Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kondisi Keuangan APBD Jabar 2026 Menghadapi Tekanan, Opersional Al Jabar dan Kertajati?

Kondisi Keuangan APBD Jabar 2026 Menghadapi Tekanan, Opersional Al Jabar dan Kertajati?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi ini adalah pengurangan dana bagi hasil pajak dari pemerintah pusat sebesar Rp 2,458 triliun. Hal ini menyebabkan ruang fiskal daerah menjadi lebih sempit, sehingga memengaruhi kemampuan pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa tekanan keuangan tersebut tidak hanya berasal dari pengurangan dana transfer, tetapi juga dari kewajiban untuk menyelesaikan pembayaran sejumlah kegiatan pembangunan tahun 2025 yang baru bisa direalisasikan pada Januari 2026. “Tahun 2025 hampir ada Rp 600 miliar kegiatan pembangunan yang baru bisa dibayarkan di bulan Januari tahun 2026, sehingga hampir Rp 3 triliun itu dana 2026 mengalami hilang,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jabar masih harus membayar cicilan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang nilainya hampir Rp 600 miliar setiap tahun. Pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran hampir Rp 50 miliar per tahun untuk pembiayaan Masjid Aljabar serta sekitar Rp 100 miliar per tahun untuk operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Hingga saat ini, Pemprov Jabar masih memiliki tunggakan iuran BPJS Kesehatan sekitar Rp 300 miliar.

Peningkatan Anggaran Pembangunan

Meskipun menghadapi tekanan fiskal yang cukup berat, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa anggaran pembangunan di Jawa Barat justru mengalami peningkatan signifikan. “Beban ini cukup berat, tetapi anggaran pembangunan mengalami peningkatan tajam. Contoh kecil saja, alokasi jalan yang dulu Rp 3,5 triliun sekarang menyentuh angka Rp 4,5 triliun. Bukannya turun tapi naik, ditambah belanja lainnya juga mengalami peningkatan,” terang Dedi.

Untuk menjaga keseimbangan APBD, Pemprov Jabar menerapkan kebijakan penghematan ketat pada belanja nonprioritas. Salah satu langkah yang diambil adalah pengurangan penggunaan listrik di gedung-gedung pemerintahan. Selain itu, pemerintah daerah juga memangkas kegiatan seremonial. Pada 2026, Pemprov Jabar hanya akan menyelenggarakan dua kegiatan seremonial, yakni peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat.

Penghematan Anggaran

Efisiensi juga dilakukan pada anggaran jamuan tamu dan konsumsi kegiatan. Anggaran makan dan minum yang sebelumnya mencapai Rp 3,5 miliar per tahun dipangkas menjadi Rp 500 juta dan hanya difokuskan untuk dua agenda tersebut. “Kami hanya menyediakan air putih saja karena jamuan tamu atau makan minum. Yang biasa kami siapkan untuk tamu dan berbagai kegiatan dari Rp 3,5 miliar kami turunkan hanya Rp 500 juta dalam setahun itu pun hanya untuk fokus Agustusan dan hari jadi,” tutur Dedi.

Di sisi lain, mantan Bupati Purwakarta itu menegaskan penghematan dimulai dari dirinya sebagai gubernur. Ia menyebut telah menghapus sejumlah fasilitas dinas, termasuk baju dinas dan kendaraan dinas, serta tidak lagi menggunakan anggaran perjalanan dinas pada 2026. “Gubernur sendiri secara personal sudah menghapus baju dinas, sudah menghapus kendaraan dinas dan saat ini 2026 kami menghapus perjalanan dinas. Dulu ada Rp 1,5 miliar perjalanan dinas diturunkan menjadi Rp 150 juta. Tahun 2026 ini saya tidak menggunakan lagi dana perjalanan dinas pemerintah,” tutur Dedi.

