Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Dikeroyok 20 Orang Oknum Ormas. Kuasa hukum Pelaku Minta Polres Gresik Cepat Tangkap Pelaku

Dikeroyok 20 Orang Oknum Ormas. Kuasa hukum Pelaku Minta Polres Gresik Cepat Tangkap Pelaku

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM Tiga orang pria di Kabupaten Gresik menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh puluhan orang tak dikenal di Jalan Veteran, Kabupaten Gresik, tepatnya di depan Stadion Gelora Joko Samudro pada Sabtu, 8 Maret 2025, sekira pukul 14.30 WIB. Ketiganya ialah Wahyudi (44 tahun), Albert Jopyanus Stevenson Nuwa dan Irsyadul Ibad.

 

Usai peristiwa pengeroyokan yang dialaminya, Wahyudi melapor ke Polres Gresik pada sore harinya, Sabtu, 8 Maret 2025 sekitar jam 18.27 WIB. Laporan diterima petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Gresik, dengan nomor Laporan Polisi : LP/B/53/2025/SPKT/POLRES GRESIK/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 8 Maret 2025 pukul 18.27 WIB.

Wahyudi didampingi Kuasa Hukumnya, Dodik Firmansyah, S.H., usai laporan di Polres Gresik kemudian melakukan visum. Dia dan 2 orang rekannya, yakni Albert Jopyanus Stevenson Nuwa dan Irsyadul Ibad mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. Bahkan, Albert Jopyanus Stevenson Nuwa harus dijahit di kepalanya karena luka robek akibat pukulan benda tumpul.

Dodik Firmansyah, S.H selaku Kuasa Hukum dari Wahyudi menjelaskan kronologi sebelum penganiayaan dialami oleh kliennya bersama 2 orang rekannya. Menurutnya, kejadian itu dipicu oleh mobilnya, yaitu Toyota Calya nomor polisi (nopol) W 1031 CV disewa oleh Irsyadul Ibad, warga Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Wahyudi merupakan pengusaha rental mobil di Kabupaten Gresik.

Saat disewa itu, Irsyadul Ibad punya hutang dengan orang lain Rp 40 juta, sehingga mobil Toyota Calya W 1031 CV diambil alih untuk dijadikan jaminan. Saat berpindah tangan itulah, mobil Toyota Calya W 1031 CV hilang jejak selama kurang lebih 10 bulan. Karena tidak disertai STNK asli dan hanya foto copy pajak, pelaku yang menguasai mobil Toyota Calya W 1031 CV datang ke dealer untuk mengurus STNK aslinya. Namun pihak dealer tidak menyerahkan karena surat-surat aslinya berada di tangan Wahyudi.

Pelaku pun meninggalkan nomor telpon di dealer. Lalu nomor pelaku diberikan kepada Wahyudi oleh pihak dealer. Mendapati pelaku yang menguasai mobilnya ingin mendapatkan STNK asli, Wahyudi menghubunginya. Merekapun sepakat bertemu di sekitar Stadion Gelora Joko Samudro pada Sabtu siang (8/3/2025).

Lalu Wahyudi berangkat hendak menemui pelaku yang menguasai mobilnya di Stadion Gelora Joko Samudro. Wahyudi berangkat bersama dengan Albert Jopyanus Stevenson Nuwa dan Irsyadul Ibad mengendarai mobil Toyota Calya nopol W 1070 DF.

Setiba di sekitar Stadion Gelora Joko Samudro, Wahyudi ingin mengambil mobil Toyota Calya W 1031 CV yang dikuasai pelaku. Namun, saat itu pengendara mobil Toyota Calya W 1031 CV tidak bersedia menyerahkan ke Wahyudi karena menganggap sebagai penerima gadai. Disitulah terjadi cekcok.

Selang 20 menit kemudian, datanglah puluhan orang tak dikenal mengendarai mobil dan motor. Mereka langsung melakukan pengeroyokan terhadap Wahyudi dan 2 orang rekannya, yakni Albert Jopyanus Stevenson Nuwa dan Irsyadul Ibad. Tidak itu saja. Beberapa orang tak dikenal tersebut melakukan pengrusakan terhadap mobil Toyota Calya nopol W 1070 DF.

“Salah satu pelaku mengambil tas milik klien kami. Isinya uang Rp 3 juta, KTP, SIM A dan SIM C, Kartu NPWP, kartu ATM BCA, Bank Mandiri BNI, BRI, Bank Jatim, Bank Panin. Dan STNK mobil nopol W 1070 DF, S 1369 TO, S 1807 SD, W 1142 CX, W 1743 DD, dan 2 STNK sepeda motor serta 4 kunci mobil,” kata Dodik Firmansyah.

