Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Program Kampung Pancasila: Membangun Kembali Semangat Gotong Royong di Surabaya

Program Kampung Pancasila: Membangun Kembali Semangat Gotong Royong di Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya memperkuat nilai-nilai gotong royong melalui inisiatif baru yang diberi nama Kampung Pancasila. Program ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di tingkat warga, khususnya di lingkungan RW (Rukun Warga). Dengan melibatkan pemuda dan sekitar 12.000 Aparatur Sipil Negara (ASN), program ini menjadi langkah strategis untuk menyebarluaskan prinsip-prinsip Pancasila secara nyata di masyarakat.

Peran Pemuda dan ASN dalam Mendorong Partisipasi Masyarakat

Salah satu aspek penting dari Kampung Pancasila adalah partisipasi aktif dari generasi muda dan pegawai pemerintah. Sebanyak 12.000 ASN akan bertindak sebagai pendamping di 1.361 RW yang ada di seluruh wilayah Surabaya. Tugas mereka tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga memberikan dukungan teknis dan motivasi agar warga bisa lebih terlibat dalam kegiatan sosial.

Pemuda juga diharapkan menjadi agen perubahan dengan mengambil peran dalam membangun komunikasi antarwarga serta menyebarkan kesadaran akan pentingnya kerja sama. Hal ini dianggap vital karena generasi muda memiliki potensi besar dalam memperkuat ikatan sosial di lingkungan sekitar.

Pendekatan Berbasis Lingkungan dan Ekonomi

Salah satu fokus utama Kampung Pancasila adalah pemberdayaan ekonomi lokal melalui inisiatif ramah lingkungan. Contohnya, Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, menyarankan warga untuk memilah sampah di rumah agar dapat dijual atau digunakan kembali. Dengan demikian, sampah bukan hanya menjadi limbah, tetapi juga sumber pendapatan bagi RW.

“Ini bisa menjadi sumber dana tambahan yang bisa digunakan untuk kegiatan sosial,” ujar Eri. Ia mencontohkan bagaimana botol plastik yang dipilah dan dijual bisa menghasilkan uang yang masuk ke kas RW, sehingga mendukung proyek sosial yang bermanfaat bagi warga.

Meningkatkan Solidaritas Sosial Melalui Gotong Royong

Kampung Pancasila juga bertujuan untuk memperkuat hubungan antarwarga, terutama dalam membantu masyarakat yang kurang mampu. Eri menegaskan bahwa bantuan harus tepat sasaran dan dilakukan langsung oleh warga setempat. Ia menyoroti pentingnya distribusi zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh RW sendiri, bukan lewat lembaga luar.

“Jika kita mengirimkan sedekah ke RW, itu akan lebih efektif dibandingkan mengirimkannya ke tempat lain,” tegas Eri. Menurutnya, hal ini akan memastikan bahwa kebutuhan dasar warga seperti pendidikan dan kesehatan bisa terpenuhi secara langsung.

Pengalaman Pandemi sebagai Inspirasi Utama

Kampung Pancasila lahir dari pengalaman masa pandemi, ketika gotong royong muncul secara spontan di tengah masyarakat. Saat itu, warga saling membantu tanpa perlu intervensi pemerintah. Pengalaman ini kemudian dirumuskan menjadi filosofi program yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Irvan Widyanto, Kepala Satuan Tugas Kampung Pancasila, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat RW. “Tujuan kami adalah memastikan semua elemen masyarakat terlibat, tanpa memandang latar belakang suku atau agama,” ujarnya.

Empat Pilar Utama Kampung Pancasila

Program Kampung Pancasila dibagi menjadi empat pilar utama, yaitu lingkungan, kemasyarakatan, ekonomi, dan sosial budaya. Setiap pilar memiliki peran spesifik dalam membangun kualitas hidup warga. Misalnya, di bidang lingkungan, program ini mendorong partisipasi warga dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan. Di bidang sosial budaya, program ini berupaya memperkuat persatuan antarwarga melalui kegiatan bersama.

