Kandidat Calon Direktur BUMD Jember Berjuang untuk Posisi Strategis
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 23 kandidat berkompetisi dalam proses seleksi untuk memperebutkan empat posisi direksi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Jember. Proses ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah setempat untuk meningkatkan kinerja dan kontribusi BUMD terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Kandidat dengan Latar Belakang Beragam
Proses seleksi ini menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk mantan anggota DPRD Jember dan anggota Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D). Salah satu peserta yang mencalonkan diri adalah Rendra Wirawan, mantan anggota DPRD yang ikut bersaing untuk menduduki jabatan direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandalungan.
Selain itu, Gogot Cahyo Baskoro, Ketua TP3D, juga turut serta dalam persaingan untuk posisi direktur utama Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan. Sementara itu, Dima Ahyar, anggota TP3D lainnya, mengajukan diri untuk posisi direktur umum dan keuangan PDP Kahyangan.
Persaingan Ketat dan Ujian Komprehensif
Para kandidat harus melewati tiga tahapan ujian yang dirancang untuk menilai kemampuan mereka secara komprehensif. Tahapan tersebut meliputi psikotes pada hari pertama, presentasi makalah rencana bisnis, serta ujian kompetensi tertulis dan wawancara pada hari kedua.
Dima Ahyar menjelaskan bahwa alasan dia mendaftar adalah karena ia melihat potensi perusahaan belum dimanfaatkan secara optimal. “Visi saya adalah membuat PDP menjadi BUMD mandiri yang bisa memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jember,” ujarnya.
Nyoman Aribowo, salah satu peserta lainnya, juga memiliki visi serupa. Ia ingin menjadikan PDP Kahyangan lebih sehat dan profesional. “Itu lumayan berat, tapi saya percaya dengan kerja keras dan strategi yang tepat, kita bisa mencapainya,” katanya.
Proses Seleksi yang Transparan dan Inovatif
Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, menyatakan bahwa proses seleksi telah berjalan sesuai aturan dan transparan. “Termasuk dalam hal keterbukaan informasi publik,” tambahnya.
Ardi juga menekankan bahwa tidak ada batasan bagi peserta. “Siapa pun boleh mendaftar, bahkan teman-teman media bisa ikut,” ujarnya. Ini menunjukkan inovasi yang dilakukan oleh Bupati Muhammad Fawait dalam memperluas partisipasi masyarakat dalam pengelolaan BUMD.
Harapan Masyarakat untuk Kepemimpinan yang Berkualitas
Masyarakat Jember sangat berharap bahwa jajaran direksi yang terpilih mampu membawa BUMD lebih maju dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan asli daerah. “Kami berharap yang terbaik. Mudah-mudahan jajaran direksi terpilih bisa membantu pemerintahan daerah untuk memberikan pendapatan asli daerah yang terbaik,” kata Ardi.
Visi dan Misi Kandidat yang Beragam
Setiap kandidat memiliki visi dan misi yang berbeda-beda, tetapi semuanya bertujuan untuk meningkatkan kinerja BUMD. Nyoman Aribowo mengungkapkan bahwa selain uji studi kasus dan pembuatan proposal, para kandidat juga diuji dalam uji kompetensi diri.
Dengan proses seleksi yang ketat dan transparan, diharapkan dapat menghasilkan pemimpin BUMD yang mampu membawa perusahaan lebih maju dan berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah.***

>

Saat ini belum ada komentar