Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Masalah Penyaluran Bantuan Sosial di Indonesia, 2,8 Juta Penduduk Miskin Desa Belum Terima

Masalah Penyaluran Bantuan Sosial di Indonesia, 2,8 Juta Penduduk Miskin Desa Belum Terima

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 2,8 juta warga yang masuk dalam kategori desil terbawah atau kelompok paling miskin di Indonesia masih belum menerima bantuan sosial (bansos). Kondisi ini menjadi perhatian serius dari pemerintah dan lembaga terkait. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut hal ini sebagai exclusion error, yaitu kesalahan dalam sistem penyaluran bansos yang sedang diperbaiki.

Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini sedang melakukan penataan ulang data penerima bansos. Tujuannya adalah untuk mengalihkan bantuan dari penerima yang dinilai tidak tepat sasaran ke kelompok yang lebih membutuhkan. Gus Ipul, sapaan akrab Menteri Sosial, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan agar bantuan sosial bisa lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kami mengalihkan dari yang tidak tepat kepada yang lebih berhak, terutama di desil terbawah,” ujar Gus Ipul dalam pernyataannya.

Data Penerima Bansos dan Tantangan yang Dihadapi

Saat ini, Kemensos mencatat ada sekitar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan 18,25 juta KPM penerima bantuan Sembako. Namun, di sisi lain, sebagian penerima yang terdaftar dinilai kurang tepat sasaran, sementara jutaan warga di kelompok terbawah belum terjangkau.

Masalah ini menunjukkan adanya ketimpangan dalam sistem distribusi bantuan sosial. Beberapa warga yang seharusnya mendapat bantuan justru tidak terdaftar, sementara penerima yang tidak layak tetap menerima bantuan. Hal ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah dalam upaya memastikan bahwa semua warga yang membutuhkan benar-benar terlayani.

Cara Cek Status Bansos via NIK

Untuk membantu warga memastikan apakah mereka termasuk penerima bansos atau tidak, pemerintah telah menyediakan situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Warga dapat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mengecek status penerimaan bansos secara mandiri.

Langkah-langkahnya cukup sederhana:
– Buka situs cekbansos.kemensos.go.id di browser HP atau komputer
– Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP
– Ketik kode verifikasi yang muncul di layar, klik refresh jika tidak terbaca
– Tekan tombol “Cari Data”
– Informasi nama, kategori desil, dan status penerimaan bansos akan tampil

Selain itu, warga juga dapat menggunakan aplikasi cek bansos dengan mengisi NIK atau nama sesuai KTP, memilih wilayah domisili, lalu klik cek. Aplikasi ini juga menyediakan fitur usul dan sanggah bagi warga yang merasa data tidak sesuai.

Pengelompokan Desil dan Hak Penerima Bansos

Desil adalah pengelompokan kesejahteraan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi, mencakup jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset. Indonesia dibagi ke dalam 10 kelompok, masing-masing mewakili 10 persen populasi keluarga.

Kategori desil penerima bansos yang berhak:
Desil 1: Prioritas utama PKH dan Sembako, kelompok 10 persen keluarga paling tidak sejahtera
Desil 2: Prioritas PKH dan Sembako
Desil 3: Prioritas PKH dan Sembako
Desil 4: Batas atas prioritas PKH dan Sembako, mencakup total 40 persen keluarga terbawah
Desil 5: Tidak masuk PKH dan Sembako, namun masih bisa terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) atau BPJS Kesehatan gratis
Desil 6 hingga 10: Tidak berhak menerima PKH, Sembako, maupun PBI-JK

Desil bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Warga yang merasa kategori desilnya tidak sesuai kondisi nyata dapat mengajukan koreksi ke desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat, maupun langsung melalui fitur usul dan sanggah di aplikasi cek bansos.

