PDIP tetapkan Kepemimpinan DPRD Surabaya 2024-2029 di Tangan Syaifuddin Zuhri
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri (dk)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah menetapkan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya untuk periode 2024–2029. Keputusan ini menjadi langkah penting dalam menjaga kelangsungan kepemimpinan lembaga legislatif daerah, setelah sebelumnya posisi tersebut ditinggalkan oleh almarhum Dominikus Adi Sutarwijono yang wafat.
Proses Penetapan dan Mekanisme Internal Partai
Penetapan ini dilakukan melalui mekanisme organisasi internal PDIP yang berjalan sesuai ketentuan. Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDIP Jawa Timur, Didik Prasetiyono, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari konsolidasi internal partai. Tujuannya adalah memastikan kepemimpinan di DPRD Surabaya tetap stabil dan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Keputusan ini diambil sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang berjalan sesuai ketentuan,” ujar Didik Prasetiyono saat memberikan pernyataan di Surabaya.
Surat keputusan DPP PDIP secara resmi menetapkan H. Syaifuddin Zuhri, S.Sos., sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2024–2029. Penetapan ini disebut sebagai amanat organisasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Tanggung Jawab dan Komitmen pada Kepentingan Publik
Menurut Didik Prasetiyono, jabatan Ketua DPRD bukan hanya sekadar posisi struktural, tetapi juga bentuk kepercayaan rakyat yang harus dijaga dengan integritas, kerendahan hati, serta komitmen pada kepentingan publik. Amanah ini menuntut kesungguhan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, menjaga marwah lembaga legislatif, serta memastikan fungsi pengawasan dan penganggaran berjalan berpihak pada rakyat.
Proses pengesahan dan penetapan harus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, disertai konsolidasi internal yang solid agar roda organisasi dan pemerintahan daerah tetap stabil. DPP PDIP juga mengajak seluruh kader untuk mendukung keputusan tersebut sebagai bagian dari disiplin organisasi.
Penghormatan atas Pengabdian Almarhum
DPP PDIP juga menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum Dominikus Adi Sutarwijono yang dinilai telah menjalankan amanah rakyat dengan dedikasi tinggi. Partai turut mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan DPRD benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Surabaya melalui kerja-kerja yang konkret, responsif, dan berpihak pada rakyat,” tambah Didik Prasetiyono.
Peran dan Tantangan di Masa Mendatang
Syaifuddin Zuhri akan menghadapi tantangan besar dalam memimpin DPRD Surabaya. Selain menjaga stabilitas lembaga, ia juga dituntut untuk aktif dalam mengadvokasi kepentingan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil dapat dirasakan langsung oleh warga kota. Dengan latar belakang sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Syaifuddin memiliki pengalaman yang cukup untuk menjalani tugas ini.
Kepemimpinan baru ini juga menjadi momentum bagi PDIP untuk memperkuat konsolidasi internal dan menjaga soliditas kader dalam rangka memperkuat basis politik di Jawa Timur. Dengan dukungan dari DPP, Syaifuddin Zuhri diharapkan mampu membawa DPRD Surabaya menjadi lebih efektif dan transparan dalam menjalankan fungsi-fungsinya.***

>

Saat ini belum ada komentar