Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Kontroversi Seremonial Wali Kota Surabaya: Pemborosan Imbas Tak Patuh, Ancam Kepercayaan Publik

Kontroversi Seremonial Wali Kota Surabaya: Pemborosan Imbas Tak Patuh, Ancam Kepercayaan Publik

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

*Oleh: Agung (Arek Surockboyo)

DIAGRAMKOTA.COMKebijakan efisiensi anggaran yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tampaknya tidak berlaku di Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya justru menggelar acara seremonial “Silaturahmi dan Tasyakuran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya” di tengah desakan penghematan. Ini bukan sekadar acara biasa, melainkan simbol ketidaksesuaian antara kebijakan pusat dan implementasi di daerah.

Dampak Buruk Wali Kota Surabaya di Mata Publik

Saat masyarakat berharap anggaran daerah dialokasikan untuk program yang lebih bermanfaat, justru Pemkot Surabaya menggunakan uang rakyat untuk acara yang dinilai tidak memiliki urgensi. Masyarakat bisa merasa kecewa dan kehilangan kepercayaan pada kepemimpinan Wali Kota. Sebab, di saat ekonomi belum sepenuhnya pulih dan masih banyak persoalan mendesak, keputusan mengadakan acara semacam ini tampak tidak sensitif terhadap kondisi sosial.

Tekanan Politik yang Kian Menguat

DPRD Surabaya, khususnya dari fraksi oposisi, tentu tidak akan tinggal diam. Kritik tajam sudah dilayangkan, yang menyebut acara tersebut bertolak belakang dengan kebijakan efisiensi anggaran. Tekanan politik ini bisa semakin memperburuk hubungan antara eksekutif dan legislatif, yang pada akhirnya menghambat jalannya pemerintahan.

Efek Domino pada Keuangan Daerah

Ironisnya, di saat yang sama, Pemkot Surabaya berencana meminjam Rp5,6 triliun dari lembaga keuangan untuk membangun infrastruktur. Ini menimbulkan pertanyaan serius: Jika anggaran tersedia untuk seremonial, mengapa harus berutang? Kebijakan fiskal semacam ini bisa mengarah pada defisit yang tidak sehat dan beban jangka panjang bagi daerah.

Ketidakpatuhan terhadap Inpres dan Implikasinya

Presiden Prabowo Subianto, wali kota Surabaya

Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dengan jelas menekankan pentingnya efisiensi dan penghapusan acara seremonial yang tidak perlu. Langkah Pemkot Surabaya ini bisa menjadi preseden buruk bagi daerah lain yang mungkin merasa tidak wajib mengikuti arahan pemerintah pusat. Jika dibiarkan, ini bisa menjadi bukti nyata bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah masih lemah.

Selamatkan! Surabaya dari Kebijakan Tidak Produktif

Surabaya adalah kota besar dengan kebutuhan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan sosial yang harus menjadi prioritas utama. Pemimpin yang bijak adalah mereka yang berani mengambil keputusan sulit, termasuk memangkas pengeluaran yang tidak produktif. Jika Wali Kota Surabaya tetap bersikeras mempertahankan kebiasaan seremonial, maka bukan tidak mungkin masa depan politiknya dan stabilitas keuangan kota akan terancam.

Masyarakat Surabaya berhak mendapatkan kepemimpinan yang bertanggung jawab. Bukan hanya dalam retorika, tetapi juga dalam kebijakan nyata yang benar-benar berpihak kepada rakyat. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Airlangga Negaskan Kesepakatan Dagang Indonesia-AS Tak Pernah Berakhir, Ini Penjelasannya

    Kantor Airlangga Negaskan Kesepakatan Dagang Indonesia-AS Tak Pernah Berakhir, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang mengurangi tarif ekspor RI ke AS menjadi 19 persen dari ancaman 32 persen kini berada di ambang kegagalan. Seorang pejabat AS menyebut Jakarta mundur dari beberapa komitmen yang disepakati pada Juli 2025 sehingga negosiasi berisiko gagal. Meskipun demikian, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto membantah […]

  • Perayaan yang Menggemparkan: Coventry City Menang Dramatis atas Derby County

    Perayaan yang Menggemparkan: Coventry City Menang Dramatis atas Derby County

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Permainan antara Coventry City dan Derby County dalam laga Championship yang berlangsung pada Jumat, 3 April 2026, menjadi salah satu pertandingan paling menarik sepanjang musim ini. Dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan Coventry, pertandingan ini tidak hanya memperkuat posisi mereka di puncak klasemen, tetapi juga menciptakan momen tak terlupakan bagi para penggemar. Kemenangan yang […]

  • Kisruh Internal Pupuskan Event Olahraga Sekolah Muhammadiyah Surabaya

    Kisruh Internal Pupuskan Event Olahraga Sekolah Muhammadiyah Surabaya

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 371
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Event olahraga tingkat SD, SMP, dan SMA yang digelar oleh Sekolah Muhammadiyah di Tower Smamda Cub, Jalan Pucang Adi, Surabaya, pada Jumat (17/1/2025), menimbulkan kekecewaan mendalam. Acara yang diharapkan menjadi sarana pengembangan bakat siswa justru terhambat oleh konflik internal panitia. Permasalahan ini bermula dari perselisihan antar pihak di dalam kepanitiaan, yang berujung pada […]

  • Debat publik pilwali

    Kontroversi Debat Publik Tanpa Kotak Kosong, Pilwali Surabaya 2024 Memperlemah Esensi Demokrasi Deliberatif

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 231
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Debat publik dalam pemilihan wali kota (Pilwali) Surabaya 2024, merupakan instrumen penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait visi, misi, dan program kerja dari kandidat yang bersaing. Namun, ketika KPU memutuskan untuk menyelenggarakan debat tanpa kehadiran pendukung “kotak kosong”, hal ini menimbulkan beberapa pertanyaan penting terkait dengan aspek partisipasi pemilih, prinsip demokrasi, dan […]

  • Persiapan Pemkab Magetan Hadapi Libur Nataru 2026, Siagakan Pengamanan Ketat di Objek Wisata

    Persiapan Pemkab Magetan Hadapi Libur Nataru 2026, Siagakan Pengamanan Ketat di Objek Wisata

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 161
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan sedang mempersiapkan langkah-langkah pencegahan dan pengamanan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kesiapan ini dilakukan bersama dengan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) setempat untuk memastikan keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta mitigasi potensi bencana alam yang bisa terjadi. Fokus pada Titik Kerawanan Wisatawan Salah satu fokus utama dalam […]

  • Kepemimpinan PDIP Berfokus pada Disiplin dan Keberlanjutan Organisasi

    Kepemimpinan PDIP Berfokus pada Disiplin dan Keberlanjutan Organisasi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, secara resmi membuka agenda penguatan organisasi bagi para pengurus daerah se-Indonesia. Acara ini diadakan di Sekolah Partai, Jakarta, dengan peserta yang hadir secara luring maupun daring. Megawati mengingatkan pentingnya disiplin dalam menjalankan tugas sebagai kader partai, serta menegaskan bahwa keberhasilan PDIP terletak pada kehadiran yang […]

expand_less