Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Reklamasi Pantai Ria Kenjeran dan Bayangan Kontroversi ala PIK 2

Reklamasi Pantai Ria Kenjeran dan Bayangan Kontroversi ala PIK 2

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Nawi (Masyarakat Surabaya)

DIAGRAMKOTA.COM – Rencana menjadikan Pantai Ria Kenjeran sebagai jalur utama penghubung Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL) yang akan digarap PT Granting Jaya memunculkan berbagai persoalan yang memerlukan perhatian serius. Dalam setiap proyek reklamasi, perlu keseimbangan antara potensi manfaat ekonomi dengan risiko kerusakan lingkungan dan sosial. Kutipan dari AA Gde Dwi Djajawardana, Sekretaris Bappedalitbang Surabaya, memberi sinyal positif mengenai pelestarian lingkungan, tetapi komitmen tersebut perlu diuji dengan pendekatan yang lebih transparan dan tegas.

Kemiripan dengan Reklamasi PIK 2: Ancaman Nyata di Depan Mata

Proyek SWL memiliki kemiripan dengan reklamasi Pulau C dan D yang kini menjadi kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) di Jakarta, milik Agung Sedayu Group. PIK 2 digadang-gadang sebagai kawasan elite wisata berbasis reklamasi, namun dampaknya terhadap ekosistem mangrove dan kehidupan nelayan tradisional menjadi sorotan.

Menurut laporan berbagai lembaga lingkungan, proyek reklamasi PIK 2 menimbulkan kerusakan masif pada ekosistem mangrove dan mengurangi akses nelayan lokal ke wilayah tangkap mereka. Risiko yang sama sangat mungkin terjadi di Pantai Ria Kenjeran, apalagi jika pelaksanaan reklamasi tidak didasarkan pada kajian lingkungan yang mendalam.

HGB di Atas Laut: Kontroversi yang Terulang?

Salah satu masalah besar dalam reklamasi PIK 2 adalah pemberian Hak Guna Bangunan (HGB) di atas laut, yang memungkinkan pihak swasta menguasai lahan hasil reklamasi untuk kepentingan komersial. Pemberian HGB ini dianggap bermasalah karena wilayah laut sejatinya adalah milik publik sesuai Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Jika hal serupa diterapkan di SWL, maka reklamasi Pantai Ria Kenjeran berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan sosial. Pemberian HGB di atas laut bisa meminggirkan hak masyarakat, khususnya nelayan lokal, serta membuka jalan bagi privatisasi ruang publik. Selain itu, pembatasan akses ke wilayah pesisir akibat pengelolaan komersial dapat menciptakan konflik sosial jangka panjang.

Pelestarian Mangrove: Retorika atau Komitmen Nyata?

Dalam kutipan, Gde menegaskan pentingnya menjaga ekosistem mangrove. Namun, pengalaman dari proyek reklamasi lain menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan sering hanya menjadi formalitas administratif. Mangrove di kawasan pesisir seperti Kenjeran berfungsi sebagai benteng alami terhadap abrasi dan perubahan iklim.

Berdasarkan data dari Wetlands International, 60% wilayah mangrove di Indonesia telah hilang dalam tiga dekade terakhir akibat proyek reklamasi dan alih fungsi lahan. Jika reklamasi SWL mengorbankan mangrove, maka dampaknya akan sangat destruktif, baik terhadap ekosistem pesisir maupun masyarakat sekitar yang bergantung pada sumber daya laut.

Dampak pada Nelayan Lokal: Suara yang Sering Diabaikan

Kutipan lain menyinggung daerah tangkap ikan nelayan yang harus dilindungi. Namun, apakah kepentingan nelayan benar-benar akan diprioritaskan? Pengalaman reklamasi di Teluk Jakarta menunjukkan bahwa jalur pelayaran kapal nelayan sering kali terganggu akibat pembangunan proyek reklamasi.

Di Kenjeran, sekitar 70% nelayan bergantung pada perairan dangkal untuk menangkap ikan. Jika jalur mereka terganggu atau akses ke laut terbatas akibat privatisasi, maka sumber penghidupan mereka akan terancam. Tanpa perlindungan hukum yang jelas, nelayan tradisional akan semakin termarjinalkan.

Keberlanjutan Proyek dan Transparansi

Sebagai proyek PSN, SWL berada di bawah kewenangan KKP. Namun, Pemerintah Kota Surabaya memiliki peran strategis untuk memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai prinsip keberlanjutan. Keterlibatan masyarakat, terutama komunitas nelayan, harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahap perencanaan.

Masalah transparansi juga menjadi sorotan. Apakah masyarakat akan diberi akses penuh terhadap dokumen perencanaan, termasuk analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan rencana tata ruang? Pengalaman proyek reklamasi lain menunjukkan bahwa minimnya transparansi hanya akan memperbesar potensi konflik di masa depan.

