Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Antara Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Pemakzulan Wapres Gibran

Antara Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Pemakzulan Wapres Gibran

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selain itu, survei ini membangun narasi bahwa kehadiran Gibran sebagai wakil presiden memberikan dampak positif terhadap persepsi publik atas kinerja pemerintahan.

Aksi tandingan juga dilakukan, baik melalui demo maupun pernyataan sikap dari kelompok purnawirawan yang masih dapat dikendalikan oleh Jokowi dan Wakil Presiden Gibran. Kelompok ini meliputi organisasi purnawirawan TNI-Polri seperti PEPABRI, LVRI, PPAD, PPAL, PPAU, PP Polri, dan PERIP.

Persatuan Purnawirawan TNI-Polri, yang anggotanya termasuk Jenderal (Purn) Agum Gumelar hingga Jenderal (Purn) Wiranto, turut menyatakan dukungannya terhadap Wakil Presiden Gibran Raka Bumingraka.

Tidak hanya itu, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, turut berkomentar. Dengan pengaruh besar di media sosial yang diikuti jutaan orang, ia membangun narasi bahwa polemik seputar Gibran di Mahkamah Konstitusi hanyalah pemicu permukaan. Menurut Dedi, akar permasalahan sebenarnya adalah rasa marah yang timbul.

Kemarahan tersebut, menurut Dedi, muncul karena Presiden Jokowi dan keluarganya secara terbuka mendukung pasangan Prabowo–Gibran. Dukungan ini dianggap telah mengurangi kekuatan calon presiden lain dan memperbesar potensi kekalahan mereka. Dedi juga menegaskan bahwa Gibran memenuhi kualifikasi, seperti kemampuan berbahasa Inggris dan kepemimpinan yang terbukti saat menjabat Wali Kota Surakarta.

Sebagai contoh, Dedi menyebutkan pendirian pabrik pengelolaan sampah menjadi energi listrik—sebuah prestasi yang menurutnya bahkan belum terwujud di Bantar Gebang. “Anak presiden sampai harus membungkukkan badan itu hal yang berat,” sindirnya, menanggapi ekspektasi yang dianggap tidak realistis terhadap Gibran.

Tak bisa disangkal, dalam dunia politik, narasi memegang peranan penting. Dalam konteks isu pemakzulan Gibran, propaganda yang dibangun oleh kubu Jokowi–Gibran tampaknya bertujuan menciptakan citra positif tentang kepemimpinan mereka.

Namun, apakah kritik terhadap politik dinasti hanya dianggap sebagai suara bising tanpa makna? Apakah persoalan politik dinasti dan reputasi seseorang yang pantas menjadi nomor dua di negara ini sesederhana itu?

Bagi banyak orang, ini bukan hanya soal kalah atau menang, melainkan soal rusaknya etika dan ambruknya prinsip negara hukum.

Atau, akankah ini menjadi bukti bahwa Indonesia memang tidak sedang baik-baik saja dan mulai menunjukkan potensi disintegrasi?

Apakah Politik Dinasti Tetap Berjaya?

Apakah pemberantasan nepotisme dan politik dinasti hanyalah utopia dalam demokrasi Indonesia? Dengan rendahnya literasi politik dan kuatnya patronase, jawabannya cenderung ya.

Politik dinasti bukan hanya soal darah, tetapi juga sistem kekuasaan yang diwariskan kepada keluarga dan kroni. Di banyak daerah, jabatan publik telah menjadi “aset” keluarga yang diwariskan tanpa rasa malu, dan publik seringkali memaklumi hal ini sebagai sesuatu yang “lumrah.”

Selama suara rakyat lebih mudah dibeli dengan bantuan sesaat atau popularitas semu, akal sehat demokrasi tetap lumpuh. Politik dinasti pun tumbuh subur di panggung utama, bukan di balik layar.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekalahan Berulang yang Mengguncang Performa Marseille

    Kekalahan Berulang yang Mengguncang Performa Marseille

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kekalahan yang terjadi dalam pertandingan antara Olympique de Marseille (OM) melawan Strasbourg kembali memicu kekecewaan di kalangan para penggemar. Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2 ini menunjukkan ketidakstabilan performa tim asal Prancis tersebut, yang terus menghadapi tantangan serius dalam kompetisi Ligue 1. Pada laga yang digelar di VĂ©lodrome, Marseille sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya […]

  • Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Narkotika di Kedungrejo, Sidoarjo

    Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Narkotika di Kedungrejo, Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 301
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali mencetak prestasi dalam memberantas peredaran narkotika. Kali ini, operasi dilakukan di wilayah Kedungrejo, Sidoarjo, pada Sabtu dini hari (2/11/2024), dengan menangkap seorang pria berinisial AFF alias S (23). AFF ditangkap di kediamannya yang beralamat di Jl. Pasar Kedungrejo RT 003 RW 001. Operasi tersebut menjadi pintu masuk bagi […]

  • Penyakit Kronis Fasum dan Fasos Surabaya Terus Menghantui Pemkot, Josiah Tetapkan Prioritas

    Penyakit Kronis Fasum dan Fasos Surabaya Terus Menghantui Pemkot, Josiah Tetapkan Prioritas

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya – Ditempatkan di Komisi C DPRD Surabaya, Josiah Michael, menyatakan akan focus menyoroti permasalahan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di Surabaya yang hingga kini belum terselesaikan. Menurut Josiah, persoalan ini sudah menjadi “penyakit menahun” yang membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Surabaya. “Masalah fasum-fasos di Surabaya ini sudah seperti penyakit menahun […]

  • Motif Baju Wanita Diduga Selingkuhan Anggota DPRD Jadi Sorotan, Pengakuan Wahyudin

    Motif Baju Wanita Diduga Selingkuhan Anggota DPRD Jadi Sorotan, Pengakuan Wahyudin

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Penjelasan Mengenai Video Viral Anggota DPRD Gorontalo DIAGRAMKOTA.COM – Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo sedang menangani kasus terkait video viral yang melibatkan anggota DPRD setempat, Wahyudin Moridu. Dalam video tersebut, ia menyatakan bahwa dirinya ingin merampok uang negara agar negara menjadi makin miskin. Hal ini menimbulkan reaksi keras dari masyarakat dan memicu investigasi lebih lanjut. […]

  • Hari Bhayangkara ke -79 Polres Batu Gelar Vespa Fest 2025 Dukung Industri Pariwisata

    Hari Bhayangkara ke -79 Polres Batu Gelar Vespa Fest 2025 Dukung Industri Pariwisata

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 184
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Event Batu Vespa Fest 2025 yang digelar Polres Batu Polda Jatim dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke -79 berlangsung meriah. Ratusan pecinta Vespa dari berbagai penjuru wilayah tumplek blek di halaman Polres Batu, Sabtu (28/06). Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata secara langsung membuka dan memberangkatkan ratusan peserta Batu Vespa Fest 2025 untuk […]

  • Persis Solo ,Madura United

    Persis Solo vs PSIM Yogyakarta: Kekuatan dan Tekanan dalam Derby Mataram

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Persis Solo dan PSIM Yogyakarta menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan di BRI Super League 2025/2026. Pertemuan ini tidak hanya sekadar pertandingan sepak bola biasa, tetapi juga menjadi momen penting bagi kedua tim yang memiliki latar belakang sejarah dan ambisi berbeda. Perbedaan Kondisi Klasemen PSIM Yogyakarta saat ini berada di posisi […]

expand_less