Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Profil dan Biodata Antasari Azhar, Mantan Ketua KPK yang Meninggal di Usia 72 Tahun

Profil dan Biodata Antasari Azhar, Mantan Ketua KPK yang Meninggal di Usia 72 Tahun

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pergiannya Antasari Azhar menyebabkan kesedihan mendalam bagi masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan para penegak hukum. Ia dikenal sebagai sosok yang tegas dan berani dalam menangani kasus korupsi di negara ini.

Sebagai mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari dihargai karena kejujurannya dan komitmennya terhadap keadilan. Namun, perjalanan hidupnya juga penuh dengan tantangan dan perdebatan.

Di tengah kesuksesan karier yang mencolok, ia pernah terlibat dalam kasus hukum besar yang menggoyahkan keyakinan masyarakat terhadap sistem peradilan. Meskipun demikian, banyak pihak melihatnya sebagai simbol perjuangan melawan tindakan korupsi.

Kini, setelah meninggal pada usia 72 tahun, nama Antasari kembali diingat sebagai tokoh perjuang hukum yang meninggalkan jejak yang dalam bagi bangsa.

Awal Kehidupan dan Latar Belakang Pendidikan

Antasari Azhar lahir di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, pada 18 Maret 1953. Ia adalah putra keempat dari lima belas bersaudara dalam sebuah keluarga besar yang sangat menghargai pendidikan.

Ayahnya, H. Azhar Hamid, S.H., pernah menjabat sebagai kepala kantor pajak di Bangka Belitung, sedangkan ibunya, Hj. Asnani, telah meninggal dunia lebih dahulu.

Sejak kecil, Antasari terkenal sebagai anak yang pintar dan memiliki disiplin tinggi, dengan minat besar dalam bidang hukum serta pemerintahan. Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di Belitung pada tahun 1965.

Kemudian, ia melanjutkan sekolah menengah pertama dan menengah atas di Jakarta hingga lulus pada tahun 1971, sebelum memulai studi di Universitas Sriwijaya.

Karir yang Berkelanjutan di Dunia Hukum

Lulus dari Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya dengan jurusan Ilmu Pemerintahan pada tahun 1981, Antasari langsung memasuki Departemen Kehakiman. Di sana, ia bekerja di Badan Pembinaan Hukum Nasional hingga tahun 1985.

Karierya terus meningkat ketika ia ditunjuk sebagai Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, kemudian dipindahkan ke Tanjung Pinang hingga tahun 1992.

Ia kemudian menjabat berbagai posisi strategis, seperti Kasi Penyidikan Korupsi Kejati Lampung dan Kasi Pidana Khusus Kejari Jakarta Barat. Setiap peran dijalani dengan penuh dedikasi.

Pada tahun 1997, Antasari ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja, kemudian mengemban jabatan penting di Kejaksaan Agung sebagai Kepala Subdit Penyidikan Pidana Khusus.

Puncak karier terjadi ketika ia ditunjuk sebagai Ketua KPK pada 18 Desember 2007.

Kepemimpinannya pada masa itu dianggap keras dan tidak memandang siapa pun dalam menangani kasus korupsi besar. Namun masa jabatannya berakhir dengan tragis pada 11 Oktober 2009 setelah Presiden SBY mengangkatnya karena terlibat dalam kasus hukum yang sangat kontroversial.

Kasus yang Menimbulkan Perdebatan dan Akhir Kehidupan

Pada tahun 2010, Antasari dihukum 18 tahun penjara karena kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, yang merupakan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran. Hukuman ini mengejutkan masyarakat secara luas.

Banyak pihak percaya bahwa perkara tersebut penuh dengan nuansa politik, mengingat tegasnya Antasari dalam menangani kasus korupsi besar sebelumnya. Isu adanya penindasan hukum terhadap Antasari pernah muncul di berbagai media nasional, dan masyarakat terbagi dalam menilai kebenarannya.

Meskipun demikian, Antasari tetap menjalani hukumannya dengan tenang dan tidak pernah kehilangan martabatnya sebagai mantan pejabat negara. Setelah bebas, ia sempat kembali terlibat dalam kegiatan sosial dan menyampaikan pendapat mengenai pemberantasan korupsi di Indonesia.

Namun pada 8 November 2025, berita duka datang: Antasari Azhar meninggal dunia pada usia 72 tahun di Tangerang Selatan. Jenazahnya dishalatkan di Masjid Asy Syarif BSD, dan kepergiannya dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukumnya kepada media.

