Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Hari Lingkungan Hidup 2025, Achmad Nurdjayanto: Surabaya Harus Bergerak, Bumi Tak Butuh Janji, Melainkan Aksi Nyata!

Hari Lingkungan Hidup 2025, Achmad Nurdjayanto: Surabaya Harus Bergerak, Bumi Tak Butuh Janji, Melainkan Aksi Nyata!

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 dengan tema “Hentikan Polusi Plastik” menjadi momentum penting bagi kota-kota besar seperti Surabaya untuk memperkuat komitmen menjaga lingkungan. Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa tantangan ekologis semakin nyata dan membutuhkan tindakan konkret dari semua pihak.

“Kita tidak bisa hanya merayakan Hari Lingkungan dengan seremonial belaka. Saatnya kita semua, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, bergerak nyata mengatasi krisis sampah, terutama plastik,” tegas Achmad Nurdjayanto yang juga merupakan politisi Partai Golkar.

Kesadaran Warga Surabaya Semakin Meningkat

Achmad menyampaikan apresiasi atas meningkatnya kepedulian warga terhadap lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah sehari-hari.

“Saya melihat tren positif. Masyarakat Surabaya semakin sadar, sudah mulai tertib tidak membuang sampah sembarangan. Ini harus terus dibina,” ujarnya.

Namun demikian, ia menyoroti masih adanya titik-titik rawan pembuangan sampah liar yang berulang terjadi, khususnya pada malam hari atau waktu-waktu sepi.

Optimalisasi Peran Kelurahan dan Kecamatan

Dalam upaya menekan kasus pembuangan sampah liar, Achmad mendorong adanya peran aktif dari struktur pemerintahan paling dekat dengan warga.

“Kelurahan dan kecamatan harus lebih proaktif. Harus tahu titik rawan, jam rawan, dan bergerak melakukan patroli atau pendekatan langsung. Ini bukan hanya tugas Dinas Kebersihan, tapi urusan lintas sektor,” jelasnya.

Ia berharap camat dan lurah bisa bersinergi dengan masyarakat melalui edukasi, patroli warga, hingga pemasangan CCTV di titik tertentu.

Pengawasan Ketat Terhadap IPAL Perusahaan

Politisi Golkar itu juga menyoroti pencemaran lingkungan yang berasal dari aktivitas industri, terutama terkait pembuangan limbah tanpa pengolahan.

“Perlu kepatuhan penuh dari para pengusaha. IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) itu bukan formalitas, tapi keharusan. Kalau tidak diawasi dan dijalankan dengan baik, kita bisa melihat dampak jangka panjang seperti pencemaran sungai dan kerusakan ekosistem,” katanya.

Menurutnya, pengawasan terhadap keberadaan dan fungsi IPAL harus dilakukan secara berkala dan melibatkan pengawasan dari DPRD dan masyarakat.

Kondisi Surabaya di Hari Lingkungan Hidup

Data dari DLH Surabaya mencatat bahwa lebih dari 1.000 tanaman ditanam setiap hari dalam rangka penghijauan kota. Namun, krisis pencemaran plastik masih menjadi ancaman. Beberapa kasus pencemaran Kali Surabaya bahkan menyebabkan kematian ikan secara massal, yang diduga akibat limbah rumah tangga dan plastik yang tidak tertangani.

Dalam forum Munas VII APEKSI 2025 lalu, Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah penanganan darurat sampah. Ini menunjukkan bahwa secara nasional, kota ini dianggap penting dalam mendorong transformasi pengelolaan lingkungan.

Penambahan TPS3R & Incinerator Jadi Solusi Jangka Menengah

Dalam upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis wilayah, Achmad Nurdjayanto menyambut baik langkah Pemerintah Kota Surabaya yang menambah TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle) di sejumlah kecamatan dengan volume sampah tinggi.

“Ini solusi jangka menengah yang strategis, terutama untuk wilayah yang jauh dari TPA. Warga tidak harus bergantung ke Benowo saja, karena di wilayahnya sudah bisa memilah dan mengolah,” ujarnya.

Beberapa TPS3R tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemilahan sampah, tapi juga dilengkapi dengan incinerator modern—alat pembakar limbah plastik yang sudah tidak bisa didaur ulang.

“Incinerator sangat penting untuk mengatasi jenis sampah plastik keras atau multilayer yang tak bisa diurai. Ini cara agar volume sampah ke TPA bisa dikurangi signifikan,” tambah politisi Partai Golkar itu.

