Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Pernyataan Noel: Harapan Dihukum Mati dalam Kasus Korupsi

Pernyataan Noel: Harapan Dihukum Mati dalam Kasus Korupsi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau dikenal dengan nama Noel, menyampaikan pernyataan yang mengejutkan selama persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat. Ia mengungkapkan keinginan untuk dihukum mati terkait kasus korupsi yang menimpanya. Pernyataan ini disampaikannya sebelum sidang dimulai, dengan menegaskan komitmennya terhadap prinsip bahwa tindakan korupsi harus mendapat hukuman berat.

Noel menekankan bahwa ia tidak hanya berbicara tentang hukuman mati secara teori, tetapi juga benar-benar berharap hal tersebut terjadi jika ia dianggap bersalah. “Saya sudah berharap satu. Harapan saya, hukum mati saya. Karena saya komit terhadap isu ini, terkait hukuman mati,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa jika tidak dihukum mati, maka ia akan menerima hukuman paling ringan.

Tuduhan KPK dan Peran Konten Kreator

Selain menyampaikan harapan hukuman mati, Noel juga menyampaikan kritik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menuding lembaga tersebut melakukan operasi tipu-tipu dan bertindak seperti konten kreator. “Operasi tipu-tipu. Operasi tipu-tipu yang dilakukan oleh para content creator yang ada di Gedung Merah Putih,” kata Noel.

Ia menegaskan bahwa dirinya awalnya diminta datang ke kantor KPK untuk klarifikasi. Namun, saat tiba, ia langsung ditetapkan sebagai tersangka. “Mereka bilang, ‘Pak, datang, Pak, ke kantor saya’. ‘Mau ngapain?’ saya bilang. ‘Ada klarifikasi, mau dikonfrontir’. Pas saya datang, paginya saya di-TSK-in,” jelasnya.

Noel juga mengklaim bahwa dirinya diberi informasi bahwa ada orang tertentu yang akan “dinoel-kan” atau dijadikan tersangka. Ia menuduh KPK mempermainkan proses hukum dan menciptakan skenario yang merugikannya.

Persidangan dan Dakwaan Jaksa

Dalam persidangan, jaksa menyebutkan bahwa Noel diduga terlibat dalam pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Menurut jaksa, Noel meminta jatah sebesar Rp 3 miliar dari pihak swasta dan anak buahnya di Kementerian Ketenagakerjaan. Selain itu, ia juga didakwa menerima gratifikasi berupa uang tunai sebesar Rp 3,3 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler.

Jaksa menjelaskan bahwa perbuatan korupsi ini dilakukan bersama beberapa terdakwa lain, termasuk para pegawai negeri sipil (ASN) di Kemnaker. “Telah melawan hukum atau menyalahgunakan kekuasaannya terkait dengan Penerbitan dan Perpanjangan Sertifikasi/Lisensi Individu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi para pemohon sertifikasi/lisensi K3,” demikian isi dakwaan.

Kepercayaan pada Tuhan dan Harapan Masa Depan

Meski tengah menghadapi persidangan, Noel tetap menunjukkan semangat dan keyakinan. Ia menyebut dirinya sebagai petarung, meskipun saat ini sedang dalam kondisi seperti singa sirkus yang dikandangin. “Saya petarung. Saya petarung, walaupun hari ini saya seperti singa sirkus, dikandangin, tapi suatu saat, ya, saya akan bangkit kembali. Karena saya yakin bahwa Tuhan Yesus bersama saya,” ujarnya.

Peran KPK dalam Kasus Ini

Noel juga mempertanyakan peran KPK sebagai lembaga hukum. Ia menilai bahwa lembaga tersebut lebih mirip dengan konten kreator yang menciptakan narasi untuk kepentingan politik. “Yang dia (KPK) bohongi itu presiden, yang mereka bohongi itu rakyat. Nggak malu, kasus ASDP. Mereka berpolitik. Makanya saya, pertanyaan saya, KPK ini lembaga hukum atau content creator? Itu harus, harus apa, eh, publik harus tahu,” katanya.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jule Mulai Terang-terangan, Penampilan Baru Memicu Kontroversi di Media Sosial

    Jule Mulai Terang-terangan, Penampilan Baru Memicu Kontroversi di Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penampilan selebgram Julia Prastini atau yang dikenal dengan nama Jule kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ia terlihat tampil tanpa mengenakan hijab dan hanya menggunakan tank top dalam sebuah video yang viral di media sosial. Perubahan penampilannya ini memicu reaksi beragam dari netizen. Jule, yang sebelumnya dikenal sebagai figur yang menjaga kesan religius, kini […]

  • Ketut Sumedana Tantang Publik, Ungkap Dua Kasus Korupsi, Naik Jabatan ke Kejati Tipe A

    Ketut Sumedana Tantang Publik, Ungkap Dua Kasus Korupsi, Naik Jabatan ke Kejati Tipe A

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Penanganan Kasus Korupsi di Bali oleh Kajati Bali yang Akan Pindah ke Sumsel DIAGRAMKOTA.COM – I Ketut Sumedana, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, akan segera meninggalkan jabatannya untuk menduduki posisi baru sebagai Kajati Sumatra Selatan (Sumsel) yang masuk tipe A. Sebelum berpindah, ia memberikan “kado spesial” dalam penanganan kasus korupsi di Pulau Bali dengan menaikkan status […]

  • 70 Polisi Satwa Ikuti Rakernis Ditpolsatwa di Pasuruan

    70 Polisi Satwa Ikuti Rakernis Ditpolsatwa di Pasuruan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Ditpolsatwa dan Kewilayahan Tahun Anggaran (T.A.) 2025 di Taman Safari, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (11/11). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Polisi Satwa (Dirpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Tory Kristianto S.IK. Rakernis T.A. 2025 ini diikuti oleh total 70 […]

  • SWI Kota Surabaya Siapkan Program Edukasi Jurnalis untuk Sekolah-Sekolah

    SWI Kota Surabaya Siapkan Program Edukasi Jurnalis untuk Sekolah-Sekolah

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kota Surabaya berkomitmen untuk berkontribusi dalam membangun bangsa, dengan mengaktifkan peran jurnalis sebagai pendidik, pengawas sosial, serta menginisiasi gerakan-gerakan yang langsung menyentuh masyarakat. Komitmen ini disepakati dalam rapat kecil yang digelar oleh SWI Surabaya di kawasan Surabaya Barat pada Minggu (20/10/2024). Pertemuan ini menetapkan program […]

  • Nadiem Makarim

    Selain Nadiem Makarim, Kasus Korupsi Pengadaan Laptop Rp2,1 T: Siapa Saja yang Diperkaya?

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jaksa penuntut umum mengungkapkan daftar pihak yang memperoleh keuntungan dari kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Penyelidikan ini menunjukkan bahwa sejumlah individu dan perusahaan mendapatkan manfaat signifikan dari skandal ini. Salah satu tokoh yang disebut dalam laporan adalah mantan Menteri Pendidikan, Nadiem […]

  • Persiapan Matang dan Semangat Tinggi Menghadapi Laga PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya

    Persiapan Matang dan Semangat Tinggi Menghadapi Laga PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga penting antara PSIM Yogyakarta dan Persebaya Surabaya akan menjadi fokus utama dalam pekan ke-18 Super League 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung Bantul pada Minggu (25/1/2026) pukul 15.30 WIB ini dipastikan menarik perhatian para penggemar sepak bola. Kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar untuk meraih poin penting di putaran kedua musim […]

expand_less