Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemkot Terus Lakukan Patroli, Pengelolaan Parkir di Surabaya: Transformasi ke Sistem Digital

Pemkot Terus Lakukan Patroli, Pengelolaan Parkir di Surabaya: Transformasi ke Sistem Digital

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus mempercepat transformasi sistem parkir menjadi lebih modern dan transparan. Salah satu langkah utamanya adalah penggunaan sistem pembayaran digital oleh petugas parkir (jukir). Sebanyak 711 dari total 1.300 jukir di kota ini telah menerapkan sistem tersebut, dengan rencana untuk menambah jumlahnya hingga mencapai 800-an dalam waktu dekat.

Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas

Sistem digital yang diterapkan oleh Dishub Surabaya bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan parkir. Dengan penggunaan rekening bank dan ATM, proses pembayaran dapat dilacak dan dipantau secara lebih efisien. Hal ini juga mengurangi potensi konflik antara pengemudi dan jukir, karena adanya bukti transaksi yang jelas.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menjelaskan bahwa awalnya hanya 616 jukir yang memiliki rekening untuk sistem digital. Namun, seiring waktu, jumlah tersebut terus bertambah. “Tambahan 95 petugas parkir, diharapkan pelayanan parkir menjadi lebih transparan, tertib, dan mudah melalui sistem pembayaran non-tunai,” ujar Trio.

Skema Pembayaran Non-Tunai yang Terintegrasi

Pemkot Surabaya telah menyiapkan tiga skema pembayaran parkir non-tunai, yaitu QRIS, kartu elektronik atau e-money, serta voucher parkir. Sistem ini tersedia di berbagai zona parkir di kota Surabaya, termasuk Zona 1 hingga Zona 8. Setiap zona memiliki area khusus yang dikelola sesuai dengan lokasi strategis dan tingkat lalu lintas.

Kehadiran sistem digital ini juga merupakan respons terhadap aspirasi masyarakat yang ingin pengelolaan parkir lebih baik dan tidak lagi terjadi penyalahgunaan wewenang oleh jukir. Trio menekankan bahwa sistem ini dirancang untuk meminimalkan potensi saling menyalahkan antara pengemudi dan petugas parkir.

Ancaman untuk Jukir yang Menolak

Pemkot Surabaya memberikan kesempatan kepada seluruh jukir untuk beralih ke sistem digital. Namun, bagi mereka yang menolak, ada ancaman akan diganti. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa jukir yang enggan membuka rekening bisa diganti. “Kalau enggak mau (buka rekening) ya enggak apa-apa, diganti, terus enggak mau? Surabaya ini bukan buat menang-menangan,” ujar Eri.

Eri menegaskan bahwa sistem pembayaran parkir digital merupakan keinginan masyarakat. Ia menilai bahwa semua pihak harus menghormati keputusan tersebut. “Surabaya ini punya masyarakat bersama, jangan menang-menangan. Orang Surabaya ini sabar, baik, tapi kalau begitu terus yang enggak mau disakiti warga Surabaya,” tambahnya.

Tantangan dan Langkah Penyempurnaan

Meskipun sistem digital telah diterapkan, masih ada beberapa tantangan yang dihadapi. Misalnya, beberapa jukir belum aktif dalam sistem digital karena berbagai alasan, seperti ketidaktahuan atau ketidaknyamanan dengan teknologi. Untuk mengatasi hal ini, Dishub Surabaya melakukan patroli dan pendekatan langsung kepada jukir untuk memastikan mereka memahami dan mampu menggunakan sistem baru.

Selain itu, pemkot juga memberikan keringanan dalam pembagian hasil parkir bagi jukir yang beralih ke sistem digital. Ini bertujuan untuk memotivasi para petugas agar lebih terbuka terhadap perubahan dan tidak merasa dirugikan.

Masa Depan Parkir di Surabaya

Transformasi sistem parkir di Surabaya menjadi salah satu contoh inovasi pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi layanan publik. Dengan sistem yang lebih modern, diharapkan kualitas pelayanan parkir akan meningkat, sehingga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna jalan dan masyarakat umumnya.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Penyelesaian Utang Whoosh, AHY Mau KAI Tetap Sehat

    Soal Penyelesaian Utang Whoosh, AHY Mau KAI Tetap Sehat

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya kesehatan PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) dalam proses penyelesaian utang Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). “Intinya, KAI harus tetap sehat. Mereka tidak hanya mengurus kereta cepat, tapi juga bertanggung jawab atas seluruh jaringan perkeretaapian nasional,” ujar AHY, dikutip Selasa […]

  • Reses Idelogi Politik, Sukadar : Solidkan Persatuan Dukung Megawati Jadi Ketua Umum

    Reses Idelogi Politik, Sukadar : Solidkan Persatuan Dukung Megawati Jadi Ketua Umum

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Kota Surabaya Sukadar menyapa PAC dan Anak Ranting PDIP Sukomanunggal, Kota surabaya, di hari Rabu 11 Februari 2025, bertempat di salah satu tempat makan Simo Jawar.

  • Reses Budi Leksono, Warga Kedung Rukem Protes Tak Dapat PJU

    Reses Budi Leksono, Warga Kedung Rukem Protes Tak Dapat PJU

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 331
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono dari Fraksi PDI Perjuangan, kembali menyapa konstituennya dalam agenda reses masa sidang pertama tahun persidangan ketiga untuk tahun anggaran 2025. Dalam kegiatan yang digelar pada Kamis malam (15/5/2025), politisi yang akrab disapa Bulek itu mengunjungi warga RT 01 RW 04 Kedung Rukem Gang II, Kelurahan […]

  • Gerombolan remaja bermotor

    Teror Gerombolan Remaja Bermotor di Ngagel Jaya Selatan: Pasutri Muda Jadi Korban!

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 279
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Insiden mengerikan terjadi di Jalan Ngagel Jaya Selatan, Sabtu dini hari (21/12/2024), saat pasangan suami istri muda menjadi korban tindakan anarkis gerombolan remaja bermotor. Aufar Dhani (32) dan istrinya, Icha (30), yang sedang mengandung anak pertama, mengalami kerusakan mobil parah dan trauma setelah diserang oleh sekitar 20-30 remaja bermotor. Kejadian bermula ketika mobil […]

  • Meriahnya Pawai Lampion dengan 2.000 Peserta di Tanjungpinang

    Meriahnya Pawai Lampion dengan 2.000 Peserta di Tanjungpinang

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Perayaan Festival Mooncake 2025 di Tanjungpinang Menunjukkan Toleransi Budaya yang Tinggi DIAGRAMKOTA.COM – Pawai lampion dalam rangka perayaan Festival Mooncake 2025 berlangsung meriah di sepanjang Jalan Teuku Umar hingga Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Acara ini diikuti oleh sekitar 2.000 peserta yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat, suku, dan agama, mulai dari anak-anak […]

  • Rekomendasi Makanan Enak di Surabaya yang Viral dan Murah

    Rekomendasi Makanan Enak di Surabaya yang Viral dan Murah

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Pengenalan Makanan Viral di Surabaya Makanan viral di Surabaya telah menjadi fenomena yang menarik perhatian banyak orang, terutama di kalangan pecinta kuliner. Istilah “makanan viral” merujuk pada jenis hidangan yang cepat populer di media sosial, sering kali berkat foto-foto menarik atau ulasan yang mengesankan dari pengunjung. Dalam beberapa tahun terakhir, Surabaya telah dikenal sebagai pusat […]

expand_less