Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kasus Korupsi RSUD Koltim: 3 Tersangka Baru, Anggaran Melonjak Jadi Perhatian KPK

Kasus Korupsi RSUD Koltim: 3 Tersangka Baru, Anggaran Melonjak Jadi Perhatian KPK

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menahan tiga tersangka baru terkait dugaan kasus korupsi dalam pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur, pada hari Senin lalu, 24 November 2025.

Ketiga individu tersebut adalah ASN dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Yasin (YSN); ASN Kementerian Kesehatan, Hendrik Permana (HP); serta Direktur Utama PT Griksa Cipta, Aswin Griksa (AG).

“Para tersangka ditahan selama 20 hari pertama mulai tanggal 24 November hingga 13 Desember 2025 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK,” ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, saat konferensi pers di Gedung Merah Putih.

Penahanan ini dilakukan setelah penyidik KPK melakukan pengembangan kasus.

Sebelumnya, lembaga anti-korupsi tersebut telah lebih dahulu menahan lima tersangka, termasuk Bupati Kolaka Timur periode 2024-2029 Abdul Azis (ABZ) serta beberapa pihak terkait dalam pengurusan anggaran dan proyek pembangunan rumah sakit.

Cara Pengelolaan DAK dengan Biaya Administrasi

Asep menyampaikan bahwa pada tahun 2023, Hendrik yang merupakan pegawai negeri di Kementerian Kesehatan diduga menawarkan bantuan agar bisa memuluskan atau memperoleh pagu Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan imbalan sebesar 2 persen.

Penawaran tersebut meliputi berbagai kota dan kabupaten, dengan mekanisme pemberian dana sebagai syarat untuk memastikan anggaran yang ditetapkan.

Pada bulan Agustus 2024, Hendrik bertemu dengan Ageng Dermanto (AGD) yang menjabat sebagai PPK pembangunan RSUD Kolaka Timur guna membahas desain rumah sakit terkait prosedur pengajuan DAK.

Dari sana, anggaran DAK RSUD Koltim meningkat signifikan dari Rp47,6 miliar menjadi Rp170,3 miliar.

Asep menyatakan bahwa Hendrik selanjutnya meminta uang kepada Yasin, seorang ASN Bapenda Sultra yang disebut sebagai orang dekat Bupati Abdul Azis, sebagai bukti keseriusan agar DAK RSUD Koltim tidak hilang.

“Sehingga, DAK tahun 2026 masih dapat diperoleh,” katanya.

Aliran Uang Mencapai Miliaran

Yasin kemudian memberikan dana sebesar Rp50 juta kepada Hendrik pada November 2024 sebagai pembayaran awal dari kewajiban biaya.

Selain itu, Yasin memberikan dana sebesar Rp400 juta kepada Ageng Dermanto guna keperluan pengaturan dengan pihak swasta, yaitu Deddy Karnady dari PT Pilar Cerdas Putra (PCP), terkait desain bangunan RSUD.

Dari bulan Maret hingga Agustus 2025, Yasin mendapatkan keseluruhan dana sebesar Rp3,3 miliar dari Deddy melalui perantara Ageng.

Uang tersebut kemudian kembali dialokasikan, salah satunya kepada Hendrik sebesar Rp1,5 miliar. Dari jumlah tersebut, KPK menyita Rp977 juta dari Yasin saat operasi tangkap tangan pada Agustus 2025.

Tugas dan tanggung jawab Ketua Direksi PT Griksa Cipta

Selain dua pegawai negeri sipil tersebut, KPK juga menetapkan Direktur Utama PT Griksa Cipta, Aswin Griksa, sebagai tersangka.

Asep mengatakan Aswin diduga menerima dana sebesar Rp365 juta dari total Rp500 juta yang diberikan oleh Ageng.

Aswin bertindak sebagai perantara antara PT PCP dan Ageng dalam penanganan desain proyek rumah sakit.

Berdasarkan perbuatannya, ketiga tersangka dikenai Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengemplang Pajak Rp2,5 Miliar Sidoarjo Terancam Hukuman Penjara Paling Lama 6 Tahun

    Pengemplang Pajak Rp2,5 Miliar Sidoarjo Terancam Hukuman Penjara Paling Lama 6 Tahun

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 263
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pengusaha berinisial ROP, Direktur Utama PT PDN yang bergerak di bidang perdagangan berbagai macam barang, terancam hukuman penjara paling lama 6 tahun. Tersangka ROP didakwa telah sengaja menggunakan Faktur Pajak yang tidak berdasarkan transaksi sebenarnya dan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak yang isinya tidak benar atau tidak lengkap. Kepala Kantor Wilayah DJP […]

  • Sindiran Armuji di Tasyukuran Kemenangan PDIP Surabaya, Aroma Perebutan Ketua DPC Mulai Tercium

    Sindiran Armuji di Tasyukuran Kemenangan PDIP Surabaya, Aroma Perebutan Ketua DPC Mulai Tercium

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 415
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ada yang menarik ucapan Armuji Wakil Walikota Surabaya saat memberikan sambutan di acara Tasyukuran Kemenangan DPC PDIP Surabaya pada Jumat 27 Desember 2024 kemarin. Secara keseluruhan, acara di diberi tema “Tasyukuran dan Doa Bersama untuk kota Surabaya dan PDI Perjuangan” berlangsung familiar, dan penuh canda meskipun serius. Namun ada yang mengejutkan saat Armuji […]

  • Prof. Suparto Wijoyo: Usulan Polri di Bawah Kemendagri Melanggar Konstitusi

    Prof. Suparto Wijoyo: Usulan Polri di Bawah Kemendagri Melanggar Konstitusi

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 265
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wacana menempatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang disampaikan oleh anggota Komisi III DPR RI Deddy Sitorus dari Fraksi PDIP, kembali menuai kritik tajam. Prof. Dr. Suparto Wijoyo, Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, dengan tegas menilai usulan tersebut […]

  • msci

    Penyebab IHSG Ambrol: Kritik dari MSCI dan Dampaknya pada Pasar Saham Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Pergerakan pasar saham Indonesia mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam, bahkan sempat turun hingga 7% dalam seminggu. Pada perdagangan hari Rabu dan Kamis, IHSG sempat dihentikan sementara karena turun lebih dari 8% dalam sehari. Hal ini menunjukkan bahwa investor sedang menghadapi tekanan besar akibat […]

  • Kasus Korupsi di Pertamina, Anak Riza Chalid

    Korupsi Pengadaan LNG: Mantan Direktur Pertamina Sebut Nicke Widyawati & Pihak Terkait Harus Bertanggung Jawab

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 161
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kasus dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) yang merugikan negara hingga miliaran dolar Amerika Serikat kembali mencuri perhatian publik. Kasus ini melibatkan mantan pejabat PT Pertamina (Persero), termasuk sejumlah mantan petinggi perusahaan yang kini dianggap bertanggung jawab atas kerugian besar yang terjadi. Mantan Direktur Gas PT Pertamina, Hari Karyuliarto, menuding dua nama […]

  • Kasus donasi agus salim

    Masalah Donasi Agus Salim, Alvin Lim Laporkan Pratiwi Noviyanthi

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 353
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus Uang Donasi Agus Salim yang Melibatkan Pratiwi Noviyanthi dan Alvin Lim Kembali Panas. Kasus uang donasi milik Agus Salim, korban penyiraman air keras yang sebelumnya sempat menghebohkan publik, kini kembali menjadi sorotan setelah Alvin Lim, pengacara Agus Salim, melaporkan Pratiwi Noviyanthi (Novi) ke pihak kepolisian. Laporan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan […]

expand_less