Achmad menekankan, keberadaan TPS3R dan incinerator juga harus diiringi dengan pelatihan warga dan kader lingkungan, agar teknologi tersebut benar-benar dimanfaatkan dan tidak mangkrak

Achmad Nurdjayanto Ajak Untuk Bergerak Bersama

Sebagai anggota Komisi C yang membidangi pembangunan dan lingkungan, Achmad menekankan bahwa perubahan hanya bisa terjadi jika semua elemen berkomitmen.

“Surabaya bisa jadi contoh nasional, tapi dengan satu syarat: semua kompak. Pemerintah, warga, dan pengusaha harus jalankan perannya dengan benar,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah konkret ini, Achmad Nurdjayanto optimis bahwa Surabaya dapat menjadi kota percontohan nasional dalam penanganan lingkungan perkotaan. Ia mengajak semua pihak untuk tak menunggu “bencana ekologis” baru sadar pentingnya kolaborasi. (@)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai Bosan di Kantor? Coba Aktivitas Selingan!

    Mulai Bosan di Kantor? Coba Aktivitas Selingan!

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bekerja memang tidak selalu menyenangkan. Terkadang kita merasa malas atau jenuh dengan tugas yang sama terus-menerus. Ya, sebagai manusia, kita pasti merasa bosan dengan kegiatan yang berulang setiap hari. Bangun pagi dan pergi bekerja seringkali membuat kita merasa lelah dengan aktivitas tersebut karena dilakukan secara rutin setiap hari. Rasa bosan pasti bisa muncul kapan saja […]

  • 12 destinasi wisata luar negeri dengan tiket pesawat murah dari Indonesia

    12 destinasi wisata luar negeri dengan tiket pesawat murah dari Indonesia

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Liburan ke luar negeri kini bukan lagi hal yang terasa mahal. Dengan perencanaan yang tepat, masyarakat Indonesia mampu mengunjungi negara lain tanpa harus menghabiskan dana yang besar. Salah satu kunci utama menekan biaya perjalanan adalah memilih destinasi dengan tiket pesawat relatif murah serta biaya hidup yang masih bersahabat. Secara geografis, Indonesia diuntungkan karena berada […]

  • Dinas Pendidikan

    Perubahan APBD 2024 Dindik Jatim Pecahkan Rekor Terbesar Dibanding OPD Lain

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Perubahan APBD Tahun 2024, Dinas Pendidikan Jawa Timur, yang membawahi kebutuhan SMA/SMK/SLB seluruh Jawa Timur. Dapatkan kucuran tambahan anggaran mencapai hingga Rp 9,5 triliun. Terkait perihal tersebut, sangatlah penting untuk memberikan rasa keadilan. Bagi semua satuan Pendidikan menengah dan satuan Pendidikan khusus di Provinsi Jawa Timur. Mengingat, kebijakan BPOPP berbasis jumlah peserta didik […]

  • Polri dan Warga bergandengan Tangan, Polindes Meunasah Mancang Bangkit dari Lumpur Banjir

    Polri dan Warga bergandengan Tangan, Polindes Meunasah Mancang Bangkit dari Lumpur Banjir

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali ditunjukkan oleh Polres Pidie Jaya bersama masyarakat, yang bergandengan tangan gotong royong pemulihan pasca banjir di Polindes Gampong Meunasah Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada Senin (12/1/2026). Gotong royong pembersihan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini dipimpin oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, […]

  • Darma Mangkuluhur, Aya Hutami , Keluarga Cendana

    Darma Mangkuluhur, Kehadiran Aya Hutami dalam Acara Siraman Keluarga Cendana

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran Aya Hutami dalam acara siraman keluarga Cendana menjadi perhatian khusus. Meski jarang muncul di media sosial, penampilannya di acara tersebut menarik banyak perhatian. Aya Hutami, yang merupakan putri kedua dari Tommy Soeharto dan Tata Cahyani, tampil anggun dengan mengenakan kebaya bunga-bunga. Ia memakai pakaian yang sama dengan ibunya, menunjukkan kekompakan antara dua generasi […]

  • Hari Pers Nasional 2026

    Hari Pers Nasional 2026, DPRD Surabaya: Jaga Demokrasi di Tengah Arus Informasi Digital

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Azhar Kahfi, menilai peran pers semakin strategis di tengah era digital yang tanpa batas. Menurutnya, derasnya arus informasi di media sosial membuat kebenaran kerap tertutup oleh potongan cerita yang tidak utuh. “Di era digital yang tanpa sekat, kebenaran bisa saja tertutup oleh potongan-potongan cerita yang belum utuh. […]

expand_less