Peringatan Hari Buruh Internasional 2026: Ribuan Pekerja Turun ke Jalan di Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Ribuan pekerja dari berbagai wilayah Jawa Timur akan turun ke jalan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Aksi ini dipastikan mengganggu lalu lintas di beberapa titik utama kota Surabaya, terutama di sekitar Jalan Pahlawan yang menjadi lokasi utama aksi.
Kehadiran Massa yang Besar
Menurut Wakil Sekretaris DPW FSPMI Jatim Nuruddin Hidayat, jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai sekitar 6.000 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Lumajang, dan Tuban. Selain FSPMI, aksi tersebut juga diikuti oleh serikat buruh lainnya seperti GESPER.
Massa akan berkumpul di sejumlah tempat sebelum melakukan long march menuju Kantor Gubernur Jawa Timur. Sebelum aksi dimulai, para peserta lebih dulu melaksanakan salat Jumat di beberapa masjid, termasuk Masjid Al-Akbar Surabaya, Masjid Kejati Jati di Jalan Ahmad Yani, serta Masjid Al-Falah di Jalan Raya Darmo.
Rute Aksi dan Pengaturan Lalu Lintas
Setelah salat Jumat, massa akan berkumpul di depan BG Junction Mall, Jalan Bubutan, sekitar pukul 13.00 WIB. Dari sana, mereka akan melakukan long march menuju Kantor Gubernur Jawa Timur pada pukul 14.00 WIB. Diperkirakan, massa akan tiba di lokasi aksi sekitar pukul 15.00 WIB untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, polisi telah menerapkan rekayasa lalu lintas. Beberapa jalur seperti Jalan Stasiun Kota, Jalan Veteran, dan Jalan Bubutan dialihkan ke jalur alternatif. Pengendara diimbau untuk mencari rute alternatif agar tidak terjebak kemacetan.
Tuntutan Buruh yang Menyeluruh
Dalam aksi ini, buruh menyampaikan sejumlah tuntutan nasional yang menyangkut kondisi kerja dan hak-hak mereka. Beberapa antara lain:
- Sahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB
- Hapus outsourcing dan tolak upah murah (HOSTUM)
- Hentikan ancaman PHK akibat dampak perang global
- Reformasi sistem perpajakan dengan menghapus pajak atas THR, JHT, dan pensiun serta menaikkan PTKP
- Berantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset
- Segera ratifikasi Konvensi ILO 190
- Berikan perlindungan bagi pekerja digital platform
- Tingkatkan standar keselamatan dan kesehatan kerja
- Jamin akses layanan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan pemberi kerja
- Potongan tarif ojol maksimal 10%
Persiapan Logistik dan Transportasi
FSPMI juga mengerahkan sekitar 50 unit bus, 10 truk mobil komando, dan konvoi ribuan sepeda motor untuk mendukung aksi ini. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan massa akan sangat signifikan dan berdampak pada lalu lintas kota.
Kesiapan Pihak Berwenang
Selain pengaturan lalu lintas, aparat kepolisian juga telah bersiaga untuk menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Mereka akan memastikan proses aksi berjalan aman dan damai tanpa adanya gangguan yang berarti.***

>

Saat ini belum ada komentar