Bupati Pemantauan Stok dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Kabupaten Madiun
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung terhadap stok dan harga bahan pokok menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tetap stabil, serta mencegah kemungkinan lonjakan harga yang bisa mengganggu masyarakat.
Lokasi Pemantauan yang Dilakukan
Pemantauan dilakukan di empat lokasi strategis, yaitu Pasar Sayur Caruban, operasi pasar di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban, UD penggilingan padi di Desa Bongsopotro Saradan, dan Gudang Logistik Alfamart di Kaligunting, Mejayan, Caruban. Setiap titik tersebut dipilih karena menjadi pusat distribusi bahan pokok yang penting bagi warga sekitar.
Penjelasan dari Bupati Madiun
Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan semua kebutuhan pokok tersedia dengan cukup. Ia menyampaikan bahwa harga beras, telur, minyak goreng, dan gula masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), sehingga terjangkau bagi masyarakat.
Namun, ia menyoroti adanya peningkatan harga cabai rawit merah dan cabai keriting yang mencapai Rp90 ribu per kilogram. Hal ini dinilai sebagai ancaman potensial terhadap stabilitas harga jika tidak segera ditangani.
Tindakan yang Diambil
Untuk mengantisipasi lonjakan harga, pihaknya telah menggelar kegiatan pasar murah secara bergiliran. Stok beras, gula, telur, dan minyak goreng disediakan di berbagai titik distribusi agar masyarakat dapat mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau.
Selain itu, Forkopimda juga melakukan dialog langsung dengan para pedagang dan pelaku usaha di sektor distribusi bahan pokok. Tujuannya adalah untuk mendengarkan keluhan dan kendala yang mereka hadapi dalam ketersediaan bahan pangan.
Peran Bulog dalam Memastikan Ketersediaan
Agung Sarianto, pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Madiun, menegaskan bahwa stok beras dan minyak goreng dalam kondisi aman. Ia menjamin bahwa pasokan akan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran 2026.
Ia juga menyampaikan bahwa Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memantau situasi secara berkala. Jika terjadi lonjakan signifikan, pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah proaktif.
Langkah Proaktif yang Diperlukan
Bupati Madiun menekankan bahwa pihaknya akan terus berupaya melakukan langkah-langkah proaktif jika terjadi lonjakan harga atau kelangkaan bahan pokok. Salah satunya adalah menindak tegas para penjual yang menimbun bahan pangan dan menjual di atas HET.
Selain itu, pihaknya juga akan terus memperkuat koordinasi dengan Satgas Pangan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Madiun.
Kegiatan pemantauan stok dan harga bahan pokok oleh Pemkab Madiun dan Forkopimda merupakan upaya nyata untuk menjaga kestabilan ekonomi masyarakat menjelang Lebaran. Dengan pendekatan yang terpadu dan komunikasi yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha, diharapkan tidak ada lagi kelangkaan atau lonjakan harga yang mengganggu kebutuhan pokok warga.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar