Kondisi Kesehatan Jamaah Calon Haji yang Tertunda di Embarkasi Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya melaporkan adanya dua jamaah calon haji (JCH) yang mengalami penundaan keberangkatan ke Arab Saudi karena kondisi kesehatan. Hal ini terjadi pada hari kelima operasional haji 2026, yang menunjukkan bahwa proses pemberangkatan masih dalam tahap pengawasan ketat.
Menurut Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Moh. As’adul Anam, kedua jamaah tersebut berasal dari kloter 13 dan 6. Salah satu dari mereka sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Surabaya, sementara yang lain tidak bisa berangkat ke asrama karena kondisi sakit. Proses keberangkatan bagi jamaah yang sakit bergantung pada hasil pemeriksaan medis dan izin laik terbang dari dokter. Oleh karena itu, pihaknya belum dapat memastikan kapan kedua jamaah tersebut akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
Proses Pemberangkatan Jamaah Calon Haji Terus Berjalan Lancar
Sampai hari kelima operasional haji 2026, sebanyak 5.252 jamaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Jumlah ini terdiri dari 14 kloter dengan didampingi 62 petugas, sehingga total jumlah orang yang diberangkatkan mencapai 5.314 orang.
Di sisi lain, jumlah jamaah yang tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya tercatat sebanyak 6.075 orang. Angka ini terdiri atas 6.005 jamaah dan 70 petugas dalam 16 kloter. Pada hari yang sama, terdapat tambahan kedatangan sebanyak 1.137 orang dari tiga kloter.
Dokumen Penting untuk Perjalanan Ibadah Haji
Seluruh jamaah yang telah diberangkatkan dipastikan telah menerima Kartu Nusuk sebagai dokumen perjalanan ibadah haji di Arab Saudi. Kartu ini menjadi salah satu alat penting dalam memastikan kelancaran proses administrasi selama masa ibadah.
Anam juga menyampaikan bahwa secara umum, proses pemberangkatan berjalan lancar dan terkendali tanpa kendala signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa persiapan dan pengawasan yang dilakukan oleh PPIH Embarkasi Surabaya cukup baik.
Persiapan dan Pengawasan Menjelang Pemberangkatan
Dalam rangka memastikan kenyamanan dan keselamatan jamaah, berbagai langkah telah diambil. Misalnya, Pemkab Gresik menyediakan obat dan kursi roda bagi jamaah calon haji. Selain itu, BPKH juga melakukan renovasi pada asrama haji Surabaya untuk meningkatkan kenyamanan jamaah.
Tidak hanya itu, pemeriksaan kelayakan armada bus jamaah calon haji juga dilakukan untuk memastikan transportasi aman dan layak. Dengan demikian, setiap aspek dari proses haji di Embarkasi Surabaya terus dioptimalkan agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan tenang.
Keberangkatan Jamaah Calon Haji yang Lancar
Meski ada beberapa kasus tertunda akibat kondisi kesehatan, secara keseluruhan proses pemberangkatan jamaah calon haji berjalan baik. Anam menegaskan bahwa pihaknya terus memantau dan memastikan bahwa semua jamaah dapat tiba di Arab Saudi tepat waktu sesuai rencana.
Dengan berbagai persiapan dan pengawasan yang dilakukan, Embarkasi Surabaya berhasil memberikan layanan yang optimal kepada para jamaah calon haji. Ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjalankan ibadah haji dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.***

>

Saat ini belum ada komentar