Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Pemerintah Terapkan Skema PPPK Paruh Waktu Mulai 2025, Solusi Bagi Honorer yang Belum Jadi ASN

Pemerintah Terapkan Skema PPPK Paruh Waktu Mulai 2025, Solusi Bagi Honorer yang Belum Jadi ASN

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengenalan PPPK Paruh Waktu sebagai Solusi bagi Tenaga Honorer

DIAGRAMKOTA.COM – Mulai tahun 2025, pemerintah akan menerapkan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Skema ini merupakan bagian dari upaya untuk menyelesaikan masalah tenaga honorer yang belum diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Tujuan utamanya adalah memberikan solusi legal dan manusiawi agar tenaga non-ASN tetap bisa bekerja dan mendapatkan hak-hak dasar yang dijamin negara, meskipun dengan jam kerja terbatas.

Apa Itu PPPK Paruh Waktu?

PPPK Paruh Waktu adalah model baru dalam sistem kepegawaian negara. Dalam skema ini, tenaga non-ASN dipekerjakan melalui perjanjian kerja berdurasi tertentu dengan jam kerja yang lebih fleksibel dibandingkan PPPK penuh waktu. Skema ini ditujukan khususnya bagi tenaga honorer yang sudah tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), tetapi belum lolos dalam seleksi PPPK reguler.

Mereka akan mengikuti proses seleksi kembali, sesuai dengan formasi dan kebutuhan masing-masing instansi serta ketersediaan anggaran. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya mereka yang memenuhi syarat dan memiliki kemampuan yang diperlukan yang akan diangkat.

Jam Kerja Fleksibel dan Kontrak Setahun

Sesuai dengan namanya, PPPK paruh waktu akan bekerja dalam durasi terbatas, yaitu sekitar 4 jam per hari atau 20–30 jam per minggu, tergantung pada beban kerja dan kemampuan anggaran instansi. Kontrak kerja berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kebutuhan instansi.

Dengan jam kerja yang lebih fleksibel, skema ini memberikan kesempatan bagi tenaga honorer untuk tetap berkontribusi tanpa harus menjalani beban kerja yang terlalu berat. Hal ini juga membantu instansi dalam mengelola sumber daya secara lebih efisien.

Tunjangan dan Fasilitas Tetap Didapat

Meski tidak bekerja penuh waktu, PPPK paruh waktu tetap mendapatkan hak-hak yang setara secara proporsional. Beberapa tunjangan dan fasilitas yang diberikan antara lain:

  • Tunjangan jabatan dan tunjangan kinerja (Tukin)
  • THR dan Gaji ke-13
  • Jaminan sosial lengkap (BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan)
  • Jaminan Hari Tua (JHT)
  • Tunjangan keluarga dan pengembangan kompetensi

Skema ini memastikan bahwa para pegawai tetap merasa dihargai dan dilindungi oleh sistem yang ada.

Berapa Gaji PPPK Paruh Waktu?

Gaji PPPK paruh waktu disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau gaji terakhir saat menjadi tenaga honorer. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 83 Tahun 2022, gaji PPPK paruh waktu berkisar antara Rp2,07 juta hingga Rp5,61 juta per bulan, tergantung jenjang pendidikan dan posisi.

Contohnya, lulusan S1 akan menerima gaji antara Rp2,2 juta hingga Rp5,4 juta per bulan. Besaran gaji ini dirancang agar sesuai dengan kemampuan ekonomi dan standar hidup yang layak.

Gaji PPPK Penuh Waktu Berdasarkan Golongan

Jika diangkat menjadi PPPK penuh waktu, maka gaji akan mengacu pada golongan yang telah ditetapkan. Contohnya:

  • Untuk lulusan SD yang masuk dalam Golongan I, gaji berkisar antara Rp1.938.500 hingga Rp2.900.900 per bulan.
  • Lulusan SMA atau SMK yang berada di Golongan V akan menerima gaji antara Rp2.511.500 hingga Rp4.189.900 per bulan.
  • Sementara lulusan Sarjana (S1) atau Diploma IV (D4) yang masuk ke Golongan IX akan mendapatkan gaji mulai dari Rp3.203.600 hingga Rp5.261.500 per bulan.
  • Untuk lulusan Magister (S2) dalam Golongan X, gaji yang diterima berkisar antara Rp3.339.600 hingga Rp5.484.000 per bulan.
  • Sedangkan lulusan Doktoral (S3) di Golongan XI akan memperoleh gaji antara Rp3.480.300 hingga Rp5.716.000 per bulan.

