DIAGRAMKOTA.COM – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi fokus utama dalam rapat paripurna DPRD Kota Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan peran penting Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dalam menjaga keberlanjutan operasional pemerintahan.
Fungsi SiLPA yang Harus Dipahami
Eri Cahyadi menekankan bahwa SiLPA sebesar Rp 516,8 miliar bukanlah indikasi anggaran yang tidak terserap. Sebaliknya, dana ini merupakan cadangan kas yang wajib disiapkan untuk memenuhi pengeluaran wajib pemerintah daerah sebelum pendapatan mulai masuk pada awal tahun.
“SILPA itu memang harus ada. Karena pendapatan kita berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti pajak restoran, pajak kendaraan bermotor, dan sebagainya, yang penerimaannya tidak mungkin langsung masuk pada bulan Januari,” ujarnya.
Pengeluaran Wajib yang Harus Dibiayai SiLPA
Dana SiLPA digunakan untuk membayar berbagai kebutuhan wajib, antara lain:
- Pembayaran listrik
- Belanja pegawai
- Pembayaran air
- Operasional rumah pompa
- Gaji pegawai
Menurut Eri, besaran SiLPA harus minimal sama dengan kebutuhan pengeluaran wajib selama satu bulan. Hal ini bertujuan agar pemerintahan tetap bisa berjalan tanpa hambatan di awal tahun anggaran.
Realisasi PAD Sesuai Target
Selain menjelaskan fungsi SiLPA, Eri juga menyampaikan perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya. Ia mengatakan realisasi penerimaan daerah masih berjalan sesuai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah kota.
“Kalau PAD kita, Alhamdulillah sudah sesuai target. Setiap bulan dilakukan evaluasi dan pencapaiannya sesuai dengan yang direncanakan,” jelasnya.
Proses Penyampaian Laporan APBD 2025
Rapat paripurna kali ini menjadi tahapan awal penyampaian laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. Proses ini akan dilanjutkan dengan pembahasan lebih lanjut bersama fraksi-fraksi DPRD hingga ditetapkan dalam rapat paripurna berikutnya.
Agenda paripurna kali ini mencakup penyampaian laporan pertanggungjawaban atas realisasi APBD sekaligus laporan keuangan Pemerintah Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025.
Eri Cahyadi menegaskan bahwa pengelolaan anggaran yang baik melibatkan persiapan dana cadangan seperti SiLPA. Hal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas keuangan pemerintah kota dan memastikan layanan publik tetap berjalan optimal.
FAQ Umum Tentang SiLPA
Apa itu SiLPA?
SiLPA adalah Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran, yaitu dana yang tersisa setelah semua pengeluaran wajib terpenuhi.Mengapa SiLPA penting?
SiLPA digunakan sebagai cadangan kas untuk membiayai pengeluaran wajib sebelum pendapatan masuk.Bagaimana besarannya?
Besaran SiLPA minimal harus sama dengan kebutuhan pengeluaran wajib selama satu bulan.***






