Dodik Firmansyah menduga, pelaku telah merencakan untuk melakukan pengeroyokan terhadap kliennya. Terbukti dari puluhan orang yang melakukan penganiayaan, beberapa diantaranya berasal dari Pasuruan. Dodik menilai, jarak antara Pasuruan dengan Gresik ditempuh dalam waktu 2 jam, mustahil dalam hitungan menit bisa datang ke lokasi kejadian jika tidak direncanakan sebelumnya.

Atas penganiayaan dan perampasan yang dialami oleh kliennya tersebut, Dodik Firmansyah berharap Polres Gresik khususnya Satreskrim Polres Gresik agar segera memproses laporan kliennya. Dodik berharap, dengan bukti-bukti yang dilampirkan, sudah jelas beberapa pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap kliennya.

“Harapan kami segera tangkap para pelaku. Karena sudah merencanakan akan melakukan penganiayaan bahkan nyawa klien kami dan rekannya juga terancam,” tegas Dodik. (Dk/nns)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Samsat dan Samsat Keliling Banjarnegara Hari Ini, Senin 13 Oktober 2025, Ini Lokasinya

    Jadwal Samsat dan Samsat Keliling Banjarnegara Hari Ini, Senin 13 Oktober 2025, Ini Lokasinya

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Layanan Samsat Keliling di Kabupaten Banjarnegara DIAGRAMKOTA.COM – Layanan Samsat Keliling di Kabupaten Banjarnegara hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat. Tujuan utamanya adalah untuk memudahkan warga dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa perlu datang ke kantor Samsat induk. Untuk dapat mengikuti layanan ini, masyarakat diwajibkan membawa beberapa dokumen penting. […]

  • Eri Cahyadi Resmi Satukan Posyandu dan Kampung Pancasila: Layanan Warga Kini Satu Pintu dari Balita hingga Lansia

    Eri Cahyadi Resmi Satukan Posyandu dan Kampung Pancasila: Layanan Warga Kini Satu Pintu dari Balita hingga Lansia

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi melantik Rini Indriyani sebagai Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kota Surabaya, Senin (8/12/2025). Pelantikan yang digelar di Lobby Lantai 2 Balai Kota itu menjadi tonggak baru transformasi layanan publik berbasis masyarakat di Kota Pahlawan. Langkah ini sekaligus menandai implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang […]

  • Pelatih Sriwijaya FC Beri Apresiasi Meski Kalah 2-5 dari PSPS Pekanbaru

    Pelatih Sriwijaya FC Beri Apresiasi Meski Kalah 2-5 dari PSPS Pekanbaru

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Sriwijaya FC dan PSPS Pekanbaru berlangsung dengan skor akhir 2-5. Meskipun kalah, pelatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, memberikan apresiasi kepada para pemain dan suporter yang tetap mendukung tim meskipun dalam kondisi sulit. Kinerja Pemain Dalam Pertandingan Budi Sudarsono mengakui bahwa permainan pemain Sriwijaya FC pada babak pertama cukup baik. Ia menilai bahwa […]

  • Persiapan Menyambut Mudik Lebaran 2026 di Jawa Timur

    Persiapan Menyambut Mudik Lebaran 2026 di Jawa Timur

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jawa Timur telah mempersiapkan berbagai langkah untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur memprediksi sekitar 7,7 juta warga akan melakukan perjalanan pulang kampung selama masa angkutan Lebaran. Angka ini meningkat sekitar 5 persen dibanding tahun sebelumnya, menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah pemudik. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 17–18 Maret […]

  • Feyenoord, NAC Breda Getafe , Real Betis

    Kritik Terhadap Analisis Feyenoord dalam Laga Kontra NAC Breda

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada pertandingan antara NAC Breda melawan Feyenoord, Kees Kwakman menyampaikan pendapatnya yang cukup menggegerkan. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara Feyenoord menangani permainan NAC, khususnya dalam hal memprediksi dan mengantisipasi umpan silang. Menurutnya, tim asuhan Robin van Persie tidak mampu membaca strategi yang sering digunakan oleh NAC. “” Menurut Kwakman, NAC memiliki kebiasaan untuk […]

  • Kesadaran Bencana di Sekolah, Jawa Timur, Dindik ,BPBD

    Penguatan Kesadaran Bencana di Sekolah-sekolah Jawa Timur, Dindik Gandeng BPBD

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kesadaran akan risiko bencana. Di Jawa Timur, langkah ini mulai dilakukan melalui penerapan kurikulum tambahan yang dikenal dengan nama Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) atau Sekolah Tangguh Bencana. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa, guru, dan staf sekolah […]

expand_less