Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Penyebab Saham BCA Anjlok dan Dampaknya pada Pasar Modal

Penyebab Saham BCA Anjlok dan Dampaknya pada Pasar Modal

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA kembali mengalami penurunan signifikan dalam perdagangan sesi I hari ini, Jumat (24/4/2026). Pada pukul 09.08 WIB, harga saham BBCA turun sebesar 1,56% menjadi Rp 6.325 per lembar. Angka ini mencerminkan penurunan yang cukup tajam dibandingkan tingkat harga sebelumnya.

Puncak penurunan terjadi saat saham BBCA menyentuh level terendahnya dalam tiga tahun terakhir, yaitu di angka Rp 6.300. Hal ini menunjukkan adanya tekanan besar dari para investor, baik lokal maupun asing, terhadap saham perbankan ternama tersebut.

Dalam sesi perdagangan ini, sebanyak 34,48 juta saham BBCA telah diperdagangkan dengan frekuensi transaksi sebanyak 11.134 kali dan nilai total transaksi mencapai Rp 220,31 miliar. Angka ini menunjukkan tingkat likuiditas yang relatif tinggi meskipun terjadi penurunan harga secara signifikan.

Tekanan Jual dari Investor Asing

Salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan saham BBCA adalah tekanan jual dari investor asing. Berdasarkan data dari aplikasi Stockbit Sekuritas, saham BBCA mengalami net sell sebesar Rp 91,6 miliar, angka tertinggi dibandingkan saham-saham lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa investor asing sedang melakukan penjualan besar-besaran terhadap saham BCA.

Sebelumnya, pada tanggal 22 dan 23 April, saham BCA juga mengalami penurunan masing-masing sebesar -0,77% dan -0,39%. Selama periode tersebut, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 128,91 miliar dan Rp 83,89 miliar. Konsistensi penurunan harga saham BCA selama beberapa hari terakhir menunjukkan adanya ketidakpastian di pasar modal.

Perkembangan IHSG dan Pengaruhnya terhadap Saham BCA

Pelemahan saham BCA tidak terlepas dari tren pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang juga mengalami penurunan. Phintraco Sekuritas memprediksi bahwa IHSG akan terus melemah pada perdagangan hari ini. Indeks ini diperkirakan bergerak dalam rentang resistance 7.500, pivot 7.400, dan support 7.300.

Menurut analisis teknikal, IHSG telah mengalami breakdown pada level support 7.500, yang didukung oleh volume transaksi yang meningkat. Histogram positif MACD semakin menyempit dan berpotensi membentuk Death Cross, sebuah indikator yang sering dikaitkan dengan penurunan lanjutan.

Selain itu, pelemahan rupiah juga memberikan dampak negatif terhadap pasar modal. Rupiah sempat menyentuh level Rp 17.300 per dolar AS, yang merupakan penutupan terburuk sepanjang masa. Pelemahan ini juga menjadi salah satu penyebab kekhawatiran terhadap inflasi dan defisit anggaran belanja.

Performa Keuangan BCA pada Q1 2026

Meski saham BCA mengalami penurunan, performa keuangan perusahaan pada kuartal pertama 2026 tetap menunjukkan pertumbuhan. Stockbit Sekuritas melaporkan bahwa BCA mencatatkan laba bersih sebesar Rp 14,7 triliun pada 1Q26, naik 4% secara year-on-year (yoy) dan 4% secara quarter-on-quarter (qoq).

Pertumbuhan laba bersih ini didorong oleh peningkatan Non-Interest Income (Non-II) sebesar +16% yoy, terutama dari kenaikan fees and commissions sebesar +14% yoy. Namun, Net Interest Income (NII) tetap flat secara tahunan akibat penurunan asset yield.

Beban provisi juga meningkat sebesar +23% yoy pada 1Q26, sehingga Cost of Credit (CoC) berada di level 0,6%, yang lebih tinggi dari guidance 2026. Manajemen BCA menjelaskan bahwa kenaikan beban provisi ini merupakan langkah proaktif untuk menghadapi situasi makroekonomi yang sedang tidak stabil.

Proyeksi dan Risiko yang Mengancam

Dalam earnings call 1Q26, manajemen BCA mempertahankan seluruh guidance 2026. Namun, mereka mengungkapkan bahwa dalam skenario terburuk seperti perang Iran, potensi dampak terhadap bisnis BCA bisa sangat signifikan. Misalnya, loan growth bisa melambat menjadi low-single digit atau flat, sementara NPL ratio bisa naik hingga 3–3,2%.

