Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » IHSG Tembus Level 9.000, Rekor Baru yang Mengguncang Pasar Modal Indonesia

IHSG Tembus Level 9.000, Rekor Baru yang Mengguncang Pasar Modal Indonesia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan pasar modal Indonesia. Pada hari ini, Kamis (8/1/2026), indeks tersebut resmi melampaui ambang batas psikologis 9.000. Capaian ini menjadi bukti bahwa pasar saham tanah air mampu bangkit dari keterpurukan dan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam waktu relatif singkat.

Perjalanan IHSG: Dari Keterpurukan ke Puncak Rekor

Sebelumnya, IHSG sempat mengalami penurunan drastis hingga menyentuh level 5.800 pada April 2025. Penyebab utamanya adalah sentimen negatif global yang terkait dengan “Liberation Day” Presiden AS Donald Trump. Ketakutan akan perang dagang dan proteksionisme agresif membuat pasar modal Indonesia terpuruk. Namun, ketangguhan ekonomi domestik berhasil membalikkan situasi.

Pemulihan IHSG dimulai dari titik 8.000 pada 15 Agustus 2025, saat Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato penting. Dalam waktu hanya 146 hari, indeks ini naik sebesar 12,5% dan kini berada di atas 9.000. Ini menunjukkan momentum positif yang kuat dalam dinamika pasar.

Faktor Pendorong Kenaikan IHSG

Beberapa faktor telah berkontribusi pada lonjakan IHSG. Pertama, kebijakan fiskal pro-pertumbuhan yang dikenal sebagai “Purbaya Effect”. Kebijakan ini digagas oleh tim ekonomi di bawah kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa. Langkah-langkah seperti pengetatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) serta pengaturan ulang bea keluar untuk komoditas emas dan batubara membantu memperkuat cadangan devisa tanpa mengganggu industri.

Selain itu, pembatalan kenaikan cukai rokok juga memberikan angin segar bagi sektor consumer goods. Kebijakan ini dianggap tepat sasaran karena menjaga daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah, sehingga mempertahankan konsumsi domestik.

Optimisme APBN dan Arus Dana Asing

Sentimen positif juga datang dari realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang dinilai solid. Analis menilai bahwa kinerja APBN memberikan keyakinan bahwa pemerintah memiliki ruang fiskal yang cukup untuk menstimulasi ekonomi tahun ini.

Selain itu, arus dana asing yang masuk secara deras sepanjang Desember 2025 hingga Januari 2026 juga menjadi salah satu faktor pendukung. Investor asing mulai melirik aset-aset Indonesia yang dinilai memiliki valuasi menarik dan prospek pertumbuhan laba yang menjanjikan.

Peran Investor Ritel dan Prediksi The Fed

Yang menarik dari rekor ini adalah peran besar investor ritel. Saat ini, investor domestik menguasai sekitar 50% dari total perdagangan harian. Kekuatan ini menjadi bantalan utama dalam menjaga likuiditas pasar, terutama saat asing sempat keluar di awal tahun lalu.

Selain itu, prediksi pelonggaran moneter global juga menjadi katalis positif. Bank Sentral AS (The Fed) diproyeksikan akan memangkas suku bunga acuan sebanyak dua kali tahun depan. Pelonggaran ini akan memicu aliran dana murah kembali membanjiri pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Tantangan dan Peringatan

Meski ada optimisme, para analis tetap memperingatkan adanya risiko geopolitik yang bisa memengaruhi pasar. Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research Pilarmas Investindo Sekuritas, mengatakan bahwa meskipun IHSG sudah melewati target 9.000, masih ada isu-isu yang perlu diperhatikan. Di antaranya adalah akselerasi perekonomian Indonesia, optimalisasi program andalan, serta kemungkinan pemangkasan suku bunga BI dan The Fed.

Ia juga menyarankan agar IHSG tidak turun di bawah 8.775 untuk menjaga harapan kembali ke level 9.000.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Liverpool ,Real Madrid ,Adam Wharto

    Persaingan Sengit di Bursa Transfer: Liverpool dan Real Madrid Berebut Adam Wharto

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bursa transfer musim dingin terus menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola. Di tengah kompetisi sengit, dua raksasa Eropa, Liverpool dan Real Madrid, dikabarkan bersaing ketat untuk mendapatkan tanda tangan seorang gelandang muda yang menarik perhatian banyak pihak. Nama yang menjadi incaran adalah Adam Wharton, pemain muda dari Crystal Palace. Peluang untuk Kedua Klub […]

  • Ngopi Bareng Media: Kapolres Sampang Ajak Wartawan Jaga Kamtibmas

    Ngopi Bareng Media: Kapolres Sampang Ajak Wartawan Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 185
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono, SH, S.IK, M.IK, mengadakan acara “Ngopi Bareng Bersama Media” pada Rabu malam, 31 Juli 2024, di Cafe Lora Kopi. Acara ini dihadiri oleh ratusan wartawan dari berbagai media, baik cetak maupun elektronik, dengan tujuan memperkenalkan Kapolres baru serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di […]

  • Dallas Mavericks ,San Antonio Spurs

    Prediksi Pertandingan Dallas Mavericks vs San Antonio Spurs: Laga Division Rival yang Menarik

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Dallas Mavericks dan San Antonio Spurs akan menjadi laga yang menarik bagi penggemar NBA. Kedua tim ini merupakan rival division, sehingga pertemuan mereka selalu penuh dengan ketegangan dan persaingan sengit. Meskipun Mavericks sedang dalam masa sulit, laga ini tetap menjadi momen penting dalam kalender musim ini. Tim yang Bermain Dallas Mavericks (19-31) […]

  • Kisah Penjaga Makam di Situbondo yang Bergantung pada Sumbangan

    Kisah Penjaga Makam di Situbondo yang Bergantung pada Sumbangan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hairudin (67) sering berjalan dengan posisi membungkuk, mengenakan baju batik lengan panjang dan celana pendek serta menggunakan topi jerami saat bekerja di sawah yang diberi tanggung jawab oleh orang lain. Selain bekerja sebagai petani, Hairudin juga bertugas sebagai penjaga kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kalimas Desa Kalimas, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. […]

  • Jaga Kesucian Ramadan, Satpol PP Surabaya Temukan RHU Siasati Miras dengan Teko Plastik, Dua Restoran Ditindak

    Jaga Kesucian Ramadan, Satpol PP Surabaya Temukan RHU Siasati Miras dengan Teko Plastik, Dua Restoran Ditindak

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satpol PP Kota Surabaya terus mengintensifkan pengawasan terhadap sejumlah Tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) selama bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Dalam kegiatan pengawasan yang digelar di delapan lokasi wilayah Surabaya Timur, Surabaya Pusat, dan Surabaya Selatan pada […]

  • Momen Idul Adha 2025, Reni Astuti Sumbang 1 Ekor Sapi Gemuk Ke PKS Surabaya

    Momen Idul Adha 2025, Reni Astuti Sumbang 1 Ekor Sapi Gemuk Ke PKS Surabaya

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 268
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPR RI dari PKS di Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo, Reni Astuti memberikan satu ekor sapi gemuk hewan kurban untuk di sembelih di kantor DPD PKS Kota Surabaya. Penyerahan sapi hewan kurban diterima langsung oleh Ketua DPD PKS Kota Surabaya, Johari Mustawan,di kantor DPD PKS Kota Surabaya Jl. Tales, Jumat (06/06/2025). Ditemui usai […]

expand_less