Festival Rujak Uleg Surabaya 2026: Tradisi Kuliner yang Menjadi Daya Tarik Budaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 12 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Festival Rujak Uleg Surabaya 2026 akan digelar malam ini, menjadi salah satu acara utama dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya dan kuliner khas Kota Pahlawan kepada masyarakat luas. Tahun ini, festival mengusung tema “Rujak Phoria”, yang menggambarkan semangat pesta rujak yang lebih meriah dan dinamis.
Agenda Festival yang Menarik Perhatian
Festival Rujak Uleg tahun ini akan berlangsung di Surabaya Expo Center (SBEC), Jalan Kusuma Bangsa, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Pengunjung akan disuguhkan berbagai aktivitas menarik seperti parade kostum kreatif, pertunjukan seni, fashion show tematik, serta pesta kembang api. Selain itu, para pengunjung juga dapat mencoba rujak uleg gratis sebanyak 1.000 porsi yang disediakan oleh panitia.
Pengelola acara menyatakan bahwa festival ini menjadi momen penting untuk memperkuat identitas budaya Surabaya. Dengan konsep yang lebih atraktif, jumlah pengunjung diprediksi meningkat dibandingkan tahun lalu, yang berhasil menarik sekitar 12 ribu orang dengan perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp1,28 miliar.
Partisipasi yang Melibatkan Banyak Peserta
Tahun ini, festival melibatkan 136 kelompok peserta dan 132 peserta lomba fashion tematik. Mereka akan tampil dengan kostum kreatif sesuai tema acara. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap tradisi lokal yang kini dikemas dengan inovasi modern.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak seluruh masyarakat untuk turut meramaikan acara yang telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata tersebut. Ia menilai festival ini menjadi kekuatan baru untuk menarik wisatawan dan memperkuat identitas Surabaya sebagai kota yang kaya akan budaya.
Persiapan Parkir yang Cukup Luas
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menyiapkan kantong parkir resmi di dalam area SBEC. Lokasi pertama berada di dalam gedung SBEC dengan kapasitas 800 sepeda motor dan 450 mobil. Sementara lokasi kedua berada di area lapangan belakang yang mampu menampung 855 motor dan 421 mobil.
Total area parkir di SBEC bisa menampung lebih dari 1.600 motor dan 850 mobil. Pengunjung diimbau tidak memarkir kendaraan di sepanjang Jalan Kusuma Bangsa maupun ruas jalan sekitar lokasi acara demi menjaga kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, masyarakat juga disarankan datang lebih awal agar terhindar dari antrean panjang dan kepadatan saat festival berlangsung.
Upaya Pemkot untuk Menjaga Kebersihan dan Keselamatan
Selain persiapan parkir, Pemkot Surabaya juga melakukan berbagai langkah untuk menjaga kebersihan dan keselamatan pengunjung. Misalnya, peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit Hantavirus dan pembangunan delapan rumah pompa baru untuk mencegah genangan air. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.
Festival Rujak Uleg Surabaya 2026 menjadi bukti bahwa budaya lokal masih hidup dan berkembang. Dengan konsep yang lebih modern dan inovatif, acara ini mampu menarik minat generasi muda dan wisatawan untuk ikut merayakan tradisi yang kaya akan makna.***
- Penulis: Diagram Kota

>
>

Saat ini belum ada komentar