Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemkot Surabaya Perluas Cakupan Kegiatan Car Free Day

Pemkot Surabaya Perluas Cakupan Kegiatan Car Free Day

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memperluas cakupan kegiatan Car Free Day (CFD) setiap akhir pekan. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap imbauan pemerintah pusat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ramah lingkungan. Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mempertimbangkan kondisi mobilitas harian masyarakat.

“Kalau kita kan CFD sudah pasti ya, hari Sabtu dan Minggu. Tapi rata-rata Minggu, kalau (CFD) hari biasa nggak mungkin,” ujarnya. Menurutnya, jumlah penduduk yang beraktivitas di Surabaya pada hari kerja mencapai 8 juta jiwa. Banyak dari mereka berasal dari daerah sekitar seperti Sidoarjo dan Gresik yang melintasi kota.

Dengan demikian, penerapan CFD lebih ideal dilakukan pada akhir pekan agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga pada hari kerja. “Makanya kita akan jaga, tapi nanti yang untuk hari Minggu yang akan kita perbanyak. Sehingga kita akan perbanyak titiknya,” tambahnya.

Strategi Penyederhanaan Mobilitas Warga

Selain memperluas cakupan CFD, Pemkot Surabaya juga berencana menerapkan kebijakan baru untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka diwajibkan menggunakan transportasi umum ke kantor pada Rabu atau Kamis. Kecuali bagi ASN yang memiliki kendaraan listrik, tetap diperbolehkan.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Imbauan tersebut sejalan dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang menekankan pentingnya peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ramah lingkungan.

Kebijakan WFH Juga Dianggap Efektif

Selain kebijakan transportasi umum, Pemkot Surabaya juga akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) pada hari Jumat. Namun, kebijakan ini tetap disertai dengan kegiatan kerja bakti agar tidak menjadi formalitas belaka.

Eri Cahyadi menyampaikan bahwa kebijakan ini dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi dan mengurangi beban transportasi. Ia menegaskan bahwa semua kebijakan yang diterapkan harus tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan publik dan kebutuhan operasional pemerintahan.

Perluasan Titik CFD di Berbagai Wilayah

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) rutin menggelar CFD setiap hari Minggu di sejumlah wilayah, seperti Jalan Darmo, Jalan Tunjungan, Jalan Jemur Andayani, Jalan Kertajaya, hingga kawasan Kota Lama Kembang Jepun. Dengan perluasan titik CFD, masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan tempat untuk berolahraga dan beraktivitas bersama keluarga.

Relevansi Kebijakan dengan Kondisi Saat Ini

Penerapan kebijakan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana peningkatan kesadaran akan lingkungan dan efisiensi energi semakin tinggi. Selain itu, kebijakan ini juga mendukung visi pemerintah untuk menciptakan kota yang lebih hijau dan ramah lingkungan.

Dampak Positif Terhadap Masyarakat

Keberlanjutan kebijakan CFD dan penggunaan transportasi umum diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan lebih sedikit kendaraan bermotor di jalan raya, udara di kota akan lebih bersih dan kepadatan lalu lintas dapat dikurangi.

Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga dan menjaga kesehatan. Dengan adanya banyak titik CFD yang tersedia, masyarakat bisa lebih mudah mengakses kegiatan olahraga tanpa perlu khawatir tentang kemacetan atau polusi udara.

Langkah Menuju Kota yang Lebih Berkelanjutan

Pemkot Surabaya terus berupaya menciptakan kota yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan perluasan CFD dan penerapan kebijakan transportasi umum, kota ini berkomitmen untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup warga.

Langkah-langkah ini juga menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia yang ingin mengadopsi kebijakan serupa. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Surabaya dapat menjadi model kota yang berkelanjutan dan inovatif.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trail Blazers dan Dallas Mavericks

    Perkembangan Tim Portland Trail Blazers dan Dallas Mavericks

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Portland Trail Blazers dan Dallas Mavericks sedang menghadapi pertandingan penting. Pertandingan ini akan menjadi fokus utama para penggemar basket di seluruh dunia. Berikut adalah informasi lengkap mengenai pertandingan yang akan berlangsung. Detail Pertandingan Pertandingan antara Portland Trail Blazers (13-19) melawan Dallas Mavericks (12-21) akan digelar pada hari Senin, 29 Desember pukul 19:30 waktu […]

  • penemuan jenazah pare kediri

    Bau Menyengat di Rumah Kosong Gegerkan Warga Pare Kediri, Penemuan Jenazah

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 178
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penduduk Kelurahan/Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dikejutkan oleh penemuan jenazah yang sudah membusuk di sebuah rumah kosong di Jalan Gede III, Minggu (24/8/2025) sore. Temuan ini dimulai dari bau menyengat yang tercium oleh penduduk sekitar. Jenazah tersebut diketahui bernama Lutfi yang dikenal dengan nama Kliwon (35), seorang pria yang dianggap oleh warga sebagai […]

  • Klaim Inter Tidak Tertarik pada Kiper Aston Villa Emi Martínez

    Klaim Inter Tidak Tertarik pada Kiper Aston Villa Emi Martínez

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah laporan terbaru mengungkapkan bahwa klub sepak bola asal Italia, Inter Milan, tidak tertarik untuk merekrut kiper dari Aston Villa, Emiliano Martínez. Meskipun beberapa pihak melaporkan adanya kontak antara Inter dan agen Martínez, hal ini ternyata tidak benar. Menurut sumber yang terpercaya, Inter Milan tidak menunjukkan minat serius terhadap kiper berusia 33 tahun tersebut. […]

  • Pj. Gubernur Jatim Resmikan Destinasi Glamping di Tumpak Selo, Lumajang

    Pj. Gubernur Jatim Resmikan Destinasi Glamping di Tumpak Selo, Lumajang

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 214
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, meresmikan destinasi wisata baru berupa Glamour Camping (Glamping) di Zona KIP, Desa Wisata Tumpak Selo, Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, pada Rabu (17/7/2024). Acara peresmian ini ditandai dengan pemecahan kendi dan pelepasan merpati. Acara ini juga dihadiri oleh Pj. Bupati Lumajang Indah Wahyuni, Kepala Dinas […]

  • Polsek Kenjeran Amankan Dua Pelaku Curas yang Beraksi di Jembatan Kedinding Lor Surabaya

    Polsek Kenjeran Amankan Dua Pelaku Curas yang Beraksi di Jembatan Kedinding Lor Surabaya

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 229
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Unit Reskrim Polsek Kenjeran berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) jambret handphone (HP) yang terjadi di kawasan Jembatan Kedinding Lor, Surabaya, pada Sabtu (4/10) malam. Dalam peristiwa tersebut, seorang mahasiswi menjadi korban penjambretan oleh dua tersangka MS, 27, dan ZZ, 20, merupakan warga Jalan Tenggumung Wetan, Surabaya. Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto […]

  • Dukungan Transparansi Pemerintahan Desa, TNI Kawal Musyawarah APBDes

    Dukungan Transparansi Pemerintahan Desa, TNI Kawal Musyawarah APBDes

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran TNI di tengah masyarakat desa kembali terlihat dalam upaya mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Melalui peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai aparat teritorial, TNI terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal berbagai program kerja desa binaan di wilayah satuan Koramil. Keterlibatan ini menjadi bagian penting dari sinergi antara unsur pertahanan negara […]

expand_less