Banyak tokoh hukum dan figur publik menyampaikan rasa duka, mengenang Antasari sebagai sosok yang berani serta penuh dedikasi. Kematian Antasari menandai akhir dari perjalanan panjang seorang pejuang hukum yang pernah menjadi simbol kekuatan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Sekarang, nama Antasari Azhar akan selalu diingat dalam sejarah sebagai tokoh dengan perjalanan hidup yang penuh makna dan keteguhan prinsip.

Antasari Azhar merupakan tokoh yang tegas, memiliki integritas tinggi, serta berani menentang arus dalam menjalankan hukum. Meskipun pernah terlibat dalam kasus yang kontroversial, banyak orang menganggap usahanya tidak percuma.

Pergi pada usia 72 tahun menjadi kehilangan yang besar bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi mereka yang berharap pada pemberantasan korupsi.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi E DPRD Jatim: Wisuda Berbayar Harus Dihentikan!

    Komisi E DPRD Jatim: Wisuda Berbayar Harus Dihentikan!

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 309
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menegaskan bahwa sekolah-sekolah yang tetap memungut biaya untuk pelaksanaan wisuda, meskipun telah ada larangan resmi, harus bertanggung jawab mengembalikan uang tersebut kepada wali murid.(30/04/25) Pernyataan itu disampaikan menyusul masih ditemukannya sekolah yang menyelenggarakan wisuda berbayar, padahal Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah mengeluarkan larangan guna […]

  • Latar Belakang Perpindahan Ederson dari Manchester City

    Latar Belakang Perpindahan Ederson dari Manchester City

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Kiper timnas Brasil, Ederson, akhirnya membuka hati tentang alasan kepergiannya dari Manchester City. Setelah delapan tahun bermain di klub yang dikenal sebagai salah satu yang paling sukses dalam sejarah sepak bola Inggris, ia mengungkapkan bahwa kebahagiaan justru terasa jauh darinya. Cedera yang terus-menerus menghantam mentalnya, hingga membuatnya mempertimbangkan untuk pergi sejak musim lalu. Ederson meninggalkan […]

  • Penguatan Gakkum Lalin Berbasis Teknologi, Korlantas Polri Terbangkan ETLE Drone Patrol Presisi di Semarang

    Penguatan Gakkum Lalin Berbasis Teknologi, Korlantas Polri Terbangkan ETLE Drone Patrol Presisi di Semarang

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaksanakan kegiatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone Patrol Presisi sebagai bagian integral dari strategi penguatan penegakan hukum (Gakkum) lalu lintas (Lalin) berbasis teknologi di wilayah Kota Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan, menekan potensi pelanggaran, serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas pada kawasan dengan […]

  • Berita Terbaru, TNI Panglima TNI Siaga 1

    Panglima TNI Siaga 1: Persiapan Menghadapi Ancaman yang Meningkat

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah mengeluarkan perintah siaga 1 untuk seluruh jajaran TNI. Perintah ini dikeluarkan dalam bentuk telegram yang menunjukkan kesiapsiagaan tinggi TNI dalam menghadapi situasi yang mungkin terjadi di lingkungan strategis, baik secara internasional maupun nasional. Telegram tersebut menegaskan bahwa TNI harus tetap profesional dan responsif dalam menjalankan tugasnya. […]

  • Patung Liberty di Brasil Tinggi 24 Meter Runtuh, Jadi Sorotan Pasca-Badai Dahsyat

    Patung Liberty di Brasil Tinggi 24 Meter Runtuh, Jadi Sorotan Pasca-Badai Dahsyat

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada 15 Desember 2025, kota Guaíba di negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil, mengalami badai yang sangat ganas. Angin kencang dengan kecepatan hingga 80–90 kilometer per jam menerjang wilayah tersebut dan menyebabkan replika Patung Liberty setinggi 24 meter ambruk. Insiden ini terjadi di area parkir megastore Havan, yang menjadi simbol dari perusahaan ritel […]

  • Polri “All Out” Evakuasi, Hadirkan Randurlap dan Patroli Kesehatan Door to Door untuk Korban Banjir Karawang

    Polri “All Out” Evakuasi, Hadirkan Randurlap dan Patroli Kesehatan Door to Door untuk Korban Banjir Karawang

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejak Minggu (17/1/2026), bencana banjir melanda wilayah Kabupaten Karawang akibat meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Berdasarkan data sementara, banjir terjadi di 29 desa yang tersebar di 12 kecamatan. BPBD Karawang mencatat sedikitnya 3.162 rumah warga terendam banjir. Selain itu, terdapat tambahan rumah terdampak, di antaranya 159 unit di Desa Sedari dan 189 […]

expand_less