Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Polemik Beasiswa Pemuda Tangguh di Surabaya, DPRD Minta Perwali Diterapkan untuk Pendaftar Baru Saja

Polemik Beasiswa Pemuda Tangguh di Surabaya, DPRD Minta Perwali Diterapkan untuk Pendaftar Baru Saja

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Beasiswa Pemuda Tangguh di Kota Surabaya kembali menjadi sorotan setelah munculnya polemik terkait perubahan aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Masalah ini memicu ketidakpuasan dari sejumlah mahasiswa penerima beasiswa yang merasa dirugikan akibat perubahan skema pembiayaan dan persyaratan.

Perubahan Aturan Beasiswa yang Mengubah Kondisi Mahasiswa

Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Beasiswa Pemuda Tangguh menimbulkan berbagai masalah. Salah satu perubahan signifikan adalah adanya syarat bahwa penerima beasiswa harus berasal dari keluarga miskin atau pramiskin. Selain itu, batas maksimal biaya UKT yang ditanggung juga dikurangi menjadi Rp 2,5 juta.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, H Imam Syafi’i, menyatakan bahwa perubahan ini seharusnya hanya berlaku bagi pendaftar baru. Ia menilai bahwa mahasiswa yang sudah menerima beasiswa sebelumnya tidak seharusnya terkena dampak dari perubahan tersebut.

“Di perwali pertama disebutkan UKT ditanggung penuh, berapa pun besarnya, ditambah bantuan Rp 500.000 per bulan dan Rp 750.000 per semester,” ujar Imam. “Namun, dalam perwali yang baru, beberapa ketentuan seperti bantuan bulanan dan semesteran telah diubah.”

Ketidakpuasan Mahasiswa Akibat Perubahan Skema

Banyak mahasiswa yang mengeluh karena kini harus membayar selisih UKT sendiri. Hal ini membuat mereka terpaksa bekerja paruh waktu atau bahkan berhukum untuk memenuhi kebutuhan hidup. Beberapa di antaranya bahkan sampai berutang karena kesulitan finansial.

“Di UNESA misalnya, mahasiswa sudah bisa KRS, tapi masih ditagih selisih UKT. Bahkan ada mahasiswa dari keluarga miskin dengan UKT Rp 3,1 juta yang diminta menambah sendiri,” ujarnya.

Solusi Sementara yang Diambil oleh DPRD dan Pemkot Surabaya

Dalam audiensi terakhir, DPRD Surabaya dan Pemkot Surabaya sepakat untuk memberikan kelonggaran kepada mahasiswa agar dapat mengisi KRS sambil menunggu penyelesaian pembayaran UKT. Namun, hingga saat ini, masih ada kampus yang memaksa mahasiswa membayar selisih UKT lebih dulu.

Imam menegaskan bahwa Komisi D DPRD Surabaya akan terus mengawasi situasi ini. Ia juga menyatakan bahwa akan melakukan rapat lanjutan setelah masa reses DPRD yang dimulai pada 5 Februari 2026 untuk memastikan penyelesaian masalah ini secara tuntas.

Tantangan dalam Implementasi Kebijakan Beasiswa

Ketika perwali yang baru diterbitkan, banyak pihak merasa bahwa perubahan aturan tidak dilakukan secara transparan. Hal ini menyebabkan ketidakjelasan dalam penerapan kebijakan dan membuat mahasiswa penerima beasiswa merasa tidak aman.

Selain itu, penghapusan bantuan semesteran dan pengurangan bantuan bulanan juga menjadi kendala. Meski dalam perwali kedua, yaitu Perwali Nomor 45 Tahun 2025, bantuan tersebut telah diubah, namun ketentuan pembiayaan UKT hingga lulus masih tetap berlaku.

Komentar dari Narasumber

Menurut Imam, seleksi penerima beasiswa sebelumnya berbasis prestasi, bukan latar belakang ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan yang diterbitkan dalam Perwali Nomor 4 Tahun 2026 dinilai tidak sesuai dengan prinsip awal.

Ia juga menyoroti pentingnya kejelasan dalam penerapan kebijakan beasiswa. “Kami berharap pemerintah dapat menjelaskan secara transparan dan menghindari ambiguitas dalam penerapan perwali ini,” katanya.