Target Digitalisasi Bansos dan Proses Penyempurnaan Data

Gus Ipul menargetkan digitalisasi bansos yang sedang berjalan dapat menjadi basis penyaluran pada triwulan IV 2026, atau paling lambat triwulan I 2027. Dengan digitalisasi, proses penetapan dan penyaluran bansos diharapkan lebih cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan memproses pemutakhiran data tersebut secara periodik. Dengan demikian, data penerima bansos akan selalu up-to-date dan akurat, sehingga meminimalkan kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial.***

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Galaxy S25 FE samsung Galaxy S25 FE

    Inovasi Terbaru dari Samsung: One UI 8.5 Beta Hadir dengan Fitur Canggih dan Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Samsung kembali memperkenalkan pembaruan terbaru untuk sistem operasi perangkatnya, yaitu One UI 8.5. Pembaruan ini dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih efisien dan canggih, dengan berbagai fitur baru yang ditambahkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna. Fitur Photo Assist yang Ditingkatkan Salah satu fitur utama dalam One UI 8.5 adalah peningkatan pada Photo […]

  • Usai Pelantikan PresidenTerpilih Prabowo-Gibran

    Usai Pelantikan PresidenTerpilih Prabowo-Gibran

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana meriah akan menyelimuti Jakarta pada Minggu, 20 Oktober 2024. Pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, warga Jakarta akan dimanjakan dengan hiburan rakyat di sepanjang jalan Sudirman-MH Thamrin. Namun, Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat untuk tidak parkir sembarangan. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan kemacetan parah di […]

  • Salam Satu Pena : Media Online Kabar Jurnal Nusantara, Semoga Sukses Menjadi Inspiratif dan Warna Baru

    Salam Satu Pena : Media Online Kabar Jurnal Nusantara, Semoga Sukses Menjadi Inspiratif dan Warna Baru

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rabu 15 – April – 2026, “Selamat dan sukses atas terbitnya Media online Kabar Jurnal Nusantara. Semoga menjadi sumber informasi yang terpercaya, mencerdaskan, dan inspiratif bagi masyarakat luas”, atas peluncuran Perdana. Semoga menyajikan berita yang aktual, tajam, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik”. Harapan Tim Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN) agar media online KabarJurnal […]

  • Sama-Sama Kehilangan Poin! Persebaya dan Persib Cuma Cetak 8 Gol dari 6 Laga Super League

    Sama-Sama Kehilangan Poin! Persebaya dan Persib Cuma Cetak 8 Gol dari 6 Laga Super League

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Masalah Lini Depan Persib dan Persebaya Surabaya di Awal Musim Super League 2025/2026 DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi yang serupa dialami oleh dua klub besar Super League, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Kedua tim tersebut menghadapi tantangan berat di lini depan setelah hanya mampu mencetak total 8 gol dari 6 pertandingan awal musim ini. Hal ini membuat […]

  • ASN PNS

    Pemerintah Jamin Keadilan Gaji P3K Paruh Waktu Sesuai UMK dan Status ASN

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 308
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bagi sejumlah tenaga non-ASN, kabar pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu menjadi momen yang sangat dinantikan. Pasalnya, status baru ini tidak hanya memberikan legalitas sebagai abdi negara, tetapi juga jaminan pendapatan yang lebih jelas dan teratur. Dengan demikian, tenaga kontrak yang telah lama bekerja kini dapat menikmati perlindungan serta kepastian […]

  • Osvaldo Haay, Persebaya Surabaya

    Osvaldo Haay: Alasan Pindah ke Persebaya Surabaya yang Tidak Terduga

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Osvaldo Haay, pemain sepak bola berbakat asal Papua, akhirnya mengungkapkan alasan pindah dari Persipura Jayapura ke Persebaya Surabaya. Keputusan ini terjadi pada 2018, ketika ia memutuskan untuk meninggalkan klub yang telah menjadi bagian dari kariernya sejak awal. Latar Belakang Karier Osvaldo Haay Lahir di Jayapura pada 1 Mei 1997, Osvaldo Haay dikenal sebagai […]

expand_less