Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » KPK Ungkap Peran Pemilik Travel dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Ungkap Peran Pemilik Travel dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kasus korupsi kuota haji yang melibatkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) kembali mengungkap peran penting dari sejumlah pihak, termasuk Fuad Hasan Masyhur, pemilik Maktour Ttravel. KPK menyatakan bahwa Fuad berperan aktif dalam memengaruhi pembagian kuota haji tambahan pada tahun 2023 dan 2024.

Surat Permohonan dan Pengaruh terhadap Pembagian Kuota

Fuad, sebagai anggota Dewan Pembina Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji Dan Umrah (SATHU), mengirimkan surat kepada Yaqut untuk meminta agar kuota tambahan haji diberikan lebih besar untuk haji khusus. Surat tersebut menjadi dasar bagi perubahan komposisi kuota haji tambahan yang awalnya ditetapkan sebesar 8 ribu jemaah.

Pembagian kuota tersebut akhirnya disepakati menjadi 92% untuk haji reguler dan 8% untuk haji khusus. Hal ini dilakukan setelah Fuad berkomunikasi dengan Hilman Latief, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), yang kemudian mengusulkan kepada Yaqut untuk menerima permintaan tersebut.

Keputusan Menteri Agama dan Dampaknya

Yaqut menyetujui usulan tersebut dan menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 467 tahun 2023. Dalam keputusan itu, kuota tambahan haji dibagi menjadi 7.360 kuota untuk haji reguler dan 640 kuota untuk haji khusus. Meski demikian, keputusan ini tidak sepenuhnya sesuai dengan kesimpulan dalam rapat DPR saat itu.

Selain itu, Yaqut juga memerintahkan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, untuk menerbitkan Keputusan Dirjen PHU tahun 2023. Rizky Fisa Abadi, mantan Kasubdit Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus di Kementerian Agama, bertanggung jawab atas penyusunan keputusan tersebut.

Fee Percepatan dan Praktik Korupsi

Menurut Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, Gus Alex memberikan instruksi kepada Rizky untuk mempercepat pemberangkatan jemaah haji khusus. Salah satu caranya adalah dengan mengalihkan jemaah haji visa mujamalah menjadi haji khusus. Selain itu, Gus Alex juga memerintahkan agar Rizky mengumpulkan fee percepatan dari PIHK senilai USD 5.000 atau Rp 84,4 juta per jemaah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan KPK, RFA juga memberikan fee percepatan tersebut kepada YCQ, IAA, serta sejumlah pejabat di Kementerian Agama. Fee ini diberikan untuk periode pemberangkatan ibadah haji tahun 2023 dan 2024.

Pengulangan Pola pada Tahun 2024

Pada tahun haji 2024, pola yang sama kembali diterapkan oleh Yaqut. Fuad kembali meminta kuota tambahan haji khusus yang lebih besar. Pertemuan antara Yaqut, Fuad, dan pengurus asosiasi PIHK membahas permintaan tersebut.

Yaqut kemudian meminta Hilman Latief untuk menyusun draf MoU dengan Kerajaan Arab Saudi terkait pengusulan kuota haji tambahan dengan skema 50:50. Setelah itu, Yaqut memerintahkan simulasi yang bisa digunakan sebagai dasar perubahan komposisi kuota tambahan menjadi 10.000 haji reguler dan 10.000 haji khusus.

Penyelesaian Fee dan Dampak Korupsi

Untuk periode tahun 2024, nilai fee percepatan disepakati sebesar USD 2.000 atau sekitar Rp 33,8 juta per jemaah. Pemberian dan pengumpulan fee ini dilakukan dalam kurun waktu bulan Februari hingga Juni 2024.

Kasus ini menunjukkan adanya praktik korupsi yang sistematis dan melibatkan banyak pihak, termasuk pejabat tinggi dan pelaku bisnis travel haji. KPK terus melakukan pemeriksaan dan pengungkapan kasus-kasus serupa untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam pengelolaan kuota haji.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Surabaya ,THR ASN ,Idul Fitri 1447 H

    Wakil Ketua DPRD Surabaya Tekankan Pentingnya Pembayaran THR untuk Kesejahteraan Pekerja

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya, Arif Fathoni, menyoroti pentingnya pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan di tengah situasi ekonomi yang dinilai sedang menghadapi tantangan global. Ia menegaskan bahwa pemberian THR bukan hanya sekadar kewajiban hukum, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi dari pengusaha terhadap kontribusi para pekerja dalam membangun usaha. […]

  • Kunker Pangdam V Tinjau Kesiapan Sasaran Menjelang Kunjungan Wakil Panglima TNI

    Kunker Pangdam V Tinjau Kesiapan Sasaran Menjelang Kunjungan Wakil Panglima TNI

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 260
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā  Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A di wilayah Kabupaten Bojonegoro berlangsung intensif dengan fokus utama memastikan kesiapan sasaran jelang kedatangan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita pada 17 November 2025. Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa seluruh unsur harus bekerja tepat, cepat, dan akurat untuk mendukung kelancaran agenda nasional tersebut. Kegiatan yang digelar […]

  • Sprint Race MotoGP Thailand

    Persaingan Sengit di Sprint Race MotoGP Thailand 2026

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Sprint race MotoGP Thailand 2026 akan menjadi ajang yang sangat dinantikan oleh para penggemar balap motor. Kompetisi ini tidak hanya menjadi awal dari musim baru, tetapi juga menjadi titik penting bagi pembalap untuk mengumpulkan poin pertama dalam klasemen musim ini. Balapan ini akan digelar di Sirkuit Buriram dan akan disiarkan langsung melalui platform Vidio.com […]

  • Wali Kota Surabaya, Urbanisasi, Pasca-Lebaran

    Wali Kota Surabaya: Peran RT/RW dalam Menghadapi Arus Urbanisasi Pasca-Lebaran

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah momen Lebaran berlalu, kota-kota besar di Indonesia menghadapi tantangan baru dalam bentuk arus urbanisasi. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyoroti pentingnya peran masyarakat dan sistem administrasi kependudukan dalam mengelola pendatang yang masuk ke wilayah perkotaan. Menurutnya, setiap individu yang datang ke Surabaya harus memiliki identitas jelas serta tujuan yang pasti. “Kita harus […]

  • Polsek Asemrowo Amankan Dua Pelaku Jambret Kalung Yang Beraksi di Jalan Tanjungsari Surabaya.

    Polsek Asemrowo Amankan Dua Pelaku Jambret Kalung Yang Beraksi di Jalan Tanjungsari Surabaya.

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aksi jambret terjadi di depan gapura Jalan Simorejosari B, Surabaya, Senin (26/1) malam. Dua tersangka akhirnya berhasil diamankan Polsek Asemrowo. Kedua tersangka, R, 34, warga Jalan Dupak Masigit, Surabaya, dan MUHA, warga Jalan Kemayoran Baru, Surabaya. Polisi mengamankan kalung emas dan sebilan senjata tajam (sajam. Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto […]

  • Pemprov Jatim Dorong Sinergi RKPD Magetan 2027, Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

    Pemprov Jatim Dorong Sinergi RKPD Magetan 2027, Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Magetan tahun 2027. Tujuannya adalah memastikan arah pembangunan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan berdampak nyata bagi kesejahteraan wilayah tersebut. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, […]

expand_less