Pertamina Sebut NOC Berperan Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pertamina, salah satu perusahaan minyak milik negara (NOC) terbesar di Indonesia, menegaskan bahwa peran strategis dari National Oil Company sangat penting dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini menjadi fokus utama dalam diskusi yang disampaikan oleh Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, dalam acara “Global Challenges: NOCs at the Heart of Energy Resilience” pada rangkaian IPA Convex ke-50.
Strategi Pengembangan Energi yang Berkelanjutan
Menurut Oki, NOC tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap perekonomian sekaligus menjaga ketahanan energi nasional. Dalam konteks ini, strategi pengembangan energi harus mencakup berbagai sumber daya, termasuk minyak dan gas bumi. Gas bumi khususnya menjadi elemen penting karena mampu mendukung keamanan pasok energi sekaligus transisi menuju sistem energi yang lebih rendah emisi.
Baca juga: Harkitnas 2026 Jadi Momentum Pertamina Perkuat Ketahanan Energi
Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pertamina terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, mitra strategis, dan lembaga pembiayaan. Menurut Oki, sinergi antara negara dan korporasi menjadi faktor penting dalam menciptakan ketahanan sektor energi dalam jangka panjang.
Contoh global seperti proyek LNG Mozambique yang didukung Pemerintah Jepang melalui berbagai instrumen negara menunjukkan bahwa dukungan kuat dari pemerintah dapat membuat proyek energi menjadi lebih bankable. Dengan demikian, NOC dapat menjalankan mandat ketahanan energi secara lebih efektif.
Peningkatan Produksi Migas Domestik
Oki juga menyoroti pentingnya peningkatan produksi minyak dan gas bumi domestik untuk memperkecil kesenjangan kapasitas pengolahan dan produksi nasional. Saat ini, kapasitas pengolahan kilang Pertamina mencapai sekitar 1 juta barel per hari, sedangkan produksi minyak mentah berada di kisaran 600.000 barel per hari. Pertamina terus menjalankan inisiatif untuk meningkatkan produksi, sekaligus memperkuat portofolio gas bumi melalui partisipasi dalam proyek-proyek strategis.
Portofolio Internasional yang Selektif
Selain memperkuat operasi domestik, Pertamina juga mengembangkan portofolio internasional secara selektif. Perusahaan dapat memilih antara mengejar nilai ekonomi melalui investasi luar negeri atau memperkuat pasokan energi domestik untuk memenuhi kebutuhan nasional.
Kolaborasi sebagai Kunci Sukses
Oki menekankan bahwa upaya mewujudkan ketahanan energi memerlukan kolaborasi erat antara perusahaan, pemerintah, regulator, dan berbagai pihak terkait. Komunikasi dan keterlibatan yang berkelanjutan menjadi kunci untuk menyelaraskan kebijakan, keekonomian proyek, dan tujuan pembangunan nasional.
Kemitraan Strategis untuk Meningkatkan Daya Saing
Pertamina memandang kemitraan sebagai sarana untuk mengurangi risiko dan mempercepat pengembangan berbagai peluang usaha. Kolaborasi dengan sesama NOC maupun international oil company membantu menurunkan risiko, memperkuat disiplin investasi, serta mempercepat pengembangan berbagai peluang bisnis yang mendukung ketahanan energi.
ASEAN menjadi kawasan yang menarik bagi investasi energi karena memiliki pasar besar, pertumbuhan permintaan energi kuat, serta kondisi yang relatif stabil dan aman untuk investasi. Sebanyak 50 persen pertumbuhan permintaan energi berasal dari kawasan Asia Tenggara.
Langkah Konkret untuk Transisi Energi
Pertamina juga aktif dalam berbagai inisiatif edukasi dan sosialisasi terkait transisi energi. Salah satunya adalah kerja sama dengan ASRI Energi untuk membangun kesadaran transisi energi bagi pelajar Jakarta. Inisiatif ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang lebih paham akan tantangan dan peluang di masa depan.
Dengan langkah-langkah strategis dan kolaborasi yang kuat, Pertamina terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan energi terintegrasi yang mampu menjawab tantangan global sambil tetap menjaga keseimbangan antara keberlanjutan dan pertumbuhan ekonomi nasional.***

>
>

Saat ini belum ada komentar