Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Minta Kelurahan Proaktif Awasi Lapak Hewan Kurban
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi ekonomi masyarakat yang sedang mengalami tekanan berdampak pada penurunan penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Hal ini disampaikan oleh sejumlah pedagang, termasuk Gani, yang telah berdagang selama 30 tahun.
Anas Karno, Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, menyoroti pentingnya peran pemerintah tingkat bawah dalam memastikan penataan lapak hewan kurban tetap tertib dan aman.
Dalam kunjungan ke kawasan Jalan Nginden Semolo, Anas menyampaikan bahwa kelurahan harus lebih responsif dalam mengawasi pengelolaan lapak. Menurutnya, tugas tersebut tidak hanya terkait izin lokasi, tetapi juga mencakup pengawasan terhadap kebersihan lingkungan, fungsi saluran air, serta pengelolaan limbah.
Pedagang Mengeluh Penjualan Menurun
Gani, pedagang hewan kurban, mengungkapkan bahwa penjualan tahun ini mengalami penurunan signifikan. Ia menyebutkan bahwa saat ini hanya laku sekitar 60 ekor, dengan pembeli mayoritas berasal dari pelanggan lama.
Selain itu, kondisi lokasi baru penjualan di kawasan Nginden masih relatif sepi. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat belum sepenuhnya merespons keberadaan lapak hewan kurban.
Upaya Pedagang dalam Menjaga Lingkungan
Meski menghadapi tantangan ekonomi, Gani tetap berupaya menjaga kenyamanan lingkungan sekitar. Setiap sore, ia bersama pekerja membersihkan kotoran hewan menggunakan sisa pakan untuk mengurangi bau menyengat.
Anas Karno mengapresiasi inisiatif ini, menilai bahwa kesadaran pedagang dalam menjaga lingkungan dan hubungan baik dengan warga sekitar sangat penting.
Kehadiran Aparatur Wilayah Diperlukan
Menurut Anas, sinergi antara pedagang dan pemerintah wilayah harus terus ditingkatkan. Ia menekankan bahwa aparatur wilayah harus hadir secara aktif, bukan hanya sekadar memberikan izin.
“Kelurahan harus memastikan lapak aman, tidak memakan badan jalan, saluran air tetap berfungsi, dan pengelolaan limbah berjalan baik,” tegas Anas.
Pentingnya Menjaga Estetika Kota Surabaya
Anas juga menegaskan bahwa keberadaan lapak hewan kurban harus sejalan dengan aturan hukum dan estetika kota. Menurutnya, pedagang kecil perlu didukung agar tetap berdaya, namun hal tersebut harus dilakukan secara disiplin.
Harapan untuk Tahun Ini
DPRD Surabaya berharap sinergi antara pedagang dan pemerintah wilayah dapat menjaga suasana Iduladha tetap tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Penataan lapak hewan kurban juga diharapkan mampu membantu menggerakkan ekonomi warga, khususnya di tengah situasi ekonomi yang sedang tidak stabil.
Tips untuk Pedagang Hewan Kurban
- Pastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga.
- Jalin hubungan baik dengan warga sekitar.
- Ikuti aturan hukum dan estetika kota.
- Tingkatkan promosi untuk menarik lebih banyak pembeli.
Pemantauan dan pengawasan lapak hewan kurban oleh pemerintah tingkat bawah menjadi kunci dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Dengan kolaborasi antara pedagang dan aparat, keberadaan lapak hewan kurban di Surabaya dapat tetap berjalan dengan baik.***

>
>

Saat ini belum ada komentar