Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Ilegal Secara Administrasi, Pasar Simo Mulyo Dibongkar Pemkot Surabaya

Ilegal Secara Administrasi, Pasar Simo Mulyo Dibongkar Pemkot Surabaya

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pembongkaran bangunan Pasar Simo Mulyo karena dinilai tidak memiliki hubungan hukum yang sah dengan pemerintah daerah.

Penertiban tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan aturan serta penataan aset dan ruang kota.

Pembongkaran Pasar Simo Mulyo dilakukan setelah Pemkot Surabaya melakukan serangkaian verifikasi administrasi dan kajian hukum.

Hasilnya, pengelolaan pasar tersebut tidak didukung dokumen perjanjian kerja sama, sewa, maupun bentuk hubungan hukum lain yang mengikat antara pengelola dengan Pemkot Surabaya sebagai pemilik aset.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, menjelaskan bahwa penertiban tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran kepolisian, TNI, hingga tokoh masyarakat setempat. Ia menegaskan, pembongkaran dilakukan setelah melalui proses panjang dan koordinasi lintas perangkat daerah.

“Kami melaksanakan kegiatan penertiban dengan melibatkan Polres, Polsek, Dandim, Koramil, serta tokoh masyarakat di wilayah Simomulyo dan Kecamatan Sukomanunggal. Penertiban ini dilakukan setelah kami menerima laporan dari Camat, Cipta Karya (Disperkim), serta berdasarkan informasi dari BPKAD dan saran dari Kejaksaan Tanjung Perak,” ujar Zaini, sapaan akrabnya.

Ia mengungkapkan bahwa Pasar Simo Mulyo diketahui telah dikelola oleh pihak perorangan sejak tahun 2023 hingga 2025 tanpa hubungan hukum yang sah dengan Pemkot Surabaya. Meski sebagian area telah memiliki dasar hukum, masih terdapat lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi yang dikelola tanpa perjanjian resmi.

“Untuk sebagian area memang sudah ada dasar hukumnya, tetapi masih ada sekitar 4.000 meter persegi yang sama sekali belum memiliki hubungan hukum dengan Pemkot Surabaya,” jelasnya.

Dari sisi kewajiban keuangan, Zaini menyebutkan bahwa nilai yang seharusnya dibayarkan oleh pengelola hampir mencapai Rp600 juta. Namun hingga saat ini, pembayaran yang dilakukan baru sekitar Rp100 juta. Padahal, proses negosiasi dan upaya penyelesaian telah berlangsung selama beberapa tahun.

“Negosiasi ini sudah berjalan sejak 2023, 2024, hingga 2025. BPKAD juga telah meminta bantuan, dan Kejaksaan Tanjung Perak sudah mengundang serta mengajak pihak pengelola untuk berkomunikasi dan menyelesaikan kewajibannya, tetapi sampai hari ini belum ada penyelesaian yang tuntas,” katanya.

Karena kewajiban tersebut belum dipenuhi, Pemkot Surabaya akhirnya mengambil langkah tegas dengan melakukan pembongkaran, terutama di bagian depan area pasar. Zaini menegaskan, pintu dialog tetap terbuka, namun harus dilakukan melalui mekanisme resmi.

“Prinsipnya jelas, kewajiban harus diselesaikan terlebih dahulu. Jika setelah ini masih ingin berdiskusi, silahkan melalui kecamatan atau BPKAD,” tegasnya.

Zaini menambahkan, apabila seluruh kewajiban keuangan telah dilunasi di kemudian hari, pihak pengelola atau siapa pun tetap memiliki kesempatan untuk mengajukan kembali hubungan hukum dengan Pemkot Surabaya sesuai ketentuan yang berlaku. Namun sebelum itu, seluruh area akan dibersihkan.

Selain persoalan hukum dan administrasi, fungsi Pasar Simo Mulyo juga dinilai sudah tidak berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas jual beli sayur semakin minim, sementara area pasar lebih banyak digunakan untuk kegiatan lain yang tidak sesuai dengan peruntukan awal.

“Fungsi pasarnya sudah tidak berjalan optimal. Aktivitas jual beli sayur sangat minim dan justru lebih banyak digunakan untuk pemotongan unggas serta kegiatan lain yang tidak sesuai peruntukan. Pengelolaannya pun dilakukan secara perorangan, bukan lembaga resmi,” ungkapnya.

