Rupiah Menguat ke Rp17.836 per Dolar AS, Analis Prediksi Rentang Pergerakan Hari Ini
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Rupiah mengalami penguatan pada perdagangan Jumat (29/5) pagi, dengan nilai tukar berada di level Rp17.836 per dolar AS. Mata uang Garuda menguat 9 poin atau 0,05 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Penguatan rupiah terjadi sejalan dengan kenaikan sejumlah mata uang Asia lainnya terhadap dolar AS. Contohnya, yuan China naik 0,05 persen, peso Filipina menguat 0,27 persen, dan ringgit Malaysia juga terapresiasi 0,27 persen. Namun, beberapa negara lain seperti Singapura, Jepang, dan Korea Selatan mengalami pelemahan.
Harga dolar AS melemah secara global, yang turut memengaruhi pergerakan rupiah. Hal ini didorong oleh laporan bahwa AS dan Iran sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata, serta data inflasi PCE AS yang lebih rendah dari perkiraan.
Analis Prediksi Pergerakan Rupiah Hari Ini
Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, menilai bahwa rupiah memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan. Ia menjelaskan bahwa pelemahan dolar AS menjadi faktor utama dalam pergerakan nilai tukar rupiah.
“Dalam keterangannya, Lukman menekankan bahwa rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah merespons laporan bahwa AS dan Iran sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata. Data inflasi PCE AS yang lebih lemah dari perkiraan juga menekan dolar AS,” jelasnya.
Ia memperkirakan bahwa pergerakan rupiah hari ini akan berada dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS.
Perbandingan Pergerakan Mata Uang Dunia
Sementara itu, mata uang utama negara maju menunjukkan pergerakan bervariasi. Euro Eropa turun 0,05 persen, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dan dolar Australia terkoreksi 0,03 persen. Di sisi lain, franc Swiss menguat tipis 0,01 persen, sedangkan dolar Kanada bergerak stabil terhadap dolar AS.
Kondisi Rupiah dalam Perspektif Ekonomi
Meski menguat, rupiah masih menghadapi tekanan dari situasi geopolitik dan dinamika pasar global. Sejumlah analis menyatakan bahwa kondisi ekonomi makro Indonesia tetap stabil, namun konsistensi penguatan rupiah bergantung pada pergerakan dolar AS dan respons sentimen pasar internasional.
Tips untuk Investor dan Pengguna Rupiah
Bagi investor dan pengguna rupiah, penting untuk memantau perkembangan nilai tukar secara berkala. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Pantau informasi terkini mengenai situasi politik dan ekonomi global.
- Waspadai pergerakan dolar AS yang bisa memengaruhi nilai tukar rupiah.
- Gunakan alat hedging jika berinvestasi dalam valuta asing.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Nilai Tukar Rupiah
Q: Apa penyebab rupiah menguat hari ini?
A: Penguatan rupiah dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS akibat laporan gencatan senjata antara AS dan Iran serta data inflasi PCE AS yang lebih rendah dari perkiraan.
Q: Bagaimana prediksi pergerakan rupiah hari ini?
A: Analis memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS.
Q: Apakah rupiah akan terus menguat?
A: Potensi penguatan tergantung pada dinamika pasar global dan respons sentimen investor.***

>

Saat ini belum ada komentar