan bahwa jalur ini menunjukkan kemampuan ekonomi karena adanya kewajiban pembayaran uang gedung yang nilainya tidak kecil.

“Iya, saya diskusi dengan Cak Ji. Jalur mandiri itu artinya ada kemampuan membayar uang gedung. Kalau mampu bayar itu, berarti dari keluarga mampu. Ini yang saya pertanyakan,” ujarnya.

Langkah Perbaikan dan Pengawasan

Untuk memastikan keadilan dalam penyaluran beasiswa, Eri meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit penyaluran beasiswa pada tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, evaluasi internal juga dilakukan terhadap dinas terkait agar celah sistem penyaluran bantuan tidak kembali dimanfaatkan.

Kebijakan Baru: UKT Mahasiswa Prasejahtera

Sebagai langkah awal, Pemkot Surabaya menetapkan bahwa besaran UKT untuk mahasiswa prasejahtera akan diseragamkan menjadi Rp 2,5 juta per semester. Kebijakan ini diharapkan dapat memastikan bantuan tepat sasaran dan lebih adil.

Dampak Terhadap Mahasiswa

Hasil evaluasi ini juga menimbulkan reaksi dari kalangan mahasiswa. Banyak dari mereka merasa terganggu karena harus membayar UKT meskipun telah menerima beasiswa. Hal ini memicu protes dan permintaan agar kebijakan tersebut segera diperbaiki.

“Wadul DPRD Surabaya, Mahasiswa Penerima Beasiswa Menjerit Diminta Talangi UKT,” tulis salah satu artikel terkait.

Tindakan Lanjutan

Selain itu, Pemkot Surabaya juga membuka peluang beasiswa khusus bagi penghafal kitab suci. Program ini ditujukan untuk 1.412 pelajar yang dianggap memiliki potensi besar.

Eri juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau dan memperbaiki sistem penyaluran bantuan agar tidak terjadi lagi kesalahan sasaran. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan.

Masa Depan Pendidikan Tinggi di Surabaya

Dengan kebijakan baru ini, diharapkan pendidikan tinggi di Surabaya dapat lebih adil dan merata. Pemkot Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan akses yang lebih baik bagi semua lapisan masyarakat.

Program beasiswa Pemuda Tangguh akan terus dievaluasi dan diperbaiki agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat saat ini. Eri Cahyadi menegaskan bahwa keadilan dan kesejahteraan sosial adalah prioritas utama dalam pengambilan kebijakan.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Jatim: Peringatan Dini Angin Kencang Mengancam 19 Wilayah, Termasuk Surabaya

    Cuaca Jatim: Peringatan Dini Angin Kencang Mengancam 19 Wilayah, Termasuk Surabaya

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – BMKG memberikan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Jawa Timur. Pemantauan terhadap kondisi iklim menunjukkan adanya perubahan yang signifikan, khususnya dalam hal potensi hujan dan ancaman angin kencang. Meski curah hujan mengalami penurunan, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem. Daftar Wilayah Terdampak Angin Kencang Berdasarkan rilis resmi dari BMKG, sebanyak 19 […]

  • Eksekusi lahan

    Eksekusi Rumah di Citra Harmoni Sidoarjo Memanas, Pengadilan Tunda Tindakan

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 344
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proses eksekusi sebuah rumah milik warga di Perumahan Citra Harmoni Blok I-10, Desa Kramat Jegu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis (8/5), berlangsung tegang hingga akhirnya harus ditunda. Ketegangan terjadi ketika petugas juru sita dari Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo mencoba melakukan pengosongan rumah. Massa yang menolak eksekusi terlibat aksi saling dorong dengan aparat, […]

  • Surabaya Resmi Jadi Kota Wakaf, Eri Cahyadi Dorong Camat-Lurah Gerakkan Ekonomi Umat

    Surabaya Resmi Jadi Kota Wakaf, Eri Cahyadi Dorong Camat-Lurah Gerakkan Ekonomi Umat

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 232
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya resmi ditetapkan sebagai Kota Wakaf oleh Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI. Status ini disampaikan Kemenag Kota Surabaya saat pengarahan Wali Kota Eri Cahyadi kepada kepala perangkat daerah, camat, dan lurah di Graha Sawunggaling, Senin (22/9/2025). Wali Kota Eri menegaskan wakaf tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga bisa menjadi motor penggerak ekonomi. […]

  • Penyebab Pemanasan Global Bumi Bukan Sekadar Polusi, Ini Penjelasannya

    Penyebab Pemanasan Global Bumi Bukan Sekadar Polusi, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemanasan global yang terus meningkat selama beberapa tahun terakhir tidak sepenuhnya disebabkan oleh polusi udara seperti yang sering dipercaya masyarakat. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa faktor utama pemanasan global adalah perubahan awan dan peningkatan panas yang terperangkap di sistem iklim bumi. Fenomena ini dikenal sebagai ketidakseimbangan energi Bumi, yaitu kondisi ketika energi dari Matahari […]

  • Profil Laurin Ulrich: Gelandang Jerman Keturunan Surabaya yang Menarik Perhatian Timnas Indonesia

    Profil Laurin Ulrich: Gelandang Jerman Keturunan Surabaya yang Menarik Perhatian Timnas Indonesia

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laurin Ulrich, seorang pemain sepak bola muda asal Jerman, kini menjadi sorotan utama di dunia sepak bola Eropa. Meski lahir dan besar di Jerman, ia memiliki darah keturunan Surabaya yang membuatnya memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia. Performanya yang konsisten bersama klub FC Magdeburg musim ini menarik perhatian pelatih dan manajemen Timnas Indonesia, yang […]

  • Polairud Gagalkan Penyelundupan 29 PMI Ilegal di Perairan Tanjung Balai

    Polairud Gagalkan Penyelundupan 29 PMI Ilegal di Perairan Tanjung Balai

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 293
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Subdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 29 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Perairan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Dalam operasi penegakan hukum yang berlangsung di laut, petugas mengamankan sejumlah individu yang hendak diberangkatkan secara ilegal menuju Malaysia. Sebanyak 19 WNI, 9 warga negara Bangladesh, serta […]

expand_less