Terkait dinamika di lapangan, Zaini mengakui sempat terjadi penolakan dari pihak-pihak tertentu. Namun melalui pendekatan dialog yang humanis dan persuasif, situasi dapat dikendalikan dengan baik.

“Memang sempat ada penolakan, tetapi dengan pendekatan dialog yang elegan dan humanis, alhamdulillah semua bisa menerima. Arek-arek Surabaya ini kalau diajak bicara dengan baik, pasti bisa diajak menyelesaikan masalah secara dewasa,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Siswa Ikuti ‘Olimpiade Nasional 13’ Berebut Hadiah Utama Field Trip

    Ribuan Siswa Ikuti ‘Olimpiade Nasional 13’ Berebut Hadiah Utama Field Trip

    • calendar_month Ming, 23 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 427
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Emerald Education Center (EEC) berhasil menyelenggarakan kompetisi pendidikan tingkat provinsi dan nasional dengan sukses. Kali ini, mereka kembali menggelar Olimpiade Nasional (Omnas) 13 tahun 2023-2024. Kompetisi Omnas Ke-13 tingkat nasional dalam kategori Match (Matematika), Science (Sains), dan English (Bahasa Inggris) diikuti oleh 25.865 peserta dari 69 kota di 13 provinsi di Indonesia. Para […]

  • Akademisi Kecam Acara Seremonial Pemkot Surabaya: Dimana Efisiensi Anggaran?

    Akademisi Kecam Acara Seremonial Pemkot Surabaya: Dimana Efisiensi Anggaran?

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 293
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Acara tasyakuran dan silaturahmi yang digelar di Balai Kota Surabaya oleh Wali Kota Eri Cahyadi pada awal bulan puasa, Sabtu (01/03/2025), menuai kritik tajam dari berbagai pihak. Akademisi dari Universitas WR Supratman (Unipra) Surabaya mempertanyakan urgensi kegiatan tersebut di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unipra, Muthowif, […]

  • Rahdisty Syawalia dari SMAN 17 Surabaya Banggakan Kota di Upacara HUT RI ke-79 RI di IKN

    Rahdisty Syawalia dari SMAN 17 Surabaya Banggakan Kota di Upacara HUT RI ke-79 RI di IKN

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rahdisty Syawalia Yogi, siswa kelas X dari SMAN 17 Surabaya, telah mengharumkan nama kota dengan menjadi salah satu anggota Tim Pasukan Indonesia Maju yang bertugas pada upacara penurunan bendera dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Sabtu (17/08/24). Prestasi ini bukan hanya […]

  • Magical Ramadhan 2025, favehotel Sidoarjo Hadirkan Sensasi Berbuka dengan Kuliner Melayu dan Konsep Kopitiam

    Magical Ramadhan 2025, favehotel Sidoarjo Hadirkan Sensasi Berbuka dengan Kuliner Melayu dan Konsep Kopitiam

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Menyambut bulan suci Ramadhan 2025, favehotel Sidoarjo kembali menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang istimewa melalui program Magical Ramadhan 2025. Tahun ini, konsep berbuka puasa yang ditawarkan mengangkat kekayaan kuliner Melayu dengan sajian autentik dan atmosfer khas, memberikan pengalaman berbeda bagi para tamu. Salah satu daya tarik utama dalam program ini adalah hadirnya stall spesial […]

  • Subandi bupati Sidoarjo

    Pemkab Sidoarjo Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik se-Jawa Timur Tahun 2025

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kabupaten Sidoarjo kembali menorehkan prestasi gemilang dalam bidang pembangunan daerah. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Timur yang digelar di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (29/4/2025), Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., menerima langsung penghargaan Terbaik I Kategori Kabupaten dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2025 dari Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah […]

  • Jalankan Intruksi, PAC Bulak Gerak Cepat Konsolidasi Pasca Rakorcab

    Jalankan Intruksi, PAC Bulak Gerak Cepat Konsolidasi Pasca Rakorcab

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM  – Pasca Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) PDI Perjuangan Kota Surabaya yang digelar pada Sabtu (24/5/2025)lalu, disambut langkap cepat seluruh jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) yang langsung tancap gas melaksanakan instruksi partai, khususnya dalam agenda penyempurnaan struktur organisasi. Di wilayah Kecamatan Bulak, PAC setempat langsung menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pengurus ranting se-kecamatan. Rapat tersebut […]

expand_less