Evaluasi Mendalam dan Penegakan Hukum

Langkah evaluasi yang disebutkan oleh Gde merupakan langkah awal yang baik. Namun, evaluasi tersebut harus melibatkan pihak independen untuk memastikan bahwa prosesnya benar-benar objektif. Pemerintah harus tegas menolak reklamasi jika proyek ini berpotensi merusak lingkungan, menciptakan konflik sosial, atau membuka peluang privatisasi wilayah publik melalui pemberian HGB di atas laut.

Kesimpulan Penulis

Reklamasi Pantai Ria Kenjeran dan proyek SWL adalah peluang besar bagi Surabaya, tetapi hanya jika dilaksanakan dengan prinsip keberlanjutan yang kuat. Pelajaran dari PIK 2 harus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan masyarakat lokal dan lingkungan. Pemerintah Kota Surabaya harus memastikan bahwa proyek ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi jangka pendek, tetapi juga melindungi hak publik atas wilayah pesisir.

Pemberian HGB di atas laut harus dihindari untuk menjaga kawasan ini tetap menjadi ruang publik yang adil dan inklusif. Karena jika tidak, proyek ini hanya akan menjadi warisan kontroversial yang merugikan generasi mendatang.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEI , Free Float ,Saham MSCI

    Peran BEI dalam Memperbaiki Kepatuhan Free Float Saham MSCI

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya keras untuk membangun kepercayaan dari lembaga indeks global, khususnya MSCI. Upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan transparansi dan akurasi data free float saham perusahaan terbuka yang terdaftar di bursa. Free float merujuk pada jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan oleh […]

  • Cuaca Ekstrem di Indonesia, Banjir ,Angin Kencang

    Peringatan Cuaca Ekstrem di Indonesia: Banjir dan Angin Kencang Mengancam Wilayah Ini

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung hingga 29 Januari 2026. Peringatan ini disampaikan setelah mengamati pergerakan bibit siklon tropis yang memengaruhi kondisi atmosfer di berbagai wilayah Indonesia. Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem Pergerakan bibit siklon tropis 91S dan 92P menjadi salah satu penyebab utama […]

  • Arsenal ,San Siro

    Kemenangan Dramatis Arsenal di San Siro

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Arsenal mencatatkan kemenangan dramatis dalam laga melawan Inter Milan di Stadio Giuseppe Meazza, yang menjadi bagian dari babak grup Liga Champions 2025/26. Hasil ini memastikan klub asal London tersebut berada di posisi dua terbaik dan mengamankan tiket ke babak knockout. Pertandingan ini juga menjadi momen penting dalam sejarah klub karena meraih kemenangan ketujuh berturut-turut […]

  • Respon Positif Kader Posyandu

    Respon Positif Kader Posyandu

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Inovasi Layanan Digital untuk Masyarakat Jember DIAGRAMKOTA.COM – Dispendukcapil Kabupaten Jember terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Salah satu inisiatif terbaru adalah penggunaan aplikasi SIP (Sistem Informasi Pelayanan) yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengajukan dokumen-dokumen kependudukan secara digital. Aplikasi ini menjadi solusi efisien bagi warga yang ingin mengajukan KTP-el, Kartu Keluarga, akta kelahiran, atau […]

  • Tak Terima Putusan Pengadilan, Oknum DPRD Surabaya Ancam Mantan Istri

    Tak Terima Putusan Pengadilan, Oknum DPRD Surabaya Ancam Mantan Istri

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 311
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Putusan sidang Pengadilan Agama Sidoarjo dengan nomor perkara 1955/Pdt G/2024/PA.Sda telah menetapkan hak asuh anak, Samudra Alfarizky Putra Prabowo, kepada ibu kandungnya, Fitri Afriana Devi. Namun, Henry Prabowo, ayah dari anak tersebut yang juga merupakan pegawai DPRD Surabaya, dikabarkan tidak dapat menerima keputusan tersebut. Menurut informasi yang diperoleh, Henry diduga melakukan berbagai cara untuk […]

  • Lionel Messi, Nico Paz

    Lionel Messi Juga Terlibat? Kegagalan Penalti Nico Paz dan Dampaknya pada Tim Como

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 99
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Kegagalan pemain muda Como, Nico Paz, dalam mengeksekusi tendangan penalti tiga kali berturut-turut menjadi momen yang menyedihkan bagi klub asal Italia. Peristiwa ini terjadi saat tim berjuluk I Lariani menghadapi Atalanta di Liga Italia, Minggu (1/2/2026). Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang, meski Como memiliki kesempatan emas untuk memperoleh kemenangan. Pada menit ke-90+8, […]

expand_less