Skema sebagai Jembatan bagi Tenaga Honorer

Skema PPPK Paruh Waktu menjadi jembatan bagi tenaga honorer untuk mendapatkan status yang lebih jelas secara hukum, tanpa harus langsung bersaing di jalur PPPK penuh waktu yang sangat kompetitif. Ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kualitas kerja dan kesejahteraan tanpa harus menghadapi tantangan yang terlalu besar.

Penutup

Dengan diberlakukannya skema PPPK paruh waktu, pemerintah menunjukkan langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan klasik tenaga honorer. Skema ini tidak hanya membuka ruang kerja legal bagi mereka, tapi juga menjamin hak dasar dan kesejahteraan secara proporsional. Harapannya, program ini mampu menjadi solusi jangka panjang sekaligus transisi menuju reformasi birokrasi yang lebih adil dan inklusif.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Ramadhan, Nakes RSUD dr. Iskak Unjuk Kebolehan Tilawah

    Festival Ramadhan, Nakes RSUD dr. Iskak Unjuk Kebolehan Tilawah

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 234
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana syahdu menyelimuti Auditorium Gedung IDIK RSUD dr. Iskak Tulungagung saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dengan tartil yang merdu. Para tenaga kesehatan dan karyawan rumah sakit menunjukkan kebolehan mereka dalam membaca Al-Qur’an dalam rangka Festival Ramadhan yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Asy Syifa bersama Instalasi PKRS.(09/03/25) Festival ini diadakan sebagai bagian dari […]

  • Polri Salurkan Bantuan Obat, BMHP, dan Vaksin Tetanus ke Jajaran Wilayah Barat Aceh

    Polri Salurkan Bantuan Obat, BMHP, dan Vaksin Tetanus ke Jajaran Wilayah Barat Aceh

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan kesehatan berupa obat-obatan, bahan medis habis pakai (BMHP), alat kesehatan, serta vaksin tetanus kepada jajaran kepolisian di wilayah barat Provinsi Aceh. Bantuan tersebut didistribusikan melalui jalur darat dan udara guna memastikan kebutuhan medis di lapangan dapat terpenuhi secara cepat dan merata. Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes […]

  • Klinik atau Penjara? Ibu dan Bayi ‘Ditahan’ Gara-Gara Tak Mampu Bayar 2 Juta

    Klinik atau Penjara? Ibu dan Bayi ‘Ditahan’ Gara-Gara Tak Mampu Bayar 2 Juta

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 299
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lantaran tidak mampu melunasi biaya persalinan, seorang ibu dan bayinya “ditahan” oleh klinik bersalin di Surabaya, di kawasan Asemrowo. Komunitas Tolong Menolong (KTM) yang mendengar informasi itu lantas menebus biaya persalinan sebesar yang awalnya Rp 2.161.000 menjadi Rp. 1.100.000, setelah dapat potongan biaya, Senin (3/2/2025). Selain menebus biaya persalinan sang ibu bernama Siti Ayu […]

  • Lemkapi Beri Apresiasi Presisi Award Kepada Polres Bangkalan

    Lemkapi Beri Apresiasi Presisi Award Kepada Polres Bangkalan

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan apresiasi atas kinerja Polres Bangkalan. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Direktur Eksekutif Lemkapi,Dr. Drs. Edi Saputra Hasibuan, S.H., M.H kepada Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya,S.H,S.I.K,M.I.K di Polres Bangkalan pada Jum’at (18/10/2024)pekan lalu. Pengahargaan diberikan atas kinerja Polres Bangkalan Polda Jatim yang dinilai aktif melakukan cooling […]

  • Jatim dan Sumatera Barat Jalin Kerjasama Ekonomi dan Pariwisata

    Jatim dan Sumatera Barat Jalin Kerjasama Ekonomi dan Pariwisata

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menyampaikan keyakinannya dalam meningkatkan perekonomian dan pariwisata antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Jawa Timur. Hal ini diungkapkan dalam acara West Sumatera Investment Forum 2024 yang diadakan oleh Pemprov Sumatera Barat di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya. Adhy Karyono menegaskan pentingnya kerjasama antara dua provinsi besar […]

  • Melania Trump

    Latar Belakang Film Dokumenter tentang Melania Trump

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 29
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Film dokumenter yang berjudul “Melania” adalah proyek terbaru dari Amazon yang menyoroti kehidupan Melania Trump, mantan Ibu Negara Amerika Serikat. Film ini menjadi perhatian publik setelah diumumkan akan dirilis secara eksklusif di bioskop pada hari Jumat. Proyek ini mendapatkan perhatian besar dengan kampanye pemasaran senilai $35 juta, yang menunjukkan betapa pentingnya film ini […]

expand_less