DPRD Surabaya Dorong Pemkot Gelar Event Publik yang Inklusif dan Berkelanjutan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tahun ini menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Acara seperti Festival Rujak Uleg hingga Surabaya Vaganza menjadi bukti bahwa pemerintah kota berupaya menyajikan momen yang bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat. Arif Fathoni, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, mengapresiasi rangkaian acara tersebut.
“Pemerintah dan masyarakat bersatu padu merayakan hari jadi kota yang telah memberikan segalanya, nuansa kebahagiaan terpancar ditengah beban hidup yang mungkin saja dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, gelaran event setelah pandemi Covid-19 pada 2020 serta adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat membuat penurunan signifikan dalam penyelenggaraan acara publik. Namun, ia menilai bahwa acara hiburan gratis yang digelar pemerintah memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
Event Gratis Bisa Jadi Stimulan Ekonomi Lokal
“Setiap konser musik pasti ada pedagang air mineral yang berjalan berkeliling dan juga pelaku UMKM yang lain pasti akan merasakan manfaatnya, jadi Pemkot Surabaya bisa melaksanakan pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, tujuan menyediakan sarana hiburan dapat, membantu UMKM bertahan hidup terpenuhi,” paparnya.
Ia menekankan bahwa acara seperti ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk menciptakan harmonisasi sosial. “Kalau orang mampu mungkin dia akan pergi ke kafe untuk mendengarkan live musik agar lepas dari kepenatan hidup, lha kalau saudara kita yang belum mampu yang tidak bisa datang ke kafe, maka kepenatannya tidak tersalurkan, sehingga berpotensi menciptakan disharmonisasi dalam rumah tangga,” jelasnya.
Harapan Masa Depan untuk Kegiatan Serupa
Arif Fathoni berharap agar Pemkot Surabaya kembali menghadirkan kegiatan serupa saat Hari Pahlawan November mendatang. Ia menyarankan adanya kegiatan refleksi nilai-nilai kepahlawanan melalui teatrikal perobekan bendera di hotel Yamamoto, napak tilas bangunan bersejarah di kota Surabaya, doa bersama lintas iman, dan gelaran even musik di balai kota dengan menghadirkan band asli Surabaya lintas genre musik.
Perayaan HJKS ke-733 menunjukkan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk menjadikan acara publik sebagai wadah yang inklusif dan berdampak positif bagi masyarakat. Dengan memperhatikan kebutuhan berbagai kalangan, Surabaya semakin menunjukkan visinya sebagai kota yang dinamis dan progresif.***

>

Saat ini belum ada komentar