Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Polresta Malang Kota Ungkap Tiga Kasus Pencabulan, Dua Pelaku Ayah Kandung

Polresta Malang Kota Ungkap Tiga Kasus Pencabulan, Dua Pelaku Ayah Kandung

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Polresta Malang Kota mengungkap tiga kasus pencabulan yang mengejutkan masyarakat, dengan dua di antaranya melibatkan ayah kandung sebagai pelaku. Ketiga kasus ini terungkap setelah para korban berani melapor kepada pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Muhammad Soleh, menjelaskan bahwa kasus pertama melibatkan tersangka WSD (51), warga Kecamatan Klojen. Ia mencabuli anak kandungnya sendiri, NA (20), sejak korban berusia 13 tahun. WSD menggunakan bujukan dan rayuan agar korban tidur bersamanya, lalu melakukan perbuatan bejat tersebut.

“Kasus ini baru terungkap setelah korban menceritakan kejadian ini kepada keluarga terdekat, yang kemudian melapor ke polisi,” ujar Kompol Soleh, Selasa (25/02/25).

Kasus kedua terjadi di Kecamatan Kedungkandang, di mana BM (35) juga mencabuli anak kandungnya, NMS (14). BM mengaku perbuatannya terjadi karena ditinggal istrinya bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Selain dua kasus yang melibatkan ayah kandung, polisi juga menangkap seorang pria lanjut usia berinisial NR (66), yang mencabuli anak tetangganya, ISD (10). Pelaku memanfaatkan kesempatan saat korban sendirian di rumah untuk melakukan pelecehan seksual.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.

Kadinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangani kasus ini dan menegaskan pentingnya pendampingan psikologis bagi para korban.

“Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis agar mereka bisa pulih dari trauma dan kembali menjalani kehidupan dengan baik,” ungkapnya.

Polresta Malang Kota mengimbau masyarakat untuk lebih peduli dan segera melaporkan jika menemukan indikasi kekerasan seksual di lingkungan sekitar. (Dk/Yudi)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • 144 Penyakit Tidak Tercover BPJS, DPRD Surabaya Himbau Puskesmas Sigap 24 Jam

    144 Penyakit Tidak Tercover BPJS, DPRD Surabaya Himbau Puskesmas Sigap 24 Jam

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sebanyak 144 penyakit non spesialistik tidak dapat dilayani oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dan hanya bisa dilayani dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

  • PIPAS Rutan Surabaya Donasikan Alat Kebersihan untuk Lingkungan yang Lebih Sehat

    PIPAS Rutan Surabaya Donasikan Alat Kebersihan untuk Lingkungan yang Lebih Sehat

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 377
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya meningkatkan kebersihan serta menciptakan lingkungan yang sehat di rumah tahanan, Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Rutan Kelas I Surabaya menyerahkan donasi alat kebersihan pada Jumat (07/02/2025). Bantuan ini mencakup berbagai perlengkapan seperti sapu, pel, kain lap, cairan pembersih, serta alat kebersihan lainnya. Ketua PIPAS Rutan Surabaya, Ny. Senja Tomi Elyus, secara langsung […]

  • Arif Fathoni: Pembiayaan Alternatif Jadi Kunci Percepatan Infrastruktur Surabaya

    Arif Fathoni: Pembiayaan Alternatif Jadi Kunci Percepatan Infrastruktur Surabaya

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 205
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menegaskan pinjaman daerah sebesar Rp3,15 triliun menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurut Thoni, hasil konsultasi dengan Bappenas membuktikan Surabaya memenuhi syarat untuk mengambil skema pembiayaan alternatif ini. “Berdasarkan dokumen serta studi kelayakan, Surabaya sangat memenuhi syarat untuk mengambil pembiayaan alternatif,” […]

  • Filosofi Rumah Adat Nusantara Dari Sabang Sampai Merauke

    Filosofi Rumah Adat Nusantara Dari Sabang Sampai Merauke

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 421
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Filosofi rumah adat Nusantara dari Sabang sampai MeraukeDari Sabang sampai Merauke, Indonesia kaya akan beragam rumah adat yang mencerminkan kekayaan dan keragaman budaya bangsa. Setiap bentuk, material, dan detail arsitektur menyimpan makna mendalam yang terhubung erat dengan alam, kepercayaan, dan kehidupan sosial masyarakatnya. Mempelajari rumah adat Nusantara berarti menyelami jiwa dan kearifan lokal […]

  • Oknum BPKP Provinsi Jatim Usir PKL di Fasum Depan Rumah Kosong Aset BPKP, Surat Konfirmasi dari Yayasan Tak Digubris

    Oknum BPKP Provinsi Jatim Usir PKL di Fasum Depan Rumah Kosong Aset BPKP, Surat Konfirmasi dari Yayasan Tak Digubris

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 294
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polemik penggunaan fasilitas umum (fasum) di Jalan Ketintang, Kelurahan Wonokromo, Surabaya, memanas. Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan rumah kosong milik Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur mengaku diusir oleh oknum petugas BPKP. Lokasi tersebut diketahui berada di area fasum jalan umum, yang selama ini dimanfaatkan warga […]

  • Sejumlah warga korban lumpur lapindo

    19 Tahun Tragedi Lumpur Lapindo: Warga Tabur Bunga dan Kirim Doa di Atas Luka yang Belum Kering

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 334
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Genap 19 tahun telah berlalu sejak semburan lumpur panas pertama kali muncul dari perut bumi di Desa Renokenongo, Porong, Sidoarjo. Tanggal 29 Mei 2006 menjadi awal dari bencana ekologis terbesar di Indonesia yang meluluhlantakkan puluhan desa, industri, dan mimpi ribuan jiwa. Namun luka itu belum benar-benar sembuh. Sejumlah Warga korban lumpur berkumpul di […]

expand_less