Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kasus Korupsi Kuota Haji: Peran Kunci Mantan Stafsus Yaqut Cholil Qoumas

Kasus Korupsi Kuota Haji: Peran Kunci Mantan Stafsus Yaqut Cholil Qoumas

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengungkap peran penting mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Menurut penyidik, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex menjadi representasi dari Yaqut dalam pengelolaan dan distribusi kuota haji tambahan yang menimbulkan kerugian negara sebesar Rp622 miliar.

Peran Gus Alex sebagai Representasi Yaqut

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa Gus Alex memiliki peran dominan dalam pengumpulan fee percepatan ibadah haji khusus dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). “GA adalah stafsus dari sdr YCQ, jadi para pejabat di sana pada saat itu menganggap bahwa apa yang disampaikan GA, karena dianggap sebagai representasi dari YCQ, dianggap itu adalah perintah YCQ,” ujar Asep dalam konferensi pers.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh Gus Alex diduga berlangsung atas perintah serta sepengetahuan Yaqut. Hal ini dikuatkan dengan keterangan lainnya serta bukti-bukti baik berupa bukti elektronik maupun bukti fisik lainnya. “Artinya, kalau misalkan saya mau kasih uang kepada misalkan si A dan ada representasi si B ya enggak perlu langsung ke A langsung aja kasih ke B karena itu sama dengan kasih ke A,” tambahnya.

Penyidik Tegaskan Keterlibatan Yaqut dalam Pengaturan Kuota Haji

Penyidik KPK menyatakan bahwa Yaqut memerintahkan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief untuk membagi kuota haji tambahan dari 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus menjadi proporsional masing-masing 50 persen. Perintah tersebut disampaikan Yaqut usai bertemu dengan Dewan Pembina Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (Forum SATHU), Fuad Hasan Masyur pada November 2023.

Yaqut juga meminta Hilman Latief untuk menyusun draf MoU dengan Kerajaan Arab Saudi terkait pengusulan kuota haji tambahan dengan skema dibagi dua (50:50). Selanjutnya, Yaqut memerintahkan Hilman agar melakukan simulasi yang bisa dijadikan justifikasi atau dasar perubahan komposisi kuota tambahan menjadi 10.000 haji reguler dan 10.000 haji khusus.

Keputusan Menteri Agama yang Bertentangan dengan Aturan

Keputusan Menteri Agama Nomor 1156 tentang Kuota Haji Tambahan 1445 Hijriah/2023 Masehi yang isinya membagi kuota tambahan menjadi masing-masing 10.000, bertentangan dengan Pasal 64 ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh, yang mengatur pembagian kuota haji tambahan dari 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus.

Dalam perkara ini, Yaqut disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) lama.

Tahanan Yaqut dan Penyitaan Aset

Setelah menjalani pemeriksaan, KPK memutuskan untuk menahan Yaqut selama 20 hari pertama, yakni sejak 12 hingga 31 Maret 2026. Selain itu, KPK juga menyita aset senilai lebih dari Rp100 miliar terkait kasus kuota haji. Dalam penahanan tersebut, Yaqut mengaku tidak menerima sepeser pun uang, dan semua dana digunakan untuk keselamatan jemaah.

Langkah KPK untuk Mengungkap Fakta Lebih Lanjut

KPK akan menjadwalkan pemanggilan Gus Alex sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Pemanggilan ini dilakukan untuk mendalami peran dan tanggung jawab Gus Alex dalam pengelolaan kuota haji. Penyidik juga akan mencari bukti-bukti tambahan yang dapat memperkuat tuduhan terhadap Yaqut dan pihak-pihak lain yang terlibat.