Tren tekanan pada loan yield terus berlanjut, meski kenaikan yield obligasi pemerintah dan SRBI diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap keseluruhan Net Interest Margin (NIM) BCA. Meski demikian, tekanan dari inflasi dan volatilitas nilai tukar rupiah tetap menjadi ancaman bagi kinerja perusahaan.

Penurunan saham BCA hari ini mencerminkan sentimen negatif di pasar modal, terutama karena tekanan jual dari investor asing dan pelemahan IHSG. Meskipun kinerja keuangan BCA tetap stabil, risiko dari situasi geopolitik dan ekonomi global tetap menjadi tantangan besar bagi perusahaan. Investor perlu memantau perkembangan lebih lanjut terkait kondisi pasar dan kebijakan pemerintah yang bisa memengaruhi kinerja BCA.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Wali Kota Sorong untuk Rapat Pertama dengan Seluruh Pimpinan OPD

    Panduan Wali Kota Sorong untuk Rapat Pertama dengan Seluruh Pimpinan OPD

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Sorong Lakukan Rapat dengan Perangkat Daerah DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Sorong mengadakan rapat bersama pimpinan perangkat daerah (PD) di Gedung L. Jitmaut, Papua Barat Daya, pada hari Senin tanggal 8 September 2025. Rapat ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Septinus Lobat dan didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Rudy R. Laku. Dalam arahannya, […]

  • Bhabinkamtibmas Wonokasian Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Pisang di Lahan Kosong

    Bhabinkamtibmas Wonokasian Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Pisang di Lahan Kosong

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 343
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya mendukung program ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim terus digencarkan di berbagai daerah. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Wonokasian, Polsek Wonoayu, Polresta Sidoarjo, Aipda Dedij Roiyanto, yang pada Selasa (6/5/2025) meninjau langsung pemanfaatan lahan kosong milik warga untuk ditanami pohon pisang. Langkah swasembada pangan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas […]

  • NCS Polri Rangkul FKUB Aceh Rawat Kerukunan Jelang Pilkada Serentak 2024

    NCS Polri Rangkul FKUB Aceh Rawat Kerukunan Jelang Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Diagram Kota Aceh – Untuk menjaga suasana damai menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Operasi Nusantara Cooling System (Ops NCS) Polri melaksanakan audiensi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Pertemuan ini berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Aceh, Kamis (11/7/2024) siang. Wakil Ketua FKUB Prov Aceh, […]

  • Ciputra Waterpark: Serunya Bermain Air di Surabaya

    Ciputra Waterpark: Serunya Bermain Air di Surabaya

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Ciputra Waterpark adalah salah satu taman air terbesar dan terpopuler di Surabaya. Dengan berbagai wahana menarik dan fasilitas yang lengkap, Ciputra Waterpark menjadi tempat yang ideal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman-teman. Tempat ini tidak hanya menawarkan kesenangan, tetapi juga keamanan bagi para pengunjung. Wahana-wahana di Ciputra Waterpark dirancang untuk semua usia, […]

  • Imunisasi Campak, Indonesia

    Perkembangan Imunisasi Campak di Indonesia dan Tantangan yang Dihadapi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 82
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Indonesia masih menghadapi tantangan dalam mencapai cakupan imunisasi campak yang optimal. Meski penyakit ini dapat dicegah melalui vaksin, persentase balita yang mendapatkan imunisasi campak di negara ini belum mencapai angka 100%. Data terbaru menunjukkan bahwa hanya sekitar 63,52% balita di Indonesia menerima vaksin campak, angka yang lebih rendah dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Tingkat […]

  • Serap Aspirasi,Buleks Disambati Program Rutilahu Dan Pembangunan Gorong-Gorong

    Serap Aspirasi,Buleks Disambati Program Rutilahu Dan Pembangunan Gorong-Gorong

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Budi Leksono, S.H., yang akrab disapa Buleks, menggelar reses sidang ke-1 tahun anggaran 2024 di RW 1, Kelurahan Jepara, pada Jumat, 1 November 2024. Acara ini dihadiri oleh  19 RT di wilayah tersebut dan puluhan warga yang antusias menyampaikan aspirasi mereka. Dalam kegiatan reses […]

expand_less