Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Dugaan Skema Rekrutmen Siluman di PT PGS: Pekerja Ada, Status Hilang, Hukum Dipinggirkan

Dugaan Skema Rekrutmen Siluman di PT PGS: Pekerja Ada, Status Hilang, Hukum Dipinggirkan

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Di balik kilau industri jasa pemeliharaan fasilitas, sebuah praktik yang mencederai marwah ketenagakerjaan diduga berlangsung diam-diam. PT Permata Gemilang Suryatama (PGS), perusahaan penyedia teknisi gedung, dituding melakukan rekrutmen tenaga kerja tanpa dasar hukum yang sah. Para pekerja masuk, bekerja penuh, menerima instruksi, bahkan menerima slip gaji—namun perusahaan seperti pura-pura tak mengenali mereka secara legal.

Para teknisi itu ada, tetapi secara hukum seolah tak pernah dilahirkan.

Kisah ini bermula dari kesaksian pekerja yang mengungkap bahwa sejak awal mereka direkrut tanpa tanda tangan kontrak kerja. Tidak ada perjanjian hitam di atas putih, tidak ada kejelasan status, dan lebih parah—tidak ada perlindungan jaminan sosial. Semua dijalankan melalui percakapan lisan dan selembar draft yang tak pernah berubah menjadi dokumen resmi.

“Memang ada, tapi baru draf. Belum MoU,” pengakuan Ilham, bagian personalia perusahaan, dalam sebuah percakapan. Kalimat tersebut, yang terdengar sepele, justru menyeret situasi ini pada pertanyaan besar: apakah draf tanpa pengesahan ingin dijadikan payung legitimasi, atau sekadar kedok menutupi sistem rekrutmen gelap?

Seorang teknisi yang enggan disebut namanya menggambarkan kondisi di lapangan lebih gamblang. “Kami bekerja mengikuti SOP perusahaan. Ada target, instruksi langsung, tapi kontrak tidak pernah diberikan. BPJS pun tidak pernah dibuatkan,” ujarnya. Padahal, Undang-Undang menegaskan bahwa ketika ada unsur upah, tugas, dan perintah, maka otomatis terbentuk hubungan kerja. Tanpa kontrak formal pun, hak pekerja tak dapat dihapus seenaknya.

Ironisnya, upah yang diberikan disebut berada di bawah UMK—sebuah pelanggaran yang secara terang-terangan menyalahi Pasal 90 UU Ketenagakerjaan.

Lebih jauh, sumber internal menyebut adanya pihak yang diduga dilibatkan dalam proses rekrutmen. oknum GP Ansor Sidoarjo muncul dalam komunikasi awal sebagai pihak yang diklaim ikut mengatur jalur perekrutan. Tetapi ketika jadwal klarifikasi digelar, baik perusahaan maupun pihak organisasi absen. Tidak ada jawaban, tidak ada kehadiran, tidak ada permintaan maaf. Lengang, sunyi, seperti menyembunyikan sesuatu yang tak ingin disorot lampu investigasi.

Jika dugaan itu benar, garis antara kemitraan sosial dan praktik pengelolaan tenaga kerja ilegal menjadi sangat tipis. Negara melalui UU Cipta Kerja dan PP 35/2021 menegaskan sistem outsourcing dan kerja sama hanya sah bila dibingkai dokumen transparan dan legal. Tanpa itu, apa yang terjadi bukan pemberdayaan—melainkan pengaburan status yang bisa menyeret banyak pihak ke ranah hukum.

Risiko kerja teknisi pun bukan urusan ringan. Listrik bertegangan tinggi, sistem pendingin bertekanan, pekerjaan ketinggian, potensi cedera fatal. Namun mereka bekerja tanpa jaminan kesehatan, tanpa perlindungan kecelakaan, dan tanpa kepastian jika sesuatu terjadi pada keluarga mereka.

Jika semua tuduhan ini terbukti, ancaman sanksi menanti: administratif, denda besar, hingga pidana penjara.

Kini, sorotan publik dan beban moral berpindah ke Disnaker Sidoarjo, pengawas ketenagakerjaan Jawa Timur, dan aparat penegak hukum. Apakah pengawasan negara akan hadir membela hak dasar pekerja? Atau jaringan kepentingan akan terus merajut perlindungan bagi sistem perekrutan gelap?

