Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Mensesneg Perubahan Kebijakan Tunjangan Hakim Ad Hoc yang Mendapat Perhatian

Mensesneg Perubahan Kebijakan Tunjangan Hakim Ad Hoc yang Mendapat Perhatian

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan peraturan presiden (perpres) terkait kenaikan tunjangan bagi hakim ad hoc. Proses administrasi perpres ini telah mencapai tahap akhir dan tinggal menunggu tanda tangan dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam sebuah pernyataan resmi.

Menurutnya, semua prosedur hukum dan administratif sudah selesai dilakukan. Selain itu, besaran pendapatan untuk para hakim ad hoc juga telah ditentukan. “Tinggal menunggu teken tanda tangan Bapak Presiden,” ujar Prasetyo Hadi seperti dikutip dari sumber berita nasional.

Baca Juga:
DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc, Habiburokhman: Segera Dibuat Perpresnya
Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Mensesneg: Untuk Kejar Program Prioritas

Tantangan yang Dihadapi Hakim Ad Hoc

Hakim ad hoc menghadapi masalah lama terkait tunjangan mereka. Sejak tahun 2013, aturan gaji untuk hakim ad hoc masih didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2013. Artinya, selama lebih dari 13 tahun, tidak ada penyesuaian terhadap pendapatan mereka.

Forum Solidaritas Hakim Ad Hoc Indonesia (FSHA) menyampaikan kekecewaan mereka terhadap kondisi ini. FSHA mengklaim bahwa pengaturan gaji untuk hakim ad hoc belum diubah sejak bertahun-tahun. Selain itu, kenaikan tunjangan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2025 tidak mencakup hakim ad hoc.

Akibatnya, FSHA mengancam akan melakukan mogok kerja nasional jika pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan hakim ad hoc.

Peran Mahkamah Agung dalam Finalisasi Kebijakan

Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Mahkamah Agung (MA) untuk memastikan finalisasi kebijakan tersebut. Meskipun begitu, ia tidak memberikan jawaban lebih lanjut ketika ditanya tentang perbedaan pendapatan antara hakim ad hoc dan hakim karier.

Kebijakan ini dinilai penting karena hakim ad hoc memiliki peran vital dalam sistem peradilan negara. Namun, kondisi mereka sering kali tidak sejajar dengan hakim tetap atau karier. Perbedaan ini menjadi isu yang terus dibahas oleh berbagai pihak, termasuk lembaga-lembaga hukum dan organisasi hakim.

Reaksi dari Berbagai Pihak

Dalam beberapa waktu terakhir, wacana kenaikan tunjangan hakim ad hoc semakin mendapat perhatian publik. Anggota DPR pun menyampaikan dukungan mereka terhadap kebijakan ini. Salah satu anggota DPR, Habiburokhman, menekankan perlunya segera dibuat perpres terkait kenaikan gaji tersebut.

Selain itu, banyak kalangan menilai bahwa peningkatan kesejahteraan hakim ad hoc adalah langkah penting untuk menjaga kualitas peradilan. Dengan peningkatan tunjangan, diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja hakim ad hoc dalam menjalankan tugasnya.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meski proses perpres telah selesai, ada harapan agar kebijakan ini bisa segera diterapkan. Para hakim ad hoc berharap bahwa peningkatan tunjangan ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan mereka.

Di sisi lain, masyarakat juga berharap bahwa kebijakan ini bisa menjadi contoh bagaimana pemerintah merespons keluhan dan aspirasi para pejabat hukum. Dengan demikian, sistem peradilan akan lebih adil dan efektif.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses Besar! ISEF 2024 Catat Transaksi Bisnis Mencapai Rp1,85 Triliun

    Sukses Besar! ISEF 2024 Catat Transaksi Bisnis Mencapai Rp1,85 Triliun

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF) 2024 sukses besar! Acara yang berlangsung selama empat hari, dari tanggal 30 Oktober hingga 3 November 2024, berhasil mencatatkan transaksi bisnis mencapai Rp1,85 triliun. Angka fantastis ini terdiri dari komitmen dan realisasi pembiayaan sebesar Rp641 miliar, komitmen dan realisasi transaksi perdagangan Rp295 miliar, serta komitmen kerja sama ekosistem […]

  • Prediksi Laga Bundesliga: Union Berlin vs Eintracht Frankfurt, Duel Tim Terluka di Ibu Kota

    Prediksi Laga Bundesliga: Union Berlin vs Eintracht Frankfurt, Duel Tim Terluka di Ibu Kota

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Stadion An der Alten Försterei di Berlin akan menjadi tempat berlangsungnya pertandingan yang sangat dinantikan dalam lanjutan Bundesliga pekan ke-21. Pada Sabtu (7/2/2026) dini hari WIB, dua tim yang sedang mengalami krisis performa akan saling bertemu. Baik Union Berlin maupun Eintracht Frankfurt datang dengan hasil yang kurang memuaskan, yang berpotensi memengaruhi ambisi mereka dalam […]

  • Ketua DPD HMP Surabaya Arnina Risnidar saat peringatan Hari Batik Nasional 2025.

    Batik adalah Indonesia: Pesan HMP Surabaya di Hari Batik Nasional 2025

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 185
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam momentum peringatan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Harapan Mitra Pengusaha (DPD HMP) Kota Surabaya menyampaikan pesan kebangsaan bahwa “Batik adalah Indonesia”, Kamis (02/10/25). Ketua DPD HMP Kota Surabaya, Arnina Risnidar, S.M., menegaskan bahwa batik bukan sekadar kain tradisional, melainkan jati diri bangsa yang sarat nilai […]

  • APBD-P Maluku Utara 2025 Disahkan Rp 3,5 Triliun dalam Rapat Paripurna

    APBD-P Maluku Utara 2025 Disahkan Rp 3,5 Triliun dalam Rapat Paripurna

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 206
    • 0Komentar

    DPRD Maluku Utara Menggelar Rapat Paripurna Terkait APBD-P 2025 DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Provinsi Maluku Utara kembali menggelar rapat paripurna untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2025. Rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Maluku Utara, Sofifi, pada Senin (8/9/2025), dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Maluku […]

  • Line-up Synchronize Fest Hari Kedua, Guruh Gipsy hingga Musik Rangga & Cinta

    Line-up Synchronize Fest Hari Kedua, Guruh Gipsy hingga Musik Rangga & Cinta

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Hari Kedua Synchronize Fest 2025: Jadwal Lengkap Penampilan yang Menarik DIAGRAMKOTA.COM – Festival musik Synchronize Fest 2025 kembali memanjakan penggemar musik Indonesia dengan berbagai penampilan menarik pada hari kedua. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 4 Oktober 2025, dan dibuka lebih awal pada pukul 14.15 WIB. Berbeda dengan hari pertama, pengunjung dapat masuk lebih cepat untuk menyaksikan […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-79 Polres Tulungagung dan Bhayangkari Gelar Baksos dan Tanam Mangrove

    Sambut Hari Bhayangkara ke-79 Polres Tulungagung dan Bhayangkari Gelar Baksos dan Tanam Mangrove

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 189
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Polres Tulungagung Polda Jatim bersama Bhayangkari Cabang Tulungagung melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos) dan penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Sine Desa Kali batur Kecamatan Kalidawir. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tulungagung, serta diikuti oleh personel […]

expand_less