Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Jangan Takut Investor Kabur! DPRD Surabaya Pasang Badan Bela Warga Bale Hinggil

Jangan Takut Investor Kabur! DPRD Surabaya Pasang Badan Bela Warga Bale Hinggil

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Polemik berkepanjangan yang menimpa warga Apartemen Bale Hinggil kembali memantik sikap keras DPRD Surabaya. Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau yang akrab disapa Cak Yebe, menegaskan Pemerintah Kota Surabaya tidak boleh ragu bersikap tegas terhadap pengelola apartemen yang diduga melakukan pelanggaran serius, termasuk pemutusan listrik dan air selama sembilan bulan terakhir.

Cak Yebe menekankan, perlindungan hak dasar warga dan konsumen harus ditempatkan di atas kepentingan investasi. Ia secara terbuka meminta Wali Kota Surabaya tidak gentar mengambil langkah tegas hanya karena kekhawatiran kehilangan investor.

“Hak konsumen dan warga itu yang harus diperhatikan. Jangan kemudian pemerintah kota takut, khawatir investor lari. Kalau memang ada pelanggaran, ya dibicarakan dan ditindak sesuai aturan,” tegasnya.

Warga Sudah Lunas, Hak Tak Boleh Digantung

Menurut Cak Yebe, persoalan Bale Hinggil bukan sengketa biasa. Para penghuni adalah pemilik sah unit apartemen yang telah menuntaskan kewajiban pembelian mereka.

“Ini bukan warga yang masih punya utang. Para user ini sudah lunas. Artinya mereka sah secara hukum sebagai pemilik unit. Kewajibannya sudah dipenuhi, maka hak-haknya juga wajib diberikan,” ujarnya.

Ia menilai tuntutan warga agar listrik dan air kembali dinyalakan sama sekali tidak berlebihan. Justru, hal itu merupakan reaksi wajar atas terampasnya hak dasar.

“Coba kita simulasikan. Seandainya sampean yang jadi pemilik unit, lalu listrik dan air diputus sembilan bulan, apakah itu adil? Apa yang dilakukan warga ini masih dalam batas kewajaran untuk melindungi haknya,” kata Cak Yebe.

Dipingpong Instansi, Negara Seolah Absen

Cak Yebe juga menyoroti kondisi warga Bale Hinggil yang selama ini harus berpindah-pindah dari satu instansi ke instansi lain tanpa kejelasan penyelesaian.

“Kasihan mereka ini. Dipingpong ke sana ke mari. Termasuk urusan surat-surat dan legalitas, seolah-olah seluruh beban dilemparkan ke warga,” ujarnya.

Ia bahkan mengkritik inkonsistensi kebijakan Pemkot Surabaya yang telah membentuk Satgas Anti Mafia Tanah, namun dinilai belum hadir secara nyata dalam kasus-kasus konkret seperti Bale Hinggil.

“Kalau sudah membentuk Satgas Anti Mafia Tanah, harus paham konsekuensinya. Jangan ketika ada masalah serius seperti ini justru terkesan lepas tangan,” kritiknya.

Pola Lama Pengembang Bermasalah

Lebih jauh, Cak Yebe menilai praktik pengembang properti bermasalah bukanlah hal baru di Surabaya. Ia menyebut banyak pengembang menjual unit dengan janji fasilitas dan prasarana umum (PSU), namun pada akhirnya tidak pernah diserahkan kepada Pemkot sesuai aturan.

“Banyak pengembang menjual lewat brosur dan katalog, menjanjikan PSU 30 persen. Tapi setelah unit terjual, PSU itu dicaplok, berubah fungsi, bahkan tidak diserahkan ke pemerintah kota,” ungkapnya.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi indikator lemahnya penegakan aturan terhadap pengembang dan pengelola properti bermasalah.

DPRD Surabaya Pasang Badan, Siap Tanggung Risiko

Cak Yebe menegaskan posisi DPRD Surabaya dalam konflik Bale Hinggil. Ia memastikan Komisi A tidak akan mundur meski mendapat tekanan.

“DPRD ini bukan eksekutif. Tugas kami memberikan rekomendasi untuk melindungi hak warga. Kalau rekomendasi itu dianggap melanggar hukum, tidak usah sembilan orang, saya sendiri yang tanggung,” ucapnya dengan nada tegas.

Ia menegaskan, rekomendasi DPRD murni berpihak pada perlindungan warga, bukan kepentingan kelompok tertentu.

