Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Fraksi PKB Desak Kajian Independen untuk Proyek Reklamasi Surabaya Waterfront Land

Fraksi PKB Desak Kajian Independen untuk Proyek Reklamasi Surabaya Waterfront Land

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMFraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Surabaya menegaskan bahwa sikap mereka terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL) belum dapat ditentukan karena kajian yang tersedia dinilai masih belum berimbang.

Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya, Tubagus Lukman Amin, menegaskan perlunya kajian yang objektif dan independen sebelum proyek reklamasi ini berlanjut lebih jauh.

“Kami tidak dalam posisi mendukung atau menolak. Yang terpenting adalah kepatuhan terhadap regulasi, hukum, dan undang-undang yang berlaku,” ujar Tubagus pada Selasa (4/2/2025).

Ia menyoroti tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian dalam menilai proyek ini, yakni:

  1. Dampak terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama warga sekitar yang berpotensi terdampak secara ekonomi.
  2. Potensi kerusakan lingkungan, termasuk ancaman terhadap ekosistem laut dan keseimbangan alam.
  3. Keberlanjutan proyek, apakah akan memberikan manfaat jangka panjang atau justru menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Hingga saat ini belum ada titik temu antara pengembang dan masyarakat. Banyak warga yang menolak proyek ini karena berpotensi mengancam mata pencaharian mereka, khususnya para nelayan dan petani tambak,” tambahnya.

PKB juga menyoroti minimnya kajian alternatif yang dilakukan oleh pihak independen. Menurut Tubagus, kajian yang beredar saat ini masih didominasi oleh sudut pandang pengembang.

Oleh karena itu, ia mendesak agar Pemkot Surabaya dan perguruan tinggi setempat turun tangan untuk melakukan kajian pembanding yang lebih netral.

“Kajian harus berimbang. Tidak bisa hanya menerima laporan dari satu sisi. Masukan dari akademisi, pakar lingkungan, dan berbagai pihak yang memahami dampaknya secara menyeluruh sangat diperlukan,” tegasnya.

Meskipun lokasi PSN ini berada di luar kewenangan administratif Pemkot Surabaya, Tubagus menilai bahwa dampaknya tetap akan dirasakan oleh warga Surabaya.

Ia mencontohkan bagaimana akses menuju proyek ini tetap melewati wilayah Surabaya serta potensi dampak reklamasi terhadap ekosistem laut di sekitar Kenjeran.

“Pemkot Surabaya harus memiliki kajian sendiri untuk mengantisipasi dampak yang mungkin timbul. Apakah proyek ini akan mempengaruhi ekosistem pantai? Bagaimana dampaknya terhadap nelayan kita? Semua aspek ini harus dikaji dengan serius,” tandasnya. (dk/dms)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemanfaatan Lahan Kosong untuk Peternakan Kambing Etawa di Desa Jemundo Dukung Program Ketahanan Pangan

    Pemanfaatan Lahan Kosong untuk Peternakan Kambing Etawa di Desa Jemundo Dukung Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 283
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Geliat masyarakat dalam mendukung program pemerintah Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan arahan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian terkait ketahanan pangan bergizi, seperti halnya dilakukan warga Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Yakni memanfaatkan lahan pekarangan kosong untuk peternakan kambing etawa. Sebagai wujud kedekatan Polisi Cinta Petani, penggerak ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda […]

  • Destinasi Wisata Budaya Unik Di Indonesia

    Destinasi Wisata Budaya Unik Di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 377
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Destinasi wisata budaya unik di IndonesiaDi balik pesona pantai tropis dan hutan lebat, tersimpan destinasi wisata budaya unik yang siap memikat hati para pelancong. Keunikan ini terpatri dalam tradisi, ritual, seni, dan arsitektur yang telah terjaga turun-temurun, menawarkan pengalaman wisata yang autentik dan tak terlupakan. Salah satu destinasi yang patut dikunjungi adalah Wae […]

  • Banana Republic Perkenalkan Peony dan Peppercorn EDP, Wangi Bunga Elegan dengan Kekuatan!

    Banana Republic Perkenalkan Peony dan Peppercorn EDP, Wangi Bunga Elegan dengan Kekuatan!

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Halo bagi para penggemar parfum yang sedang mencari wewangian baru yang elegan namun penuh karakter, ada kabar menarik nih! Banana Republic baru saja merilis karya terbaru mereka: Peony & Peppercorn Eau de Parfum dengan ukuran 75 ml. Ini bukan hanya wewangian bunga biasa. Wanginya menggambarkan sisi perempuan yang anggun dan berani. Harga sekitar Rp […]

  • Kapolri Temui Gus Ubed di Ponpes Langitan Jatim, Jaga Silaturahmi dengan Ulama

    Kapolri Temui Gus Ubed di Ponpes Langitan Jatim, Jaga Silaturahmi dengan Ulama

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 261
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan silaturahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren Langitan Tuban, KH Ubaidillah Faqih atau Gus Ubed. Jenderal Sigit dalam silaturahmi itu juga memberikan bantuan kepada santri yatim piatu yang ada di pesantren itu. Silaturahmi digelar di Ponpes Langitan, Tuban, Jawa Timur, Rabu (20/8/2025) pukul 11.15 WIB. Sejumlah ulama hadir dalam […]

  • Sidang Nadiem Makarim Ditunda

    Sidang Nadiem Makarim Ditunda Akibat Kondisi Kesehatannya

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sidang perdana terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada periode 2019-2022 mengalami penundaan. Keputusan ini diambil setelah majelis hakim mempertimbangkan kondisi kesehatan mantan Menteri Nadiem Anwar Makarim yang masih dalam perawatan medis. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta telah menetapkan bahwa sidang akan digelar kembali pada […]

  • Anggaran Pemerintah Tiongkok 2026: Strategi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

    Anggaran Pemerintah Tiongkok 2026: Strategi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Tiongkok telah menetapkan target defisit anggaran sebesar 4 persen pada tahun 2026. Angka ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sambil tetap memastikan keseimbangan keuangan negara. Defisit tersebut akan mencapai 5,89 triliun RMB (sekitar Rp14,43 kuadriliun), yang merupakan peningkatan dari tahun sebelumnya. Pendanaan Melalui Obligasi Pemerintah Salah satu mekanisme utama dalam mendanai […]

expand_less