Keterlibatan Seluruh Elemen Masyarakat

Keberhasilan Kampung Pancasila sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan mahasiswa. Eri menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada semangat gotong royong warga.

“Surabaya akan sejahtera jika semua elemen masyarakat bekerja sama, mulai dari RT/RW hingga tokoh masyarakat,” tegas Eri. Ia berharap program ini bisa menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat bisa menciptakan perubahan positif.***

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Kota Di Eropa Yang Cocok Untuk Traveling Pertama Kali

    10 Kota Di Eropa Yang Cocok Untuk Traveling Pertama Kali

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 425
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – 10 Kota di Eropa yang cocok untuk traveling pertama kaliDengan perencanaan yang baik dan sedikit riset, perjalanan pertamamu ke Eropa akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Selamat berpetualang! (red)

  • Testimoni Bulan Madu Rully Anggi Bikin Netizen Ngakak: Pantas Jodoh

    Testimoni Bulan Madu Rully Anggi Bikin Netizen Ngakak: Pantas Jodoh

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Belum genap satu minggu menikah dengan komedian Boiyen, sosok Rully Anggi Akbar kembali jadi sorotan. Publik dikejutkan dengan kepribadian asli Rully yang selama ini tak banyak diketahui orang. Dikira pendiam dan jaga image, perangai Rully ternyata mirip dengan sang istri, Boiyen. Karenanya saat Rully dan Boiyen melakukan siaran langsung di akun media sosialnya, […]

  • Kader Wanita Golkar-Gerindra Diam dalam Skandal SMA Hantu: DPRD Disoroti Publik

    Kader Wanita Golkar-Gerindra Diam dalam Skandal SMA Hantu: DPRD Disoroti Publik

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Skandal SMA Hantu Siger dan Kebisuan Wakil Rakyat DIAGRAMKOTA.COM – Kasus skandal “SMA Hantu” Siger di Bandar Lampung kembali memicu perhatian publik. Sekolah yang tidak diakui oleh Dinas Pendidikan Provinsi Lampung ini justru menerima aliran dana dari APBD Kota Bandar Lampung, meskipun statusnya ilegal dan belum terdaftar dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hal ini menimbulkan […]

  • Harga emas Antam hari ini

    Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Per Gram, Ini Daftar Harganya

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harga emas Antam mengalami penurunan pada hari Kamis, 4 Juni 2026. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun sebesar Rp15.000 menjadi Rp2.759.000 per gram. Penurunan ini juga berdampak pada harga beli kembali (buyback) yang kini mencapai Rp2.571.000 per gram. Penurunan Harga Emas dan Kebijakan Pajak Pengamat pasar keuangan menyatakan […]

  • Sepak Bola U23 Asia 2026, Korea Selatan vs Iran

    Prediksi Pertandingan Sepak Bola U23 Asia 2026: Korea Selatan vs Iran

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 189
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan sepak bola antara tim nasional U23 Korea Selatan dan U23 Iran akan menjadi salah satu laga paling dinantikan dalam Kejuaraan Asia U23 2026. Kedua tim ini memiliki sejarah persaingan yang ketat, dan pertemuan mereka di Grup B akan menjadi ujian berat bagi masing-masing negara. Pertandingan ini tidak hanya penting untuk posisi di klasemen […]

  • Warung Remang-remang ,Kawasan Suramadu , DPRD Surabaya

    Penertiban Warung Remang-remang di Kawasan Suramadu Didesak oleh DPRD Surabaya

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kawasan pesisir sekitar Jembatan Suramadu, khususnya di Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, kembali menjadi perhatian setelah aktivitas warung remang-remang masih terlihat berjalan meski memasuki bulan Ramadan. Pemantauan yang dilakukan pada malam hari menunjukkan bahwa beberapa warung tetap beroperasi seperti biasa. Musik keras terdengar dari dalam dan ada indikasi adanya kehadiran pemandu lagu yang […]

expand_less