Para teknisi ini bukan catatan kecil dalam laporan produksi. Mereka adalah nyawa operasional perusahaan. Namun diperlakukan seakan bisa diganti kapan saja—tanpa izin, tanpa status, tanpa perlindungan.

Kasus ini tidak berhenti di sini. Gema Nusantara akan terus mengikuti perkembangan, meminta keterangan resmi, dan memastikan setiap pihak dimintai pertanggungjawaban. Karena buruh bukan sekadar komponen bisnis. Mereka manusia, pencari nafkah, pilar ekonomi. Dan hukum bukan dekorasi, melainkan pelindung yang harus berdiri di garis depan.(Dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Januari 2026, Energi Baru Peluang Besar

    4 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Januari 2026, Energi Baru Peluang Besar

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 168
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Inilah ramalan empat zodiak paling beruntung sepanjang Januari 2026, bulan yang penuh energi baru dan peluang besar. Saturnus berperan sebagai pengaruh utama, membawa tema tanggung jawab, kedewasaan, dan pertumbuhan jangka panjang—terutama bagi zodiak yang siap bekerja keras dan membangun fondasi kuat. Saturnus menguasai Capricorn dan Aquarius, dan dengan banyaknya planet yang melintasi dua zodiak […]

  • Levante ,La Liga

    Kondisi Terkini Levante di La Liga: Tantangan Berat di Kandang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Levante, yang sebelumnya menjadi juara Segunda Division musim lalu, kini menghadapi tantangan berat dalam kompetisi La Liga. Tim yang dikenal dengan julukan Granotes ini kesulitan beradaptasi dengan level kompetisi tertinggi Spanyol. Dari 19 pertandingan yang telah dijalani, mereka belum pernah meraih kemenangan di kandang. Rekor yang buruk ini memperlihatkan bahwa Levante harus segera memperbaiki […]

  • Balita Tiga Tahun di Gresik Alami Luka Parah Akibat Serangan Monyet Liar

    Balita Tiga Tahun di Gresik Alami Luka Parah Akibat Serangan Monyet Liar

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Diagram kota Sidoarjo – Seorang balita berusia tiga tahun menjadi korban serangan monyet liar di Desa/Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Balita perempuan itu mengalami luka sobek cukup parah hingga 40 jahitan.   Informasi yang dihimpun, serangan monyet liar itu terjadi saat korban sedang bermain di sekitar rumahnya pada Rabu (10/7) sore. Tiba-tiba mamalia itu datang dan […]

  • Polres Bondowoso Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Menjelang Ramadan

    Polres Bondowoso Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Menjelang Ramadan

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang bulan suci Ramadan 2025, Polres Bondowoso melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan bahan pokok di gudang Bulog. Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. bersama pimpinan Bulog Bondowoso, Hesti Retno Kusumastuti, turun langsung untuk memastikan pasokan bahan pangan tetap aman bagi masyarakat. Dalam kunjungannya pada Selasa (18/2/2025), Kapolres menyatakan bahwa pengecekan […]

  • Resep Sate Rembiga, Menu Andalan Bakar-Bakar Tahun Baru yang Pedas Menggoda

    Resep Sate Rembiga, Menu Andalan Bakar-Bakar Tahun Baru yang Pedas Menggoda

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Momen pergantian tahun selalu identik dengan acara bakar-bakar bersama keluarga atau sahabat. Jika bosan dengan sate ayam atau sosis, Sate Rembiga khas Lombok bisa menjadi pilihan menu spesial yang menggugah selera. Cita rasanya yang pedas, manis, dan kaya rempah dijamin bikin suasana Tahun Baru makin hangat. Sate Rembiga menggunakan daging sapi pilihan yang […]

  • DJ Bravy , Lula Lahfah

    DJ Bravy Klarifikasi Isu Terkait Kematian Lula Lahfah

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DJ Bravy, salah satu tokoh publik yang terkenal dengan aktivitasnya di dunia hiburan, kini tengah menghadapi isu yang menyeret namanya dalam kasus kematian selebgram Lula Lahfah. Meski tidak secara langsung terlibat dalam peristiwa tersebut, nama DJ Bravy muncul dalam dugaan terkait penggunaan whip pink, sebuah benda yang dikaitkan dengan berbagai kontroversi di kalangan […]

expand_less