Momentum HJKS ke-733: Armuji Ungkap IPM Tertinggi di Jatim, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Kunci
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 40 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Plh Wali Kota Surabaya, Armuji, saat melakukan prosesi pemotongan tumpeng HJKS ke-733
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 menjadi momentum untuk menegaskan capaian pembangunan Kota Pahlawan. Salah satu indikator yang disorot adalah meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Surabaya yang kini menjadi tertinggi di Jawa Timur.
Hal tersebut disampaikan Plh Wali Kota Surabaya, Armuji, saat memberikan sambutan dalam Resepsi HJKS ke-733 yang digelar di Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5/2026).
Menurut Armuji, capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai program pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
“UMKM semakin berkembang dan warga miskin tidak ditinggalkan. Upaya ini membawa Indeks Pembangunan Manusia Kota Surabaya mencapai 85,60 persen,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Cak Ji itu menjelaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia didukung oleh penguatan layanan kesehatan yang terus diperluas di berbagai wilayah kota.
Saat ini Surabaya memiliki tiga rumah sakit umum daerah (RSUD), 153 kelurahan dengan integrasi layanan primer, serta 2.191 puskesmas keluarga yang diperkuat dengan optimalisasi pelayanan kesehatan ibu dan balita.
Dari berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Surabaya mencatat prevalensi stunting berhasil ditekan hingga mencapai 0,59 persen pada 2025.
“Hingga tahun 2025, prevalensi stunting kami telah mencapai 0,59 persen,” katanya.
Selain sektor kesehatan, Pemkot Surabaya juga terus memperkuat akses pendidikan yang inklusif dan merata. Armuji menegaskan bahwa seluruh anak di Surabaya harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan hingga 13 tahun tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.
“Sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, berprestasi, dan menjadi generasi unggul yang siap membawa Surabaya menuju kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan, Pemkot Surabaya telah menyalurkan beasiswa Pemuda Tangguh kepada 16.801 siswa jenjang SMA, SMK, dan MA, serta 5.874 mahasiswa.
Ke depan, kata Armuji, program pendidikan akan lebih difokuskan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar pendidikan benar-benar menjadi instrumen mobilitas sosial dan pengentasan kemiskinan.
“Kami akan terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga miskin agar pendidikan menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.
Tak hanya itu, perhatian terhadap kelompok rentan juga diwujudkan melalui penguatan layanan pendidikan bagi anak difabel. Saat ini Surabaya memiliki empat Rumah Anak Prestasi yang menjadi wadah pengembangan potensi dan bakat anak-anak berkebutuhan khusus.
Komitmen tersebut diperkuat dengan alokasi anggaran pendidikan yang secara konsisten mencapai lebih dari 20 persen dari total APBD setiap tahunnya.
“Ini merupakan wujud komitmen kami dalam meningkatkan kualitas SDM Surabaya sekaligus memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.
733 Penari Remo Meriahkan Resepsi HJKS ke-733
Resepsi HJKS ke-733 berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Surabaya. Salah satu atraksi yang menyita perhatian adalah penampilan 733 penari remo gabungan dari berbagai wilayah di Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, Armuji juga melakukan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Surabaya yang telah memasuki usia 733 tahun.
Tumpeng kemudian dibagikan kepada Ketua DPRD Surabaya dan para tamu undangan yang hadir. Seusai acara, masyarakat tampak antusias menikmati berbagai hidangan yang disediakan, bahkan berebut tumpeng dan lauk pendamping sebagai bentuk tradisi syukuran yang telah menjadi bagian dari perayaan HJKS.***

>
