Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » IHSG Pergerakan Pasar Modal Indonesia yang Menarik Perhatian

IHSG Pergerakan Pasar Modal Indonesia yang Menarik Perhatian

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DIAGRAMKOTA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pergerakan yang menarik selama perdagangan hari ini, Kamis (29/1/2026). Meski sempat mengalami pelemahan signifikan, indeks ini berhasil memangkas koreksi dan menutup perdagangan dengan penurunan sebesar 88,35 poin atau 1,06% ke level 8.223,20. Pada awalnya, IHSG sempat ambles hingga 10% setelah trading halt dibuka, namun akhirnya mampu pulih sedikit.

Perdagangan hari ini juga mencatatkan nilai transaksi yang sangat besar. Total transaksi bursa mencapai Rp 68,18 triliun, melibatkan 99,11 miliar saham dalam 4,93 juta kali transaksi. Ini merupakan rekor terbesar sepanjang sejarah bursa, jika tidak memperhitungkan transaksi negosiasi. Sebelumnya, rekor tertinggi tercatat pada 19 September 2025 lalu dengan total transaksi senilai Rp 69,48 triliun.

Saatnya Pemangkasan Pelemahan

Beberapa saham blue chip menjadi penopang bagi IHSG dalam proses pemangkasan pelemahan. Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Central Asia (BBCA) kompak menguat, sehingga membantu indeks mendekati zona positif. Selain itu, saham-saham konglomerat juga ikut berkontribusi dalam memperbaiki kinerja indeks. Saham milik Prajogo Pangestu naik secara signifikan, serta saham-saham lain dari konglomerasi yang berhasil memangkas kerugian dan keluar dari batas auto rejection bawah (ARB).

Respons Atas Kritik dari MSCI

Pemulihan indeks terjadi setelah para pengambil kebijakan berkumpul untuk membahas aturan yang dikeluhkan oleh penyedia layanan indeks MSCI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk melakukan reformasi regulasi pasar modal. Hal ini dilakukan setelah Goldman Sachs menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi underweight serta adanya peringatan dari indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Airlangga menyatakan bahwa reformasi regulasi harus terus dilakukan. “Kita akan meminta bursa kita melakukan reform mengenai regulasi,” ujarnya saat diwawancarai di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (29/1/2026).

Langkah OJK untuk Memenuhi Persyaratan MSCI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengambil serangkaian langkah lanjutan untuk merespons masukan dari MSCI terkait penilaian free float saham di pasar modal Indonesia. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menegaskan bahwa pernyataan MSCI dianggap sebagai masukan konstruktif dan sinyal bahwa saham-saham Indonesia tetap potensial dan layak diinvestasikan.

Mahendra menjelaskan bahwa MSCI ingin memasukkan saham emiten Indonesia dalam indeks global. Oleh karena itu, OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) akan memastikan penyesuaian yang diperlukan dilakukan hingga memenuhi kebutuhan dan metodologi MSCI.

Penyesuaian Free Float dan Transparansi Data

Langkah pertama yang diambil oleh OJK adalah menindaklanjuti proposal penyesuaian data free float yang telah dipublikasikan oleh BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Penyesuaian tersebut antara lain mengecualikan investor dalam kategori korporasi dan others dalam perhitungan free float, serta mempublikasikan kepemilikan saham di atas dan di bawah 5% untuk setiap kategori investor.

Selain itu, OJK berkomitmen memenuhi permintaan tambahan MSCI terkait penyediaan informasi kepemilikan saham di bawah 5% yang disertai kategori investor dan struktur kepemilikannya. Penyempurnaan ini akan dilakukan mengacu pada best practice internasional agar transparansi dan keterbandingan data Indonesia sejajar dengan pasar global.

Regulasi Free Float Minimum 15%

Salah satu langkah penting yang akan diambil oleh SRO adalah menerbitkan aturan mengenai free float minimum sebesar 15% dalam waktu dekat. Bagi emiten atau perusahaan publik yang tidak dapat memenuhi ketentuan tersebut dalam jangka waktu yang ditetapkan, akan diterapkan exit policy melalui proses pengawasan yang terukur dan akuntabel.

