Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Modus Pop Corn, Polrestabes Surabaya Amankan Kurir Sabu dan Ekstasi

Modus Pop Corn, Polrestabes Surabaya Amankan Kurir Sabu dan Ekstasi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil membongkar kasus peredaran narkotika dengan barang bukti besar dalam operasi yang digelar pada Kamis, 30 Oktober 2024. Seorang pria berinisial A S alias A (42) diamankan di dua lokasi berbeda dengan barang bukti yang mencengangkan, termasuk sabu seberat 28,717 gram dan 300 butir ekstasi.

Penangkapan pertama dilakukan di sebuah kos-kosan di Jl. Pulosari III K, Surabaya, sekitar pukul 18.00 WIB. Di lokasi ini, aparat menemukan:

  • Sabu seberat 19,279 gram
  • Ekstasi sebanyak 300 butir (87,325 gram)
  • Timbangan elektrik, plastik klip, alat skrop
  • Uang tunai Rp 250.000
  • Dua unit handphone dan tas selempang

Operasi dilanjutkan ke Jl. Kencana Sari, Kecamatan Dukuh Pakis, sekitar pukul 20.00 WIB. Di lokasi kedua, ditemukan sabu seberat 9,438 gram yang disembunyikan dalam bungkus pop corn sebagai modus “ranjau” narkotika.

Berdasarkan penyelidikan, tersangka A S bertugas sebagai kurir sejak Juli 2024. Ia menerima barang dari seorang buronan berinisial R (DPO) menggunakan modus ranjau narkotika. Barang tersebut kemudian didistribusikan ke pembeli atas perintah R.

“Pelaku mendapatkan komisi Rp 15.000 per gram sabu dan Rp 10.000 per butir ekstasi. Ini menunjukkan adanya sistem terorganisir dalam jaringan ini,” ungkap Kompol Suriah Miftah Irawan, Kapolrestabes Surabaya.

A S dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur hukuman berat bagi pelaku peredaran narkotika.

Kompol Suriah menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam memutus rantai peredaran narkoba. “Kami mengimbau warga untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya. (dk/nns)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Mantap Praja 2024: Polrestabes Surabaya Fokus pada Kesiapan Kendaraan dan Administrasi

    Operasi Mantap Praja 2024: Polrestabes Surabaya Fokus pada Kesiapan Kendaraan dan Administrasi

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 312
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polrestabes Surabaya melaksanakan Apel Kesiapan Kendaraan Dinas dan Alat Material Khusus (Almatsus) guna mendukung Operasi Mantap Praja (OMP) 2024. Acara ini berlangsung di lapangan Mapolrestabes Surabaya pada Rabu, 6 November 2024, dengan tujuan memastikan seluruh sarana operasional dalam kondisi siap pakai untuk kelancaran pelaksanaan operasi. Apel ini dipimpin oleh AKBP M. Erfan, S.I.K., […]

  • Agak Laen 2, Avengers Endgame

    Perkembangan Box Office Film Indonesia: Agak Laen 2 Menjadi Pesaing Serius Avengers Endgame

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 180
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film komedi Agak Laen 2: Menyala Pantiku kini menjadi salah satu film yang paling diminati di Indonesia. Dengan pertumbuhan penonton yang stabil, film ini berpotensi menjadi yang terlaris sepanjang masa di negara ini. Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh dari kuartet komika Oki Rengga, Bene Dion, Indra Jegel, dan Boris Bokir. Pertumbuhan Penonton yang […]

  • Harapan Baru bagi Ibu dan Bayi, Layanan Mobile Clinic Hadir di Surabaya

    Harapan Baru bagi Ibu dan Bayi, Layanan Mobile Clinic Hadir di Surabaya

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Angka kematian ibu dan bayi masih menjadi pekerjaan rumah serius di Kota Surabaya. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya menggandeng Waron Hospital dan Rotary meluncurkan layanan mobile clinic kesehatan ibu dan anak sebagai langkah konkret memperluas akses layanan medis, khususnya bagi kelompok rentan di wilayah padat dan pinggiran kota. Ketua TP PKK Kota […]

  • Patroli Jogoboyo Amankan 8 Pemuda Hendak Tawuran di Surabaya, Sejumlah Sajam Disita

    Patroli Jogoboyo Amankan 8 Pemuda Hendak Tawuran di Surabaya, Sejumlah Sajam Disita

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 344
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya menjaga kondusifitas Kota Surabaya dari ancaman aksi kekerasan jalanan, Tim Patroli Perintis Presisi Jogo Boyo Regu 3 Sat Samapta Polrestabes Surabaya Polda Jatim berhasil mengamankan Delapan pemuda. Mereka diamankan karena diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Jalan Simo Gunung Barat,Kamis dini hari (31/7). Dari tangan mereka, Polisi menyita Dua senjata tajam […]

  • 5 Hal yang Membuat Anggota Tim Satgas Ibu Bangga di Dynamite Kiss

    5 Hal yang Membuat Anggota Tim Satgas Ibu Bangga di Dynamite Kiss

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Satgas Ibu di Dynamite Kiss mungkin sering diremehkan oleh departemen lain di Natural BeBe, tetapi justru di situlah letak kekuatan mereka. Para anggotanya yang terdiri dari para ibu yang sebelumnya bekerja paruh waktu, kurang pengalaman, atau bahkan tidak pernah diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka. Namun, ketika mereka diberi ruang oleh Gong Ji […]

  • Kondisi Hubungan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung yang Tidak Stabil

    Kondisi Hubungan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung yang Tidak Stabil

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Isu mengenai ketegangan antara Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung kembali mencuat di awal tahun 2026. Wakil Bupati, Ahmad Baharudin, secara terbuka menyampaikan kritik terhadap gaya kepemimpinan Bupati Gatut Sunu Wibowo yang dinilai tidak kooperatif dan cenderung otoriter. Dalam pernyataannya, ia menyoroti kurangnya partisipasi wakil bupati dalam pengambilan keputusan penting. Ahmad Baharudin mengungkapkan bahwa […]

expand_less