Kritik terhadap Kinerja KPK dalam Penanganan Kasus Korupsi

Meskipun KPK telah menahan Yaqut dan menyita aset, beberapa pihak masih menyoroti perlunya transparansi dan keadilan dalam proses hukum. Legislator menilai bahwa tindakan KPK harus berujung pada pemulihan kerugian negara. Di sisi lain, masyarakat tetap berharap adanya keadilan dalam penanganan kasus korupsi yang merugikan negara dan rakyat.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM

    Ketersediaan BBM Indonesia: Strategi dan Perspektif Ekonom

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia menjadi topik yang menarik perhatian masyarakat, terutama dalam konteks stabilitas pasokan dan pengelolaan cadangan. Saat ini, cadangan BBM diperkirakan mencapai sekitar 20 hari, yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun, ada beberapa langkah strategis yang dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) untuk menjaga ketersediaan tersebut. Tantangan dalam […]

  • Penetapan Awal Ramadan 1447 H/2026 M Masih Menunggu Hasil Sidang Isbat

    Penetapan Awal Ramadan 1447 H/2026 M Masih Menunggu Hasil Sidang Isbat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Pengumuman resmi mengenai awal bulan Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 masih menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar oleh pemerintah. Meski sejumlah lembaga dan organisasi seperti Muhammadiyah telah menentukan tanggal awal puasa, kepastian tetap bergantung pada keputusan resmi dari Kementerian Agama. Metode Penentuan Awal Puasa Penentuan awal Ramadan dilakukan melalui metode Rukyatul Hilal, yaitu […]

  • PDIP Surabaya Serahkan 11 Nama Calon Ketua DPRD ke DPP, Armuji: Semua Punya Peluang Sama

    PDIP Surabaya Serahkan 11 Nama Calon Ketua DPRD ke DPP, Armuji: Semua Punya Peluang Sama

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Surabaya resmi mengusulkan 11 anggota Fraksi PDIP DPRD Surabaya sebagai kandidat pengganti Ketua DPRD Kota Surabaya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji, menegaskan seluruh anggota fraksi memiliki peluang yang sama untuk diusulkan. Tidak ada nama yang diprioritaskan, karena keputusan akhir sepenuhnya berada […]

  • KPK Kembali Tunjukkan Komitmennya, Lakukan OTT di Kalimantan Selatan

    KPK Kembali Tunjukkan Komitmennya, Lakukan OTT di Kalimantan Selatan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi dengan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kalimantan Selatan. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat dan kalangan pemerintah setempat, mengingat Kalsel sering kali menjadi tempat berlangsungnya dugaan praktik korupsi yang merugikan negara. Proses OTT yang Dilakukan oleh KPK Menurut informasi yang didapat, […]

  • 5 Spot Foto Paling Aesthetic Buat Feed Instagram Kamu

    5 Spot Foto Paling Aesthetic Buat Feed Instagram Kamu

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Instagram bukan hanya sekadar platform berbagi foto, tapi juga etalase visual yang mencerminkan kepribadian dan gaya hidup. Feed yang estetik dan menarik tentu menjadi daya tarik tersendiri untuk mendapatkan followers dan meningkatkan engagement. Nah, jika kamu sedang mencari inspirasi untuk mempercantik feed Instagram-mu, inilah 5 spot foto paling aesthetic yang dijamin bisa membuat […]

  • DPRD Kota Tangerang Usulkan Peninjauan Gaji dan Tunjangan, Tanggapi Aspirasi Warga

    DPRD Kota Tangerang Usulkan Peninjauan Gaji dan Tunjangan, Tanggapi Aspirasi Warga

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 209
    • 0Komentar

    DPRD Kota Tangerang Sepakat Evaluasi Gaji dan Tunjangan Anggota Dewan DIAGRAMKOTA.COM –Ā Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang telah menyatakan kesepakatan untuk meminta pemerintah setempat melakukan evaluasi terhadap komponen gaji dan tunjangan anggota dewan. Keputusan ini diambil sebagai bentuk respons terhadap aspirasi masyarakat yang menyoroti tingginya pendapatan para wakil rakyat. Ketua DPRD Kota Tangerang, […]

expand_less