“Kalau rekomendasi ini dijalankan, bagus. Kalau tidak, secara alami pasti akan ada perlawanan. Itu konsekuensi,” tandasnya.

Menutup pernyataannya, Cak Yebe menekankan bahwa persoalan Bale Hinggil bukan sekadar urusan administrasi atau investasi, melainkan soal empati dan kehadiran negara.

“Ini soal hak dasar warga yang tidak terpenuhi. Jangan sampai Surabaya menjadi tempat penderitaan karena pembiaran pelanggaran hukum,” pungkasnya. [@]

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusat Studi Cyber STIK Lemdiklat Polri Dorong Penguatan Kapasitas Keamanan Siber Polri

    Pusat Studi Cyber STIK Lemdiklat Polri Dorong Penguatan Kapasitas Keamanan Siber Polri

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pusat Studi Cyber STIK Lemdiklat Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas kepolisian dalam menghadapi perkembangan kejahatan siber yang terus meningkat. Kepala Pusat Studi Cyber STIK Lemdiklat Polri, Prof. Yudho Giri Sucahyo, S.Kom., Ph.D, menjelaskan, bahwa pusat studi ini dibentuk pada Februari 2025 bersama lima pusat studi lainnya sebagai langkah strategis menghadapi eskalasi ancaman […]

  • 10 Fakta Nyata Kehidupan Kantor di Buku The Dream Life of Mr. Kim

    10 Fakta Nyata Kehidupan Kantor di Buku The Dream Life of Mr. Kim

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Drakor Kehidupan Mimpimu Tuan Kimmengisahkan bagaimana kehidupan seorang ayah dan suami yang harus bekerja keras untuk menafkahi keluarganya. Memulai karier dari bawah hingga menjadi manajer umum di divisi penjualan, karakter Kim Nak Su (Ryu Seung Ryong) membagikan kepada penggemar drakor bagaimana ia berjuang dan bertahan di sistem evaluasi kantor yang rasanya tidak adil. Kehidupan […]

  • Peran Suporter dalam Laga PSM Makassar vs Persebaya Surabaya, Harapan Tinggi Tomas Trucha

    Peran Suporter dalam Laga PSM Makassar vs Persebaya Surabaya, Harapan Tinggi Tomas Trucha

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pertandingan yang akan digelar melawan Persebaya Surabaya. Laga ini menjadi salah satu momen penting bagi timnya, terutama karena menjadi laga tunda yang akhirnya dijadwalkan ulang. Pertandingan akan berlangsung di Stadion BJ Habibie pada Sabtu, 6 Desember 2025. Kehadiran Suporter yang Diharapkan Tomas Trucha sangat berharap […]

  • Panduan Lengkap Backpacker Ke Lombok Dengan Budget Minim

    Panduan Lengkap Backpacker Ke Lombok Dengan Budget Minim

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 229
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panduan lengkap backpacker ke Lombok dengan budget minimKeindahan pantai pasir putih, air laut sebening kristal, dan Gunung Rinjani yang menjulang tinggi menjadi magnet tersendiri. Namun, berpetualang di Lombok tak harus menguras kantong. Dengan perencanaan yang matang, Anda bisa menjelajahi Lombok dengan budget minim, bahkan hanya dengan Rp 500.000 – Rp 1.000.000 per minggu […]

  • PKS Puji Penurunan Kemiskinan Ekstrem di Jatim

    PKS Puji Penurunan Kemiskinan Ekstrem di Jatim

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Jawa Timur memberikan apresiasi atas capaian Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem selama tahun anggaran 2024.(09/04/25) Dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, Rabu , juru bicara Fraksi PKS, Harisandi Savari, menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur. Ia menyoroti bahwa […]

  • Kisah Di Balik Relief Candi Borobudur Yang Penuh Filosofi

    Kisah Di Balik Relief Candi Borobudur Yang Penuh Filosofi

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kisah di balik relief candi Borobudur yang penuh filosofiIa adalah sebuah ensiklopedia batu, sebuah perpustakaan tanpa kata yang menyimpan khazanah filosofi hidup yang dalam. Relief-reliefnya, yang menghiasi dinding dan pagar candi, bukan hanya ornamen semata, melainkan narasi visual yang mengisahkan perjalanan spiritual manusia menuju pencerahan. Lebih dari seribu relief, dengan detail yang menakjubkan, […]

expand_less