Dengan rangkaian langkah ini, OJK menargetkan penguatan transparansi kepemilikan saham dan kepastian metodologi free float, sekaligus menjaga daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor internasional di tengah dinamika evaluasi indeks global.

 

Tags

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cap Jempol Berdarah: Kader dan Simpatisan PDI-P Surabaya Tegaskan Kesetiaan Pada Megawati

    Cap Jempol Berdarah: Kader dan Simpatisan PDI-P Surabaya Tegaskan Kesetiaan Pada Megawati

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 249
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kader, simpatisan, dan pengurus DPC PDI Perjuangan (PDI-P) Kota Surabaya menyelenggarakan apel kesetiaan, yang kemudian dilanjutkan dengan pembubuhan cap jempol berdarah, pada peringatan HUT PDI-P ke-52, Jumat 10 Januari 2025. Sebanyak ratusan kader dan simpatisan partai banteng bermoncong putih, mulai dari pengurus anak ranting, pengurus anak cabang, pengurus DPC, dan anggota Fraksi PDI-P […]

  • Sŕi Milyani: Sebanyak 76 BUMN yang Kondisinya Memburuk Akan Ditutup

    Sŕi Milyani: Sebanyak 76 BUMN yang Kondisinya Memburuk Akan Ditutup

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Diagram Kota Jakarta – Menurut laporan terbaru, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa ada 76 BUMN yang kondisinya memburuk dan akan ditutup. Hal ini diungkapkan dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR pada hari Senin, 1 Juli 2024. Menurut Nenkeu  Sri Mulyani, pihaknya masih mengeksplorasi BUMN-BUMN yang masuk ke dalam kondisi keuangan yang memburuk […]

  • Surya Sembada Bersama 8 BUMD dan 5 PTN Jatim, Komitmen Jaga Kelestarian Lingkungan Dengan Penanaman Pohon

    Surya Sembada Bersama 8 BUMD dan 5 PTN Jatim, Komitmen Jaga Kelestarian Lingkungan Dengan Penanaman Pohon

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pelestarian lingkungan hidup, 5 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yaitu Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Brawijaya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) nya menggandeng Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya bersama 8 BUMD Air Minum di Jawa […]

  • DPRD Jatim

    Spekulasi Merebak! Ketua DPRD Jatim Sementara Tunda Rapat Paripurna Penetapan Pimpinan

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 277
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua DPRD Jatim Sementara, Hj. Anik Maclachah, resmi menerbitkan surat penundaan Rapat Paripurna Penetapan Pimpinan DPRD Jatim definitif periode 2024-2029. Rapat yang seharusnya berlangsung pada Senin (23/09/2024) tersebut ditunda tanpa penjelasan rinci mengenai alasan penundaan. Keputusan ini diumumkan melalui surat bernomor: 1000.1/4223/050/2024 tertanggal 21 September 2024, yang ditandatangani langsung oleh Hj. Anik Maclachah. […]

  • Maraknya Perang Sarung , Ini Tanggapan Ketua Fraksi PKB Surabaya

    Maraknya Perang Sarung , Ini Tanggapan Ketua Fraksi PKB Surabaya

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Surabaya menyoroti adanya perang sarung yang terjadi di beberapa daerah di Kota Pahlawan khususnya pada masa Ramadhan 2025.

  • Sistem Parkir Non Tunai di Surabaya: Dua Hal Penting yang Harus Diperhatikan Pengguna

    Sistem Parkir Non Tunai di Surabaya: Dua Hal Penting yang Harus Diperhatikan Pengguna

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penerapan sistem pembayaran parkir non tunai di Kota Surabaya telah dimulai, namun masyarakat perlu memperhatikan beberapa hal penting untuk memastikan pengalaman yang aman dan nyaman. Hal ini disampaikan oleh Trio Wahyu Bowo, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, yang menjelaskan bahwa ada dua poin utama yang harus dipenuhi pengguna jasa. Identifikasi Jukir […]

expand_less