Langkah Lanjutan yang Diperlukan

Untuk menyelesaikan masalah ini, diperlukan langkah-langkah konkret dari pemerintah dan lembaga pendidikan. Misalnya, pemerintah perlu memberikan penjelasan yang jelas mengenai perubahan aturan dan bagaimana penerapannya. Selain itu, lembaga pendidikan juga perlu memberikan kelonggaran kepada mahasiswa yang terdampak oleh perubahan tersebut.

DPRD Surabaya akan terus memantau perkembangan situasi ini dan memastikan bahwa hak-hak mahasiswa penerima beasiswa tidak terabaikan. Dengan demikian, kebijakan beasiswa dapat berjalan dengan adil dan tidak menimbulkan ketidakpuasan di kalangan penerima manfaat.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waseso Segoro: Lima Weton yang Dijaga Khodam dan Diprediksi Berlimpah Rezeki

    Waseso Segoro: Lima Weton yang Dijaga Khodam dan Diprediksi Berlimpah Rezeki

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 191
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam dunia spiritual Jawa, terdapat kepercayaan kuat bahwa setiap manusia memiliki aura, garis hidup, dan energi batin yang mengalir sejak hari kelahirannya. Weton bukan hanya perhitungan pasar dan hari, tetapi merupakan jembatan spiritual yang diyakini menghubungkan manusia dengan alam, leluhur, serta kekuatan gaib yang menjaga jalannya kehidupan. Di antara berbagai jenis weton yang dianggap […]

  • DPRD Jabar Setujui APBD 2026

    DPRD Jabar Setujui APBD 2026, Gubernur Dedi Mulyadi Konsentrasi Selesaikan Infrastruktur Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam Rapat Paripurna yang berlangsung pada hari Kamis, 20 November 2025, DPRD Provinsi Jawa Barat secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai APBD Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 agar ditetapkan sebagai Peraturan Daerah. Hal ini ditandai dengan penandatanganan bersama dan penyampaian pendapat akhir Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung DPRD Jabar, Kota […]

  • DPRD Minta Proses Tender Pembangunan RSUD Surabaya Selatan Secara Transparan

    DPRD Minta Proses Tender Pembangunan RSUD Surabaya Selatan Secara Transparan

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 334
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rumah Sakit Eka Candrarini di Surabaya Timur resmi dibuka untuk umum pada Rabu, 18 Desember 2024. Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, didampingi Wakil Wali Kota, Armuji. Keberadaan rumah sakit ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Surabaya Timur. Terhadap hal ini, anggota Komisi C DPRD Surabaya, Josiah Michael, […]

  • Kebun Binatang Surabaya Jadi Pilar Persahabatan RI-Jepang Melalui Kolaborasi Konservasi

    Kebun Binatang Surabaya Jadi Pilar Persahabatan RI-Jepang Melalui Kolaborasi Konservasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kota Surabaya kini menjadi jembatan penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang. Hal ini terwujud melalui kerja sama yang menghadirkan dua ekor Komodo dari Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk dipinjamkan ke iZoo, sebuah kebun binatang reptil dan amfibi terbesar di Jepang. Proses peminjaman ini bukan hanya sekadar pertukaran satwa, tetapi juga simbol […]

  • Gerak Cepat Polisi Berhasil Amankan 2 Bersaudara Diduga Aniaya Korban Hingga MD di Pasuruan

    Gerak Cepat Polisi Berhasil Amankan 2 Bersaudara Diduga Aniaya Korban Hingga MD di Pasuruan

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Diagram Kota Pasuruan – Polres Pasuruan Polda Jatim melalui Unit Reskrim Polsek Beji berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia (MD ) . Peristiwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi di depan teras rumah korban Dusun Rokepuh, Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (10/07/2024). Kapolsek Beji Kompol Yokbeth Wally, S.I.K mengatakan Kedua terduga pelaku […]

  • Polsek Genteng Polrestabes Surabaya Amankan 12 Remaja Mabuk di Tempat Umum

    Polsek Genteng Polrestabes Surabaya Amankan 12 Remaja Mabuk di Tempat Umum

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 380
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Unit Patroli Kota Presisi Respati Polrestabes Surabaya menangani sekelompok muda-mudi yang diduga mabuk di tempat umum pada Jumat, 19 Juli 2024, pukul 01.52 WIB. Patroli yang dipimpin oleh Aipda Yugo Abdi Sastro bersama 11 personel Respati mendapati sejumlah remaja dalam keadaan mabuk di Jalan Wijaya Kusuma. Para remaja tersebut diamankan dan dibawa ke […]

expand_less