Kloter Terakhir Embarkasi Surabaya Berangkat ke Tanah Suci
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Surabaya pada tahun 2026 telah resmi selesai. Kloter pamungkas, yaitu kloter 116, diberangkatkan ke Tanah Suci pada Kamis (21/5/2026) pukul 18.30 WIB. Proses pemberangkatan ini menandai akhir dari rangkaian keberangkatan jemaah haji di wilayah Jawa Timur.
Kloter Terakhir Mengalami Perubahan
Dalam keterangannya, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam menyampaikan bahwa kloter terakhir terdiri dari 379 jemaah. Namun, satu jemaah tidak dapat ikut berangkat karena mengalami gangguan kesehatan.
“Kloter terakhir ini 379. Sebenarnya 380 cuman tadi pagi ada satu jemaah hall musdalifah struk, jadi saat ini sedang di rumah sakit,” ujarnya.
Jemaah yang Tertunda dan Alasan
Anam menjelaskan bahwa total ada 30 jemaah yang belum bisa diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Mereka akan diprioritaskan untuk berangkat pada musim haji 2027.
“Tertunda, 30 orang akan diberangkatkan tahun depan, karena saat ini sudah kloter terakhir bahkan tanggal 22 closing dead bahwa tidak ada lagi penerbangan reguler yang menuju Arab Saudi,” jelasnya.
Dari jumlah tersebut, 29 orang mengalami sakit, sementara satu jemaah lainnya terkendala persoalan administrasi. “Ada satu yang kemarin ditolak karena masih menjalani cekal 10 tahun. Baru dijalani 8 tahun,” tambahnya.
Jemaah yang Meninggal Selama Ibadah Haji
Selain itu, Embarkasi Surabaya juga mencatat adanya jemaah yang wafat selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Hingga saat ini, total 14 jemaah meninggal dunia, terdiri atas tiga orang di Madinah dan 11 orang di Makkah.
Meski demikian, Anam memastikan tidak ada jemaah asal Embarkasi Surabaya yang meninggal akibat serangan heat stroke atau sengatan panas ekstrem.
“Rata-rata karena jantung, kelelahan. Enggak ada karena heat stroke, kemarin ada kasus tapi bukan di kita, tapi di embarkasi lain,” pungkasnya.
Perluasan Layanan dan Persiapan untuk Musim Haji Mendatang
Proses pemberangkatan jemaah haji tahun ini menunjukkan peningkatan dalam pengelolaan dan persiapan. Meskipun terdapat beberapa kendala, sistem yang diterapkan mampu memastikan kelancaran perjalanan jemaah haji.
Anam menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperbaiki proses administrasi dan layanan kesehatan agar lebih optimal di masa mendatang. Dengan demikian, jemaah haji dari Embarkasi Surabaya dapat merasakan pengalaman ibadah yang lebih baik.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pemberangkatan Jemaah Haji 2026
Apa yang menyebabkan 30 jemaah tertunda ke musim haji 2027?
Penyebab utamanya adalah kondisi kesehatan dan masalah administrasi yang berkaitan dengan aturan hukum di Arab Saudi.Apakah ada jemaah yang meninggal akibat heat stroke?
Tidak, semua jemaah yang meninggal disebabkan oleh faktor kesehatan seperti penyakit jantung dan kelelahan.Bagaimana persiapan Embarkasi Surabaya untuk musim haji berikutnya?
Pihak embarkasi akan terus meningkatkan pengelolaan administrasi dan layanan kesehatan guna memberikan pengalaman terbaik bagi jemaah.***

>
>

Saat ini belum ada komentar