Langkah Efisiensi dan Penghematan

Pemprov Jabar juga melakukan efisiensi pada berbagai bidang lainnya. Salah satunya adalah pengurangan penggunaan listrik di gedung-gedung pemerintahan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban anggaran yang semakin berat. Selain itu, kegiatan seremonial yang sebelumnya lebih banyak dipangkas agar fokus pada kegiatan yang benar-benar penting dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dedi Mulyadi menilai bahwa kegiatan-kegiatan pemerintah yang seremonial hanya dua, yakni peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat. Kedua kegiatan tersebut tetap perlu dilaksanakan karena berkaitan dengan spirit kebangsaan dan identitas daerah.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Qodari: Peran KSP akan Berbeda Dibanding Era Moeldoko

    Qodari: Peran KSP akan Berbeda Dibanding Era Moeldoko

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Peran KSP yang Berbeda di Bawah Kepemimpinan Baru DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menjelaskan bahwa peran lembaga ini kini memiliki perbedaan signifikan dibandingkan masa lalu, terutama saat dipimpin oleh Moeldoko. Salah satu perubahan utamanya terkait struktur kelembagaan, di mana sebelumnya terdapat kedeputian komunikasi politik. Kini, fungsi tersebut telah berdiri sendiri sebagai Badan […]

  • Pemkot Surabaya: Mencegah Siswa Mengendarai Sepeda Motor
Evaluasi SMP yang Izinkan

    Pemkot Surabaya: Mencegah Siswa Mengendarai Sepeda Motor Evaluasi SMP yang Izinkan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mengambil langkah tegas untuk mencegah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengendarai sepeda motor ke sekolah. Keputusan ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keselamatan para pelajar dan memastikan mereka tidak terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menegaskan bahwa siswa SMP belum memenuhi syarat usia […]

  • Polri Selamatkan 11.407.315 Jiwa Dari Bahaya Narkoba Dengan Penindakan 6.681 Kasus

    Polri Selamatkan 11.407.315 Jiwa Dari Bahaya Narkoba Dengan Penindakan 6.681 Kasus

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 297
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bareskrim Polri mengungkap kinerja pemberantasan tindak pidana peredaran gelap narkoba periode Januari-Februari 2025. Pemberantasan narkoba ini merupakan bentuk realisasi dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi. Kabareskrim Polri Komjen. Pol. Wahyu Widada menjelaskan, dalam dua bulan terakhir telah dilakukan pengungkapan oleh Bareskrim Polri dan Polda jajaran sebanyak 6.681 […]

  • Komitmen Berantas Narkoba, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap 4 Pengedar Sabu

    Komitmen Berantas Narkoba, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap 4 Pengedar Sabu

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah Jalan Bogen, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat 31,62 gram. Keterangan Resmi Terkait Pengungkapan Kasus Narkotika dalam press release pada Selasa 27 Januari 2026. Pihak kepolisian menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan […]

  • DPRD Surabaya Ingatkan Pemkot Hindari Campur Tangan Pihak Ketiga Dalam Distribusi Pangan

    DPRD Surabaya Ingatkan Pemkot Hindari Campur Tangan Pihak Ketiga Dalam Distribusi Pangan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Pemkot Surabaya menyatakan ketersediaan stok pangan tercukupi untuk kurun waktu tiga bulan mendatang. Alias hingga April 2025.

  • Perubahan Jadwal Kapal Nggapulu Februari 2026: Ternate, Ambon, Namlea, Baubau

    Perubahan Jadwal Kapal Nggapulu Februari 2026: Ternate, Ambon, Namlea, Baubau

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jadwal kapal pelni kembali diperbarui untuk bulan Februari 2026. Salah satu kapal yang menjadi fokus adalah KM Nggapulu, yang melayani rute penting antar kota di Indonesia bagian timur. Informasi ini sangat penting bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan laut dengan lebih terencana. Rute Utama Kapal Nggapulu KM Nggapulu beroperasi dalam rute yang mencakup beberapa kota […]

expand_less